Kabar GSW: Curry Sempurna, Lendeborg Bersinar, Porziņģis Makin Tak Pasti

Kabar GSW: Curry Sempurna, Lendeborg Bersinar, Porziņģis Makin Tak Pasti
Kabar GSW: Curry Sempurna, Lendeborg Bersinar, Porziņģis Makin Tak Pasti

Sorothari – 29 Oktober 2026 | Golden State Warriors (GSW) mencuri perhatian dalam beberapa hari terakhir. Di tengah kabar tak sedap soal kondisi Kristaps Porziņģis, GSW justru mencatat kemenangan perdana musim ini atas Denver Nuggets dengan skor 134-114. Stephen Curry tampil sempurna, sementara rookie Yaxel Lendeborg menjelma menjadi bintang.

Kemenangan tersebut menjadi jawaban atas keraguan yang sempat menyelimuti tim asuhan Steve Kerr. Pasalnya, GSW kehilangan sejumlah pemain kunci karena cedera dan masalah kesehatan. Namun, semangat juang para pemain muda dan pengalaman Curry berhasil menutupi celah tersebut.

Baca juga:
Warriors Kalah Dramatis dari Grizzlies di Laga Kandang, Kerr Protes Keputusan Wasit

Curry Cetak Sejarah Pribadi

Stephen Curry menorehkan catatan istimewa dalam laga kontra Nuggets. Meski menit bermainnya dibatasi, ia berhasil mengemas 24 poin dengan persentase tembakan sempurna. Curry memasukkan delapan dari delapan field goal, termasuk tiga dari tiga tembakan tiga angka, serta lima dari lima free throw.

Dilansir dari laporan media, ini merupakan kali kedua sepanjang karier Curry ia mencatatkan performa 100 persen dari lapangan. Sebelumnya, hal serupa terjadi pada tahun 2011. Catatan ini menegaskan kualitas Curry sebagai salah satu penembak terbaik dalam sejarah NBA.

Meski hanya mencetak tiga poin di paruh pertama, Curry bangkit di kuarter ketiga. Ia memimpin rekan-rekannya untuk mencetak 40 poin di kuarter tersebut, sementara Denver hanya mampu membalas dengan 28 poin. Ledakan itu mengubah jalannya pertandingan dan membuat GSW menjauh.

Lendeborg, Rookie yang Mencuri Panggung

Nama Yaxel Lendeborg menjadi perbincangan hangat. Rookie ini tampil luar biasa dengan mencatat 31 poin, 12 rebound, dan 6 assist. Kontribusinya sangat vital bagi GSW, terutama saat Curry dijaga ketat oleh pertahanan Nuggets.

Lendeborg yang berposisi sebagai forward-center ini memang mendapat menit bermain lebih banyak akibat absennya beberapa pemain senior. Kesempatan itu tidak disia-siakan. Ia menunjukkan kemampuan mencetak angka, merebut rebound, dan mengatur serangan. Beberapa pengamat menyebutnya sebagai salah satu rookie paling menjanjikan musim ini.

Kemenangan atas Nuggets juga tidak lepas dari kerja keras seluruh tim. GSW sempat tertinggal empat poin di akhir kuarter pertama, tetapi berhasil membalikkan keadaan di kuarter kedua. Denver yang mengandalkan agresivitas di awal laga tidak mampu mengimbangi tempo permainan Warriors di sisa pertandingan.

Baca juga:
Peringkat FIFA Indonesia Naik ke-116 Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Porziņģis dan Ketidakpastian yang Berlanjut

Di balik gemilangnya performa tim, bayang-bayang ketidakpastian masih menyelimuti Kristaps Porziņģis. Pemain berusia 31 tahun itu masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera kembali ke lapangan. Bahkan, laporan terbaru dari ESPN menyebutkan adanya “pesimisme ekstrem” di internal tim bahwa Porziņģis akan kembali berseragam GSW.

Porziņģis sebelumnya telah dinyatakan absen tanpa batas waktu karena masalah kesehatan. Ia bahkan belum sekali pun tampil di pramusim. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa GSW mungkin akan mempertimbangkan untuk menggunakan gajinya sebagai alat negosiasi dalam pertukaran pemain.

Sejak bergabung dengan GSW pada pertengahan musim lalu, Porziņģis memang kerap diterpa cedera. Ia hanya tampil dalam 15 pertandingan bersama Warriors dan total 32 laga sepanjang musim. Meski produktif ketika sehat dengan rata-rata 16,7 poin dan 5,2 rebound per pertandingan, kehadirannya di lapangan sangat jarang.

Pada Juni lalu, Porziņģis menandatangani kontrak dua tahun senilai 40 juta dolar AS dengan opsi pemain di tahun kedua. Namun, dengan kondisi kesehatannya yang tidak kunjung membaik, masa depannya di Golden State menjadi tanda tanya besar.

Dampak bagi Rotasi dan Strategi GSW

Absennya Porziņģis memaksa pelatih Steve Kerr untuk mengatur ulang rotasi tim. Al Horford yang didatangkan dengan kontrak dua tahun senilai 14 juta dolar AS diharapkan bisa mengisi posisi center. Namun, Horford yang kini berusia 40 tahun diperkirakan hanya akan bermain sekitar 20 menit per pertandingan.

Selain itu, Draymond Green masih diragukan tampil karena masalah cedera. Jimmy Butler yang baru pulih dari cedera ACL juga belum bisa dimainkan. Kondisi ini membuka jalan bagi pemain muda seperti Gui Santos dan Yaxel Lendeborg untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Baca juga:
Usai Laga Sengit Remo vs Coritiba, Coxa Perpanjang Rekor Positif dan Boyong Gelandang Baru

Kerr mengaku masih berkomunikasi dengan Porziņģis dan tim medis untuk memantau perkembangan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan pemain asal Latvia itu bisa kembali merumput. “Kami masih terus memantau kondisi Kristaps. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan ia bisa bergabung,” ujar Kerr dalam keterangannya kepada media.

Langkah Selanjutnya

GSW akan menghadapi Phoenix Suns dalam laga tandang pada Sabtu malam waktu setempat. Namun, tim masih harus kehilangan beberapa pemain inti. Curry, Butler, Podziemski, dan Porziņģis dipastikan absen, sementara Green masih doubtful. Di kubu Suns, Mark Williams dan Oso Ighodaro juga dipastikan tidak bermain.

Meski demikian, kemenangan atas Nuggets menjadi modal berharga bagi GSW untuk tetap kompetitif di wilayah Barat. Performa impresif Lendeborg dan konsistensi Curry diharapkan mampu menjaga momentum tim. Sementara itu, masa depan Porziņģis akan terus menjadi sorotan hingga ada kejelasan dari pihak tim medis.

Warriors saat ini berada di posisi yang tidak ideal, tetapi semangat juang para pemain muda memberikan harapan baru. Publik NBA pun menantikan apakah GSW mampu mempertahankan performa apiknya atau justru kembali terpuruk akibat badai cedera yang tak berkesudahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *