Neymar Dihukum Dua Laga karena Langgar Aturan Vinicius, Absen Tiga Pertandingan Bersama Santos

Neymar Dihukum Dua Laga karena Langgar Aturan Vinicius, Absen Tiga Pertandingan Bersama Santos
Neymar Dihukum Dua Laga karena Langgar Aturan Vinicius, Absen Tiga Pertandingan Bersama Santos

Sorothari – 29 Oktober 2026 | Neymar kembali menjadi sorotan setelah Pengadilan Olahraga Brasil (STJD) menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan kepada penyerang Santos tersebut. Hukuman ini dijatuhkan karena ia melanggar aturan yang dikenal sebagai “Ley Vinicius” atau Aturan Vinicius Jr., yaitu larangan menutup mulut saat berbicara atau berdebat dengan lawan di lapangan. Dengan tambahan satu laga akibat akumulasi kartu kuning, Neymar dipastikan absen dalam tiga pertandingan Santos ke depan.

Insiden bermula dalam laga Santos melawan Bahia pada Sabtu lalu di Stadion Vila Belmiro, yang berakhir imbang 1-1 dalam ajang Liga Serie A Brasil. Sebelum babak kedua dimulai, Neymar terlibat cekcok dengan gelandang Bahia, Rodrigo Nestor. Dalam adu mulut tersebut, pemain berusia 34 tahun itu menutupi mulutnya dengan tangan, yang dianggap melanggar aturan transparansi dan etika olahraga. Wasit yang awalnya tidak melihat kejadian itu kemudian mendapat arahan dari VAR dan langsung mengeluarkan kartu merah kepada Neymar.

Baca juga:
Flamengo Gugat Conmebol Libertadores, Singgung Preseden Kasus Santos 2018

Komisi Disiplin Kedua STJD dalam sidang pada Rabu memutuskan bahwa Neymar terbukti melanggar aturan yang melarang pemain menutupi mulut saat berkonfrontasi. Instruktur kasus, Delmiro Campos, menegaskan bahwa gestur tersebut “merusak transparansi kompetisi dan etika olahraga” serta dalam konteks perselisihan, tindakan itu “tidak dapat dibantah” sebagai pelanggaran. Meski demikian, kuasa hukum Neymar, Marcelo Mendes, berargumen bahwa kliennya bertindak “secara instingtif” dalam pertukaran yang tidak disertai permusuhan.

Dalam musyawarah, beberapa anggota komisi sempat mengusulkan hukuman hingga empat pertandingan, namun mayoritas akhirnya menetapkan sanksi dua laga. Keputusan ini masih dapat diajukan banding oleh Santos ke sidang pleno STJD. Selain itu, laporan wasit juga mencatat bahwa setelah diusir, Neymar berlari ke arah bangku cadangan lawan untuk memprotes dan harus ditahan oleh rekan-rekannya.

Baca juga:
Marc Marquez Dominan di MotoGP Jepang 2026, Pangkas Jarak Klasemen

Hukuman ini menambah daftar absennya Neymar. Sebelumnya, ia sudah dipastikan tidak bermain dalam laga melawan Palmeiras pada Rabu karena akumulasi tiga kartu kuning. Dengan tambahan dua pertandingan dari pelanggaran protokol, eks bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu diperkirakan baru bisa kembali merumput pada akhir November. Ini juga menjadi pukulan bagi Santos yang tengah berjuang di kompetisi domestik.

Aturan Vinicius sendiri diperkenalkan sebagai upaya meningkatkan transparansi dan memberantas perilaku tidak sportif di lapangan. Aturan ini melarang pemain menutupi mulut saat berbicara dengan lawan, karena dianggap menyembunyikan ujaran yang berpotensi menyinggung. Sebelumnya, Neymar juga sempat menjadi pemain pertama di kasta tertinggi Brasil yang dikeluarkan sementara dari lapangan di bawah aturan baru untuk menekan perilaku mengulur waktu oleh kiper, sekitar tiga bulan lalu.

Baca juga:
IFAB Akui Kartu Merah Breel Embolo Saat Swiss vs Argentina di Piala Dunia 2026 Adalah Keputusan Salah

Hingga saat ini, pihak Santos belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana banding. Namun, berdasarkan laporan, klub akan mengajukan keberatan ke sidang pleno. Sementara itu, Neymar belum memberikan komentar publik mengenai keputusan tersebut. Publik sepak bola Brasil menantikan langkah selanjutnya dari Santos dan apakah hukuman ini akan diringankan atau tetap berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *