Sorothari – 04 November 2026 | Lazio vs Cagliari tersaji sengit di Stadion Olimpico, dengan tuan rumah Lazio keluar sebagai pemenang 2-1 berkat gol penentu Andrea Pinamonti pada menit ke-82. Kemenangan ini membawa Lazio menguasai puncak klasemen Serie A dengan 28 poin, unggul tiga angka atas Inter Milan yang mengoleksi 25 poin. Bagi Cagliari, kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun dan membuat mereka tertahan di papan bawah dengan 13 poin.
Pertandingan Lazio vs Cagliari sebenarnya berjalan tidak mulus bagi tim asuhan Rino Gattuso. Cagliari justru lebih dulu mengejutkan publik Olimpico lewat gol M’Bala Nzola yang tercipta dengan cara agak kacau, membuat kedudukan berubah 1-0 untuk tim tamu. Keunggulan itu sempat mengguncang tuan rumah dan memaksa Lazio bekerja keras mengejar ketertinggalan.
Baca juga:Lazio baru bisa menyamakan kedudukan setelah melalui perjuangan berat. Gustav Isaksen menjadi pencetak gol penyeimbang yang membuat kedudukan kembali imbang sebelum turun minum. Gol tersebut menjadi titik balik bagi pasukan Gattuso untuk tampil lebih agresif pada babak kedua.
Selepas jeda, Lazio tampil menekan tanpa henti. Gelombang serangan demi serangan terus dilancarkan ke pertahanan Cagliari yang bertahan dengan disiplin. Penantian panjang tuan rumah akhirnya berbuah pada menit ke-82 lewat aksi Pinamonti yang memastikan kemenangan Lazio. Namun, gol tersebut menyisakan catatan tersendiri karena dalam prosesnya terjadi benturan yang mengenai wajah Alessandro Deiola, sehingga menurut laporan pertandingan seharusnya permainan dihentikan lebih dulu.
Kemenangan Penting bagi Lazio
Tambahan tiga poin membuat Lazio kini berdiri sendiri di puncak klasemen dengan 28 poin. Posisi tersebut menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Gattuso yang tengah menikmati performa impresif. Rentetan hasil positif membuat Lazio terus melaju tanpa tanda-tanda melambat.
Sebaliknya, Cagliari harus menerima kenyataan pahit dengan menelan kekalahan keempat secara beruntun. Meski sempat unggul lebih dulu, anak asuh pelatih Cagliari tidak mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Kekalahan ini menambah tekanan bagi tim tamu yang masih tertahan dengan 13 poin di klasemen.
Baca juga:Duel Lazio vs Cagliari juga menegaskan ketajaman lini depan tuan rumah yang mampu memanfaatkan peluang di momen krusial. Meski sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Cagliari, Lazio akhirnya membuktikan kualitasnya sebagai pemuncak klasemen sementara.
Frosinone Ikut Terbang Tinggi
Di pertandingan lain, Frosinone melanjutkan tren positifnya dengan mengalahkan Torino 2-0. Kemenangan tersebut membuat tim asuhan Massimiliano Alvini semakin kokoh di posisi keenam klasemen dengan 20 poin. Dua gol Frosinone tercipta pada babak kedua melalui Fadjis Ghedjemis dan Giacomo Calo.
Penampilan Frosinone dinilai luar biasa karena mampu meredam Torino hampir sepanjang pertandingan. Tim berjuluk Leoncelli itu hanya memberikan sedikit ruang bagi lawan untuk berkembang, sehingga kemenangan 2-0 terasa pantas diraih.
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Serie A semakin menarik. Lazio untuk sementara memimpin dengan 28 poin, diikuti Inter Milan 25 poin, Roma 24 poin, Como 23 poin, dan AC Milan 21 poin. Sementara itu, Frosinone mengoleksi 20 poin, disusul Juventus 17 poin, Napoli dan Bologna masing-masing 14 poin, serta Torino dan Genoa yang sama-sama mengumpulkan 13 poin.
Baca juga:Jadwal dan Langkah Berikutnya
Kemenangan atas Cagliari menjadi bekal berharga bagi Lazio untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Konsistensi akan menjadi kunci jika tim asuhan Gattuso ingin mempertahankan posisi puncak klasemen. Sementara itu, Cagliari dituntut segera bangkit dari keterpurukan agar tidak semakin terpuruk di zona bawah.
Bagi Frosinone, hasil atas Torino menjadi sinyal bahwa tim promosi tersebut layak diperhitungkan di kompetisi musim ini. Perkembangan klasemen Serie A dipastikan masih akan dinamis seiring bergulirnya pekan-pekan berikutnya, dan duel Lazio vs Cagliari akan dikenang sebagai salah satu laga yang menentukan posisi puncak sementara.












