Hendak ke Sekolah, Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Mobil di Cilegon

Hendak ke Sekolah, Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Mobil di Cilegon
Hendak ke Sekolah, Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Mobil di Cilegon

Sorothari – 28 Juli 2026 | Hendak ke sekolah, ayah dan anak tewas tertabrak mobil di Cilegon pada Senin pagi, 27 Juli 2026. Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, sekitar pukul 06.40 WIB. Korban adalah Nandang Irawan (45) dan putrinya Nitya Nanda Putri (16) yang saat itu tengah dalam perjalanan menuju SMAN 2 Krakatau Steel.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, mobil Honda CR-V putih bernomor polisi B 1210 VL yang dikemudikan oleh Fandi Abdulilyas (inisial FAW) melaju dari arah Cilegon menuju Suralaya dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan, lalu menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A 3093 SW yang dikendarai Nandang.

Baca juga:
Tiga Hari Setelah Titip Rp2 Juta untuk Sekolah Anak, Maling Ayam di Tabanan Tewas Dihakimi Massa

Benturan keras menyebabkan Nitya terpental hingga ke atap sebuah bengkel milik warga bernama Firmansyah, sementara Nandang tergeletak di pinggir jalan. Warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kanit Gakkum Satlantas Polres Cilegon bersama Wakapolsek Pulomerak AKP Sigit Dermawan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

AKP Sigit membenarkan peristiwa nahas itu. “Menurut keterangan saksi Firmansyah, pemilik bengkel, ia mendengar suara benturan keras, kemudian melihat korban sudah tergeletak. Kami langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon,” ujarnya. Namun, Nitya dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara Nandang menghembuskan napas terakhir saat mendapatkan perawatan medis.

Kedua korban merupakan warga setempat. Nandang sehari-hari bekerja sebagai buruh dan dikenal rajin mengantar putrinya ke sekolah. Nitya adalah siswi kelas XI SMAN 2 Krakatau Steel yang bercita-cita menjadi dokter. Kepergian mereka secara tragis menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Baca juga:
Yusril Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam dan Motor Dikeroyok, Kritik Pengawasan Polisi

Polisi menduga pengemudi CR-V dalam kondisi kelelahan atau mengantuk sehingga kehilangan kendali. Dugaan lain menyebutkan pengemudi mungkin berada di bawah pengaruh alkohol karena beberapa sumber menyebutkan ia sempat terlihat tidak stabil sebelum kecelakaan. Namun, hal itu masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Cilegon. “Kami masih memeriksa pengemudi dan mengumpulkan bukti, termasuk hasil tes urine dan darah,” kata AKP Sigit.

Kendaraan yang terlibat dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pengemudi FAW diamankan dan saat ini masih menjalani proses hukum. Kasus ini ditangani oleh Unit Lantas Polres Cilegon dengan dugaan pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video CCTV beredar luas. Banyak warganet mengungkapkan belasungkawa dan mengecam pengemudi yang dianggap ugal-ugalan. Pihak sekolah SMAN 2 Krakatau Steel juga menyampaikan duka cita dan berencana memberikan pendampingan psikologis bagi teman-teman sekelas Nitya.

Baca juga:
Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Bali, Ternyata Residivis Kasus Pencurian 2018 dan Bawa Sajam

Hingga berita ini diturunkan, jenazah kedua korban masih berada di RSKM menunggu proses pemakaman. Keluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *