Sorothari – 02 November 2026 | Lionel Messi dipastikan masuk dalam skuad Inter Miami yang akan menghadapi New England Revolution pada laga pekan ke-33 Major League Soccer (MLS) 2026 di Gillette Stadium, Massachusetts, Minggu (1/11/2026). Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim dalam perebutan posisi kedua di Wilayah Timur sekaligus tiket ke Concacaf Champions Cup.
Inter Miami datang ke Boston dengan modal kurang meyakinkan. Pasukan asuhan Cristian ‘Kily’ Gonzalez itu baru saja menelan kekalahan 0-2 dari New York Red Bulls, sebelum kemudian ditahan imbang 2-2 oleh FC Cincinnati pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut membuat Miami tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Wilayah Timur dengan 56 poin, terpaut dua angka dari New England yang berada di posisi kedua dengan 58 poin.
Baca juga:Meski demikian, kehadiran Messi menjadi angin segar bagi Miami. Penyerang berusia 39 tahun itu sempat menjadi sorotan setelah menerima kartu kuning kelimanya musim ini saat melawan Cincinnati. Namun, berdasarkan aturan MLS, akumulasi kartu kuning seorang pemain dapat berkurang jika ia melewati lima pertandingan berturut-turut tanpa menerima kartu kuning, kartu merah, atau sanksi tambahan. Messi tercatat telah melewati lima pertandingan tanpa kartu kuning sebanyak dua kali, sehingga dua dari lima kartunya tidak lagi dihitung dalam akumulasi yang bisa membuatnya absen.
Dengan demikian, Messi dipastikan tersedia untuk pertandingan melawan New England. Sang pemain juga telah berlatih dan ikut dalam rombongan tim ke Boston. Kontribusinya musim ini sangat impresif: dalam 29 penampilan di MLS, ia telah mencetak 25 gol dan mencatatkan 14 assist. Catatan tersebut menjadikannya sebagai sumber utama gol bagi Inter Miami, yang akan bertandem dengan Luis Suarez dan German Berterame di lini depan.
Duel Perebutan Tiket Concacaf dan Posisi Kedua
Partai ini bukan sekadar ajang pembuktian gengsi. Kemenangan atas New England akan mengamankan tempat Inter Miami di Concacaf Champions Cup musim depan, salah satu target utama klub. Sebelumnya, FC Dallas hanya bermain imbang melawan Sporting Kansas City, membuka peluang bagi Miami untuk mengklaim satu tempat tersisa di kompetisi antarklub CONCACAF tersebut. MLS memiliki enam slot untuk Concacaf Champions Cup, dan tiga di antaranya telah diisi oleh Nashville SC (juara Supporters’ Shield), St. Louis City SC (juara U.S. Open Cup), dan Vancouver Whitecaps FC (juara Wilayah Barat). New England sendiri telah mengamankan satu tempat berkat posisinya sebagai tim dengan peringkat tertinggi berikutnya yang memenuhi syarat.
Namun, kekalahan dari New England tidak hanya berdampak pada ambisi Miami di Concacaf. Posisi mereka di playoff juga bisa terancam. Chicago Fire saat ini hanya terpaut satu poin di bawah Miami, sementara Charlotte FC tertinggal tiga poin dan akan menjadi lawan Miami di laga terakhir musim reguler. Kily Gonzalez pun menegaskan bahwa timnya tidak memiliki ruang untuk kesalahan.
Baca juga:“Kami tidak punya margin untuk melakukan kesalahan. Ada transisi yang menyakiti kami. Jika kami bermain lebih baik, kami akan menang,” ujar Gonzalez seperti dikutip dari laporan pertandingan. “Kami perlu menyadari bahwa kami adalah klub yang harus melangkah maju, mengambil risiko, menunjukkan kepribadian, dan bermain sepak bola tanpa takut membuat kesalahan.”
Di kubu New England, tuan rumah sedang dalam performa terbaik. Mereka telah meraih empat kemenangan beruntun, masing-masing atas Cincinnati, Chicago Fire, Philadelphia Union, dan New York Red Bulls. Rangkaian hasil positif itu membuat mereka kokoh di posisi kedua Wilayah Timur dengan 58 poin. Pelatih New England, Marko Mitrovic, kemungkinan akan menurunkan formasi terbaiknya dengan Matt Turner di bawah mistar, didukung lini belakang yang dihuni Ilay Feingold, Ethan Kohler, Joshua Wynder, dan Willian Sands. Di lini tengah, Luca Langoni, Brooklyn Raines, Jackson Yueill, dan Daniel Gazdag akan menyokong Carles Gil sebagai playmaker, dengan Dor Turgeman sebagai ujung tombak.
Sejarah pertemuan kedua tim juga menarik untuk dicermati. Inter Miami belum pernah kalah dari New England dalam lima pertemuan terakhir, dengan catatan cleansheet dan telah mencetak 17 gol ke gawang The Revs. Namun, rekor tersebut tak membuat Miami bisa berleha-leha, terutama dengan kondisi pertahanan mereka yang sedang rapuh.
Jadwal dan Dampak bagi Persaingan Musim Ini
Laga New England Revolution vs Inter Miami akan digelar pada Minggu (1/11/2026) pukul 21.00 waktu setempat atau Senin (2/11/2026) pagi WIB. Pertandingan dapat disaksikan melalui platform streaming Apple TV. Bagi Miami, ini adalah kesempatan untuk membalas kekalahan dan menyalip New England di klasemen menjelang akhir musim reguler.
Baca juga:Setelah laga ini, Inter Miami akan menutup musim reguler dengan menjamu Charlotte FC pada Sabtu (7/11/2026). Sementara itu, New England akan menghadapi Orlando City di laga terakhir mereka. Jadwal MLS juga mencatat bahwa babak play-in antara tim peringkat kedelapan dan kesembilan akan berlangsung pada 18 November, dilanjutkan dengan perempat final konferensi pada 20 November hingga 2 Desember dengan format best-of-three. Semifinal dan final konferensi akan dimainkan dalam satu pertandingan di kandang tim dengan peringkat lebih tinggi, dan final MLS dijadwalkan pada 19 Desember 2026.
Di sisi lain, performa Messi musim ini juga menorehkan sejarah. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah MLS yang mencatatkan setidaknya 15 assist dalam tiga musim berturut-turut. Catatan 25 gol dan 14 assist-nya menempatkannya di jajaran elit penyerang liga, bersaing dengan Son Heung-min dari Los Angeles FC dan Evander dari Cincinnati. Dengan segala pencapaian tersebut, laga melawan New England akan menjadi panggung bagi Messi untuk kembali membuktikan kelasnya dan membawa Inter Miami selangkah lebih dekat ke target musim ini.












