Usai Ditunjuk Jadi Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti akan Rapat dengan Purbaya

Usai Ditunjuk Jadi Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti akan Rapat dengan Purbaya
Usai Ditunjuk Jadi Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti akan Rapat dengan Purbaya

Sorothari – 27 Juli 2026 | Usai ditunjuk jadi Pjs Gubernur sementara BI, Destry Damayanti bakal rapat dengan Purbaya dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut direncanakan untuk membahas sinergi kebijakan antara bank sentral dan pemerintah guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah masa transisi kepemimpinan Bank Indonesia.

Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026, melalui Rapat Dewan Gubernur BI. Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo yang disetujui Presiden Prabowo Subianto pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior otomatis menjadi pejabat sementara hingga gubernur definitif ditetapkan.

Baca juga:
DPR Resmi Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia

Destry Damayanti merupakan ekonom senior yang telah malang melintang di dunia keuangan. Lahir di Jakarta pada 1963, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat. Kariernya dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia, kemudian menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi UI, serta Kepala Ekonom di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri. Sebelum bergabung dengan BI, ia juga menjabat Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015–2019. Pada 2019, ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan kembali dipercaya untuk periode kedua pada 2024 hingga 2029.

Sebagai Pjs Gubernur, Destry bertanggung jawab menjaga kesinambungan kebijakan moneter, stabilitas nilai tukar rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengedepankan tata kelola yang baik dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah. “Bank Indonesia akan selalu memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga:
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS Usai Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo

Proses pemilihan gubernur definitif akan segera bergulir. Presiden berhak mengajukan tiga nama calon ke DPR. Komisi XI DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan, kemudian hasilnya dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan. Setelah itu, Presiden menetapkan gubernur BI yang baru.

Usai ditunjuk jadi Pjs Gubernur sementara BI, Destry bakal rapat dengan Purbaya untuk membahas langkah-langkah strategis ke depan. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama setelah pengumuman penunjukannya. Langkah ini menunjukkan komitmen Destry untuk menjaga sinergi kebijakan fiskal dan moneter di tengah tantangan ekonomi global.

Baca juga:
Rupiah Tertekan Usai Perry Warjiyo Mundur, Berpotensi Tembus Rp 18.000

Dengan pengalaman luas dan rekam jejak yang solid, Destry Damayanti diharapkan mampu memimpin BI secara profesional selama masa transisi. Pasar pun merespons positif penunjukan ini, meskipun nilai tukar rupiah sempat terdepresiasi ke level Rp18.000 per dolar AS usai pengunduran diri Perry Warjiyo. Namun, BI memastikan akan terus melakukan stabilisasi sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *