Alasan di Balik Tangisan Abdel Achrian di Makam Temon, Matanya Sampai Bengkak

Alasan di Balik Tangisan Abdel Achrian di Makam Temon, Matanya Sampai Bengkak
Alasan di Balik Tangisan Abdel Achrian di Makam Temon, Matanya Sampai Bengkak

Sorothari – 20 Juli 2026 | Alasan di balik tangisan Abdel Achrian di makam Temon, matanya sampai bengkak, terungkap setelah ia kembali dari Amerika Serikat dan langsung berziarah ke pusara sahabatnya itu. Abdel tak kuasa menahan tangis saat berada di samping makam Simson Rarameha Ngadang atau Temon, yang meninggal dunia pada 12 Juli 2026 akibat serangan jantung. Kepergian Temon meninggalkan duka yang sangat dalam bagi Abdel, terutama karena ia tak bisa hadir di saat-saat terakhir sang sahabat.

Kedekatan Abdel dan Temon sudah terjalin sejak 1992, saat keduanya menjadi penyiar di Radio SK. Persahabatan itu berlangsung selama 34 tahun, melampaui sekadar rekan kerja—Temon telah dianggap sebagai keluarga. Ketika Temon mengembuskan napas terakhir, Abdel sedang berada di Amerika Serikat. Ketidakhadirannya di detik-detik terakhir itu meninggalkan penyesalan yang begitu membekas.

Baca juga:
Fangfang Bakal Melahirkan, Vicky Prasetyo Minta Doa dan Tegaskan Status Istri Sah

Adik almarhum Temon, Jonathan, menceritakan bahwa Abdel sangat terpukul saat mengetahui kabar duka dari kejauhan. Penyesalan itu tumpah saat Abdel akhirnya pulang ke Tanah Air dan langsung menuju pusara Temon. “Menyesal banget ya dia, nyesal banget. Makanya dia nangis di kuburan. Terisak-isak, karena dia merasa… ‘Minta maaf, mohon maaf, saya nggak bisa datang lagi di Amerika,'” ungkap Jonathan. Istri Temon, Mae, juga melihat kondisi Abdel yang datang dengan raut wajah sembab. “Dia bilang apa matanya, matanya kayak bengkak ya. Sampai nangis terus di sana juga,” tutur Mae.

Abdel sendiri mengakui penyesalannya karena tidak bisa hadir pada momen terakhir Temon. “Salah satu yang bikin menyesal mungkin ya memang gua enggak ada di saat-saat terakhir Temon. Jadi itu bikin ngerasa ada sedikit penyesalan, ngerasa nyesel bersalah gitu,” kata Abdel. Ia juga mengenang candaan masa lalunya yang kini menjadi kenyataan—sebuah candaan spontan saat membuat konten video bersama Temon.

Meski tidak ada wasiat khusus dari Temon, Abdel mengingat pesan yang sering disampaikan oleh sahabatnya itu. Temon selalu mengingatkannya untuk menjaga kesehatan dan rutin berolahraga. “Jaga kesehatan karena kita sama-sama udah tua,” ujar Abdel menirukan pesan Temon. “Kalau ketemu ya saling ingetin jaga kesehatan, saling ingetin untuk olahraga,” tambahnya.

Baca juga:
Fairuz A Rafiq Ceritakan Pengalaman Syuting Film Bersama Suami, Sebut Sonny Septian Sosok Perfeksionis

Persahabatan mereka dimulai dari dunia radio dan kemudian merambah ke televisi. Bersama, mereka sukses menghibur masyarakat dengan program-program komedi dan diakui sebagai salah satu duet dengan chemistry kuat. Selama 34 tahun, hubungan mereka tidak pernah renggang. Abdel menganggap Temon sudah seperti saudara.

Saat ini, duka masih menyelimuti Abdel. Ia harus merelakan sahabatnya yang telah berpulang. Meski begitu, kenangan indah bersama Temon akan selalu dikenang. Abdel berusaha ikhlas dan percaya bahwa semua yang terjadi sudah menjadi takdir. “Kayaknya cita-cita kita berdua tuh, memang awal-awal waktu belum di TV tuh pengin punya acara di TV dan itu sudah kesampaian,” pungkasnya.

Temon meninggal dunia pada usia 59 tahun dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kepergiannya meninggalkan jejak mendalam di industri hiburan Tanah Air, terutama bagi Abdel Achrian, sahabat sejatinya selama lebih dari tiga dekade.

Baca juga:
Seo Ye Ji Resmi Bergabung dengan B Wave Entertainment, Siap Buka Babak Baru Karier

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *