Sorothari – 27 Oktober 2026 | Penyerang Bayern Muenchen, Harry Kane, secara mengejutkan dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or 2026 dalam gala yang digelar di London, Senin malam waktu setempat. Dalam pidato penuh emosi, pemain asal Inggris itu memberikan perhatian khusus kepada pelatihnya, Vincent Kompany, yang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami kolaps saat memimpin sesi latihan. Momen haru tersebut menjadi sorotan utama dalam acara bergengsi yang juga dihadiri sejumlah legenda sepak bola dunia.
Kane mengaku tidak menyangka bisa meraih trofi individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu. “Wow, saya benar-benar kehilangan kata-kata,” ujarnya di atas panggung. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara dan para pemilih yang telah memberinya kepercayaan. Menurutnya, lokasi London sebagai tuan rumah memberikan energi tersendiri karena ia bisa merayakan bersama keluarga dan pendukung di kampung halamannya.
Baca juga:Namun, perhatian Kane tak lepas dari kondisi Vincent Kompany. Pelatih asal Belgia itu diketahui masih dirawat di rumah sakit akibat insiden yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Dalam pidatonya, Kane secara khusus menyapa Kompany. “Untuk Vini, saya tahu dia sedang di rumah—atau mungkin masih di rumah sakit—jadi saya doakan semoga lekas sembuh. Semoga ini bisa memberi sedikit energi untuknya,” kata Kane dengan nada haru.
Kane juga menegaskan bahwa kehadiran Kompany di Bayern Muenchen telah memberinya dampak besar, baik sebagai pemain maupun pribadi. “Sejak bergabung dengan tim ini, saya merasa berkembang sebagai pesepak bola, dan tak diragukan lagi sebagai manusia serta pemimpin di lapangan,” tambahnya. Ucapan itu sontak mendapat tepuk tangan meriah dari para tamu yang hadir.
Sementara itu, kondisi Vincent Kompany hingga saat ini masih menjadi perhatian publik sepak bola Jerman. Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, Kompany tiba-tiba terjatuh saat memimpin latihan tim U-23 Bayern di Säbener Straße. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Pihak klub melalui direktur olahraga Max Eberl menyatakan bahwa pelatih berusia 39 tahun itu kini dalam kondisi stabil dan tidak lagi mengeluh sakit kepala. “Dia stabil, tidak ada sakit kepala lagi. Kami menunggu diagnosis untuk mengetahui langkah selanjutnya,” ujar Eberl kepada DAZN.
Insiden tersebut memaksa Kompany absen mendampingi tim saat Bayern bertandang ke markas SC Freiburg dalam lanjutan Bundesliga, Minggu (25/10). Posisinya untuk sementara digantikan oleh asisten pelatih Aaron Danks. Meski tanpa sang pelatih, Bayern berhasil meraih kemenangan 3-1 berkat gol dari Dayot Upamecano, Serge Gnabry, dan Michael Olise. Kemenangan itu menjaga Bayern di puncak klasemen dengan 17 poin, sama dengan Borussia Dortmund yang akan menjadi lawan berikutnya pada 31 Oktober mendatang.
Baca juga:Dari rumah sakit, Vincent Kompany ternyata tetap mengikuti perkembangan tim. Aaron Danks mengungkapkan bahwa setelah kembali ke ruang ganti, ia menerima pesan WhatsApp dari Kompany yang berisi ucapan selamat. “Saat saya kembali ke ruang ganti, ada pesan darinya yang berbunyi: ‘Kerja bagus dan selamat untuk tim serta para pemain’,” kata Danks. Pesan singkat itu menunjukkan bahwa Kompany masih memiliki perhatian besar terhadap anak asuhnya meski sedang menjalani perawatan.
Dukungan moril terus mengalir untuk Vincent Kompany, tidak hanya dari internal klub tetapi juga dari para pesepak bola dan pelatih lain. Legenda Bayern asal Belgia, Jean-Marie Pfaff, menyampaikan pesan menyentuh melalui media sosial. “Sebagai pesepak bola, kita tahu bahwa hidup bukan hanya soal menang dan kalah. Terkadang hidup meminta kita untuk berhenti sejenak, mengumpulkan kekuatan, dan bangkit kembali dengan lebih berani. Kesehatan selalu nomor satu,” tulis Pfaff. Ia juga mendoakan kesembuhan cepat dan penuh untuk Kompany.
Pelatih Werder Bremen, Daniel Thioune, juga mengaku telah mengirim pesan singkat kepada Kompany dan mendapat balasan. “Saya memanfaatkan waktu sebelum pertandingan untuk mengiriminya pesan. Dan saya baru melihat bahwa dia sudah membalas. Itu semoga pertanda dia sudah sedikit lebih baik,” ujarnya setelah timnya menang 3-2 atas Mainz 05. Sementara pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, menekankan pentingnya memberikan waktu istirahat bagi Kompany. “Yang penting saat ini adalah memberinya ketenangan dan waktu, karena kita semua tahu betapa beratnya pekerjaan sebagai pelatih,” kata Kovac.
Di sisi lain, gelaran Ballon d’Or 2026 juga memberikan penghormatan kepada Vincent Kompany yang masuk dalam nominasi Pelatih Terbaik. Thierry Henry, yang memandu acara bersama Kate Scott, menyempatkan diri menyampaikan pesan khusus sebelum pengumuman pemenang. “Kami mendoakan kesembuhan cepat untuknya,” ucap Henry, disambut tepuk tangan hadirin. Gestur tersebut menambah hangat suasana malam itu, mengingat Kompany adalah sosok yang dihormati di dunia sepak bola.
Baca juga:Kabar terbaru menyebutkan bahwa Vincent Kompany harus menjalani perawatan setidaknya sepekan lagi di Jerman. Menurut laporan media setempat, ia diminta untuk tidak menerima kunjungan yang membahas sepak bola guna mengurangi tekanan. Meski demikian, Max Eberl mengakui sulit melarang Kompany untuk tetap mengikuti pertandingan melalui radio atau televisi. “Saya tidak bisa melarangnya mendengarkan pertandingan lewat radio atau menontonnya di TV,” ujarnya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai diagnosis pasti penyebab kolapsnya, namun pihak klub terus memantau perkembangan kondisi sang pelatih.










