Duncan Robinson Panas, Detroit Pistons Terus Pertimbangkan Kontraknya

Duncan Robinson Panas, Detroit Pistons Terus Pertimbangkan Kontraknya
Duncan Robinson Panas, Detroit Pistons Terus Pertimbangkan Kontraknya

Sorothari – 07 November 2026 | Duncan Robinson sedang menjadi salah satu nama paling menarik di awal musim NBA 2026/27. Penyerang berusia 32 tahun itu tampil impresif bersama Detroit Pistons, mencetak rata-rata 19 poin per pertandingan dalam delapan laga pertama. Performa tersebut membuat manajemen Pistons semakin yakin untuk mempertahankan sisa kontraknya, yang sebenarnya hanya memiliki jaminan terbatas hingga 10 Januari mendatang.

Robinson bergabung dengan Detroit setelah meninggalkan Miami Heat, dan ia langsung menjadi salah satu opsi utama di lini serang tim asuhan J.B. Bickerstaff. Selama delapan pertandingan awal, ia mencatatkan akurasi tembakan 47,4 persen dari lapangan dan 47,9 persen dari garis tiga angka. Angka-angka itu menjadikannya sebagai salah satu penembak paling efisien di liga, sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menyerang.

Baca juga:
Embiid Kena Sanksi Flagrant 1 Usai Tendang Cunningham dalam Laga Pistons vs 76ers

Kontrak Robinson bersama Pistons untuk musim ini bernilai 16 juta dolar AS, namun hanya 2 juta dolar AS yang dijamin hingga 10 Januari. Artinya, Detroit memiliki fleksibilitas untuk melepasnya sebelum tanggal tersebut jika performanya menurun. Namun, dengan penampilan apik yang ditunjukkan, opsi untuk mengunci seluruh nilai kontrak menjadi semakin masuk akal bagi tim yang sedang membangun kekuatan baru di Wilayah Timur.

Peningkatan di Luar Tembakan Tiga Angka

Yang membuat Robinson berbeda musim ini bukan hanya kemampuannya menembak dari luar. Ia juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal menggiring bola dan menyerang keranjang. Rata-rata empat tembakan gratis per pertandingan menjadi rekor pribadinya, menandakan bahwa ia kini lebih agresif dalam memanfaatkan perhatian defender terhadapnya.

“Salah satu hal yang paling saya fokuskan adalah belajar memanfaatkan agresivitas pertahanan lawan. Sering kali mereka menahan atau mencoba menghalangi saya, dan saya berusaha membantu wasit untuk melihat situasi itu. Tidak selalu berhasil, tapi itu aspek yang saya latih keras. Lalu, tentu saja, tembakan gratis harus masuk,” ujar Robinson seperti dikutip dari pernyataannya.

Pelatih J.B. Bickerstaff juga mengakui perkembangan tersebut. Menurutnya, Robinson tidak lagi sekadar spesialis tembakan tiga angka. “Melihat cara dia menembak dari luar, banyak defender bereaksi berlebihan ketika menerima blok atau saat dia keluar untuk menembak. Itu memungkinkannya untuk menggiring bola, masuk ke area, dan mendapatkan kontak. Ini tambahan yang sangat penting bagi permainannya,” kata Bickerstaff.

Bickerstaff menambahkan bahwa Robinson kini bisa menciptakan permainan, menyelesaikan di dekat ring, dan terus memberikan tekanan pada pertahanan lawan. “Dia bukan lagi hanya spesialis tembakan. Ketika Anda masuk ke area terlarang, peluang untuk mendapatkan foul juga meningkat,” ujarnya.

Baca juga:
Nets Kehilangan Momentum, Takluk 94-110 dari Pistons di NBA Cup

Peran Krusial Saat Jalen Duren Absen

Pentingnya Robinson semakin terasa dalam beberapa pekan terakhir karena Pistons kehilangan Jalen Duren akibat cedera hamstring. Tanpa kehadiran salah satu pemain besar mereka, Detroit tetap mampu menjaga daya saing berkat kontribusi ofensif Robinson. Ia menjadi andalan dalam mencetak angka, terutama dari luar garis, dan membantu tim tetap memiliki opsi serangan yang beragam.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Robinson menunjukkan konsistensi. Ia mencetak 24 poin dengan enam tembakan tiga angka saat melawan Charlotte Hornets, lalu menambahkan 27 poin dan tujuh tembakan tiga angka dalam kekalahan dari Philadelphia 76ers. Meski tidak selalu mencetak angka besar, kontribusinya di lapangan tetap memberi dampak signifikan bagi Pistons.

Selain itu, Robinson juga tercatat sebagai salah satu pemain yang paling banyak mengambil tembakan tiga angka di liga. Kemampuannya menciptakan tembakan dari berbagai posisi membuat pertahanan lawan kesulitan untuk menjaganya. Namun, ia juga sempat mengalami malam sulit ketika menghadapi New York Knicks, di mana ia hanya mencetak 12 poin setelah gagal memasukkan delapan tembakan pertamanya. Meski demikian, secara keseluruhan performanya tetap impresif.

Keputusan Kontrak untuk Musim Depan

Selain kontrak musim ini, Pistons juga harus memikirkan masa depan Robinson untuk musim 2027/28. Sang pemain memiliki gaji sebesar 15,2 juta dolar AS yang tidak dijamin untuk tahun tersebut. Jika performa Robinson terus konsisten, manajemen Detroit mungkin akan menghadapi keputusan yang lebih mudah dari perkiraan awal.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pistons mengenai keputusan kontrak. Namun, laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa manajemen semakin condong untuk mempertahankan Robinson, terutama jika ia terus menjadi kontributor utama bagi tim yang sedang berjuang di kompetisi NBA.

Baca juga:
Knicks Akhiri Kutukan atas Pistons dengan Kemenangan 111-97

Robinson sendiri mengaku fokus pada permainannya dan tidak terlalu memikirkan spekulasi kontrak. Ia lebih memilih untuk terus membantu tim meraih kemenangan dan menjaga konsistensi performa. Dengan sikap profesional dan etos kerja yang tinggi, tak heran jika Robinson menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh Pistons musim ini.

Ke depan, Detroit akan menghadapi jadwal padat dan ujian berat, termasuk pertemuan dengan tim-tim kuat di Wilayah Timur. Performa Robinson akan menjadi salah satu kunci bagi Pistons untuk tetap kompetitif. Jika ia mampu mempertahankan level permainannya, bukan tidak mungkin kontrak barunya akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *