Bursa Transfer Super League: Bali United Perkuat Skuad dengan 10 Pemain Asing, Nilai Tembus Rp110,3 Miliar

Bursa Transfer Super League: Bali United Perkuat Skuad dengan 10 Pemain Asing, Nilai Tembus Rp110,3 Miliar
Bursa Transfer Super League: Bali United Perkuat Skuad dengan 10 Pemain Asing, Nilai Tembus Rp110,3 Miliar

Sorothari – 22 Juli 2026 | Update bursa transfer Super League 2026/2027 menunjukkan keseriusan Bali United dalam membangun tim yang kompetitif. Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu resmi diperkuat oleh 10 pemain asing dengan total nilai transfer yang dilaporkan mencapai Rp110,3 miliar. Langkah ini menandai strategi agresif manajemen untuk kembali bersaing di papan atas setelah finis di peringkat kedelapan musim lalu.

Bali United menjadi salah satu dari tiga klub yang telah memenuhi kuota pemain asing untuk musim depan, bersama Persib Bandung dan Arema FC. Namun, berbeda dengan Persib yang memadukan pemain dari Amerika Selatan, Eropa, dan Asia, serta Arema yang mayoritas Brasil, Bali United lebih condong merekrut pemain asal Belanda. Dari 11 pemain asing yang dimiliki, enam di antaranya berasal dari Negeri Kincir Angin. Kecenderungan ini selaras dengan pelatih mereka, Johnny Jansen, yang juga berasal dari Belanda.

Baca juga:
Tantangan Persebaya Surabaya di Laga Perdana Super League: Badai Cedera hingga Tekanan Suporter

Keputusan Bali United untuk memaksimalkan jatah pemain asing tidak lepas dari evaluasi performa musim lalu. Lini belakang menjadi sorotan utama setelah gawang mereka kebobolan 48 gol dalam 34 pertandingan. Manajemen pun bergerak cepat mendatangkan bek anyar untuk memperkokoh pertahanan. Pada Selasa (21/7/2026), CEO Bali United Yabes Tanuri mengumumkan perekrutan Thomas Anton Rudolph Lam, bek tengah berkebangsaan Finlandia.

Thomas Lam bukan nama asing di sepak bola Eropa. Pemain berusia 32 tahun dengan tinggi 188 sentimeter itu mengawali karier di akademi Amsterdam Football Club sebelum bergabung dengan AZ Alkmaar. Di ajang Eredivisie, ia pernah memperkuat PEC Zwolle dan FC Twente. Pengalamannya juga mencakup klub Inggris Nottingham Forest, Australia Melbourne City, serta Apollon Limassol di Siprus. Yang menarik, Thomas Lam pernah satu tim dengan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, di AZ Alkmaar U-21 pada musim 2013/2014. Selain itu, ia juga pernah dilatih oleh Johnny Jansen saat di PEC Zwolle pada musim 2023/2024 dan bermain bersama kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.

Kehadiran Thomas Lam diharapkan menjadi solusi atas kerapuhan lini belakang yang selama ini menjadi titik lemah. Yabes Tanuri menyatakan, “Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan. Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini. Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini.”

Baca juga:
Adhyaksa FC Resmi Berganti Nama Menjadi Isen Mulang FC, Siap Berlaga di Super League 2026/2027

Thomas Lam memiliki market value sekitar Rp5,21 miliar berdasarkan data Transfermarkt. Dengan rekam jejak yang solid, ia diharapkan tidak hanya menjadi pemimpin di lini belakang, tetapi juga berkontribusi dalam situasi bola mati. Sebagai pemain yang pernah membela timnas Finlandia, pengalaman internasionalnya menjadi modal berharga.

Selain Thomas Lam, Bali United juga telah merekrut Queven da Silva dan Tim Geypens. Dengan total 10 pemain asing yang sudah dikontrak, manajemen masih memiliki satu slot tersisa untuk memperkuat skuad. Musim lalu, Bali United mengumpulkan 51 poin dari 14 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 11 kekalahan. Lini depan mereka cukup produktif dengan 57 gol, namun kebobolan 48 gol menjadi catatan yang harus diperbaiki.

Langkah Bali United ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027 yang dijadwalkan bergulir pada September mendatang. Dengan perpaduan pemain asing yang berpengalaman dan lokal yang potensial, Serdadu Tridatu bertekad kembali merebut gelar juara. Update bursa transfer ini pun menjadi perhatian banyak pihak, karena total nilai yang mencapai Rp110,3 miliar menunjukkan betapa seriusnya klub dalam membangun tim kompetitif.

Baca juga:
Cerita Diego Landis Sebelum Gabung Arema FC, dari FC Porto hingga Siap Tampil di Super League

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *