Sorothari – 02 September 2026 | Aktivitas bursa transfer musim panas Manchester City resmi ditutup dengan manuver spektakuler setelah klub mengamankan tanda tangan gelandang muda berbakat Ayyoub Bouaddi bersama rekrutan rekor Inggris Enzo Fernandez pada tenggat waktu transfer. Langkah agresif ini menegaskan era baru The Citizens di bawah kepemimpinan manajer anyar Enzo Maresca, yang memprioritaskan peremajaan total di sektor sentral permainan setelah kepergian sejumlah pilar senior.
City bergerak cepat menuntaskan kesepakatan bernilai masif dalam beberapa pekan terakhir demi memastikan keseimbangan skuad pasca-era Pep Guardiola. Perekrutan Fernandez dari Chelsea senilai 125 juta poundsterling (sekitar 169 juta dolar AS) menjadi puncak belanja klub, menyamai rekor transfer Britania Raya yang sebelumnya dipegang Alexander Isak saat ditebus Liverpool.
Baca juga:Investasi Jangka Panjang Bersama Ayyoub Bouaddi
Sebelum merampungkan transfer Fernandez pada detik-detik akhir jendela transfer, manajemen Manchester City telah lebih dahulu menyegel kedatangan Elliot Anderson senilai 116 juta poundsterling dan talenta muda Lille, Ayyoub Bouaddi, dengan mahar mencapai 86 juta poundsterling (117 juta dolar AS). Kehadiran Bouaddi diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang berkat potensi luar biasa yang ia tunjukkan di kompetisi level tertinggi Eropa meski usianya masih sangat belia.
Direktur Sepak Bola Manchester City, Hugo Viana, bersama Maresca memandang kombinasi ketiga gelandang anyar ini sebagai fondasi ideal. Jika Fernandez menghadirkan kepemimpinan, visi, dan ketangguhan teknis, maka Anderson dan Ayyoub Bouaddi menawarkan dinamisme fisik, fleksibilitas taktik, serta energi segar di ruang mesin Etihad Stadium.
Proyek perombakan lini tengah City tercatat menyerap anggaran bruto hingga 440 juta dolar AS. Kendati demikian, efektivitas penjualan pemain membuat neraca pengeluaran bersih (net spend) skuad senior mereka tetap terkendali di kisaran 80 juta poundsterling.
Eksodus Bintang dan Efisiensi Finansial
Langkah besar Manchester City di bursa transfer dipicu oleh perginya sederet nama penting dari lini tengah. Gelandang jangkar Rodri memutuskan hijrah ke Barcelona, sedangkan Bernardo Silva mengakhiri masa baktinya di Manchester untuk bergabung dengan Real Madrid secara bebas transfer. Selain itu, City melepas Nico Gonzalez ke Newcastle United dan Tijjani Reijnders ke klub Arab Saudi Al Qadsiah, yang secara akumulatif menghasilkan dana segar sebesar 100 juta poundsterling.
Baca juga:Manajemen The Citizens juga sukses mencatatkan rekor penjualan klub lewat transfer Savinho ke Tottenham Hotspur senilai 75 juta poundsterling. Pemasukan tersebut langsung dialihkan untuk mendatangkan penyerang sayap Iliman Ndiaye dari Everton seharga 81 juta dolar AS serta Allan senilai 34 juta poundsterling.
Rincian transaksi utama Manchester City pada bursa transfer musim panas terangkum dalam tabel berikut:
| Pemain Masuk | Klub Asal | Estimasi Nilai | Pemain Keluar | Klub Tujuan |
|---|---|---|---|---|
| Enzo Fernandez | Chelsea | £125 Juta | Savinho | Tottenham Hotspur |
| Elliot Anderson | Nottingham Forest | £116 Juta | Rodri | Barcelona |
| Ayyoub Bouaddi | Lille | £86 Juta | Nico Gonzalez | Newcastle United |
| Iliman Ndiaye | Everton | $81 Juta | Tijjani Reijnders | Al Qadsiah |
| Allan | – | £34 Juta | Bernardo Silva | Real Madrid |
Aktivitas belanja The Citizens berjalan beriringan dengan rekor pengeluaran kompetisi secara menyeluruh. Klub-klub Premier League memecahkan rekor transaksi sepanjang sejarah dengan total belanja mencapai 4,7 miliar dolar AS (lebih dari 3 miliar poundsterling), jauh melampaui gabungan empat liga top Eropa lainnya yakni La Liga Spanyol, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis yang mencatatkan akumulasi 3,8 miliar dolar AS.
Fernandez sendiri menegaskan kesiapannya memimpin proyek baru ini bersama rekan-rekan barunya. Gelandang tim nasional Argentina tersebut menyatakan bahwa Manchester City adalah klub dengan tata kelola terbaik di Inggris saat ini dan ia bertekad membawa tim meraih trofi bergengsi di bawah arahan Maresca.
Baca juga:Dengan komposisi skuad yang telah rampung, Manchester City kini bersiap mengarungi sisa musim kompetisi domestik dan Liga Champions. Publik Etihad kini menantikan bagaimana racikan Enzo Maresca memadukan kematangan Fernandez, determinasi Anderson, dan potensi besar yang dimiliki Ayyoub Bouaddi dalam mempertahankan supremasi sepak bola mereka.













