Hasil Corinthians vs Chapecoense 1-2: Memphis Depay Kritik Mentalitas dan Tanggung Jawab Tim

Hasil Corinthians vs Chapecoense 1-2: Memphis Depay Kritik Mentalitas dan Tanggung Jawab Tim
Hasil Corinthians vs Chapecoense 1-2: Memphis Depay Kritik Mentalitas dan Tanggung Jawab Tim

Sorothari – 10 September 2026 | Pertandingan sengit corinthians vs chapecoense dalam lanjutan pekan ke-26 Liga Brasil (Brasileirao Serie A) di Neo Quimica Arena berakhir dengan kejutan pahit bagi tuan rumah. Corinthians harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2 pada Minggu malam waktu setempat, meski sempat unggul cepat lewat gol kilat di awal babak pertama. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Timao yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun di kompetisi domestik.

Tuan rumah sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan. Belum genap dua menit pertandingan berjalan, Memphis Depay dilanggar di dekat kotak penalti lawan. Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Rodrigo Garro memicu kemelut di lini pertahanan Chapecoense, sebelum akhirnya disambar oleh bek sayap Matheus Bidu untuk membawa Corinthians memimpin 1-0. Keunggulan instan tersebut awalnya memberi angin segar bagi publik tuan rumah yang memadati stadion.

Baca juga:
Jalani Debut Sensasional, Erick Thohir Puji Mitchell Baker usai Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja

Namun, kendali permainan perlahan lepas dari genggaman Corinthians. Meski mendominasi penguasaan bola, serangan tim asuhan Fernando Diniz dinilai minim kreativitas dan kurang memberikan ancaman nyata ke gawang Chapecoense yang berstatus sebagai juru kunci klasemen. Petaka bagi tuan rumah mulai terlihat menjelang turun minum ketika Marcinho berhasil memanfaatkan kelengahan barisan belakang Corinthians untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan terarah.

Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah. Corinthians yang kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu justru kerap kewalahan menghadapi skema serangan balik cepat. Pada menit ke-32 babak kedua, Marcinho kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Chapecoense menjadi 2-1. Selepas peluit panjang dibunyikan, suporter tuan rumah meluapkan kekecewaan mendalam dengan melontarkan cemoohan serta nyanyian protes terhadap performa skuad Alvinegro.

Kritik Pedas Memphis Depay Pascaduel Corinthians vs Chapecoense

Kekalahan memalukan dalam duel corinthians vs chapecoense memicu reaksi keras dari penyerang senior Corinthians, Memphis Depay. Berbicara di area mixed zone seusai laga, mantan pemain tim nasional Belanda tersebut menyoroti hilangnya kedisiplinan kolektif dan konsistensi bermain rekan-rekan setimnya selama sembilan puluh menit penuh.

“Saya sudah berada di sini selama dua tahun, tetapi tampaknya kami telah kehilangan disiplin kolektif di lapangan,” ujar Memphis sebagaimana dilaporkan media lokal Globo. “Masalahnya bukan pada kualitas individu pemain, karena saya yakin tim ini punya kualitas melimpah. Hari ini kami menghadapi tim yang seharusnya bisa kami kalahkan dengan telak. Namun, konsistensi adalah hal yang hilang dari kami: tetap fokus selama 90 menit, bermain cepat, sederhana, dan membiarkan bola bekerja.”

Memphis juga menegaskan pentingnya tanggung jawab moral saat mengenakan seragam kebesaran klub sebesar Corinthians. “Kami unggul lebih dulu, tetapi hasil akhirnya benar-benar tidak bisa diterima. Kami kehilangan kontrol, membuat kesalahan, dan membuang penguasaan bola. Kami harus belajar bermain layaknya tim papan atas. Jika Anda tidak mampu mengatasi tekanan, Anda tidak layak mengenakan seragam ini,” tegas penyerang berusia 32 tahun tersebut.

Baca juga:
Kylian Mbappe Kritik Penyebaran Meme Diktator Berbasis AI di Media Sosial

Menanggapi kabar mengenai masalah keterlambatan pembayaran gaji internal yang tengah melanda klub, Memphis menegaskan hal tersebut bukan alasan atas penampilan buruk di lapangan. “Begitu melangkah ke lapangan, kami bermain untuk keluarga dan suporter. Selama 90 menit di stadion, Anda tidak memikirkan gaji. Apakah situasi itu membantu? Tentu saja tidak. Namun sebagai tim, fokus kami harus tetap terjaga karena kami memiliki tanggung jawab besar,” tambahnya.

Fernando Diniz Akui Tanggung Jawab dan Evaluasi Tim

Pelatih kepala Fernando Diniz secara terbuka mengakui bertanggung jawab penuh atas rentetan hasil buruk yang menimpa timnya. Diniz harus melakukan rotasi besar-besaran dalam pertandingan kali ini akibat badai absennya sembilan pemain karena cedera dan skorsing. Kiper Hugo Souza digantikan oleh Kaue, Gabriel Paulista digantikan Joao Pedro Tchoca, sedangkan Andre Carrillo dan Breno Bidon mengisi lini tengah untuk menyokong duet Kaio Cesar dan Memphis di lini depan.

“Empat kekalahan beruntun sangat menyakitkan, terutama tiga di antaranya terjadi di kandang sendiri. Saya mengambil tanggung jawab utama atas performa tim ini,” kata Fernando Diniz dalam sesi konferensi pers. Diniz menyoroti bagaimana timnya kebobolan dua gol yang berawal dari situasi tendangan gawang lawan dan kesalahan elementer yang seharusnya bisa diantisipasi.

Diniz menambahkan bahwa timnya kini tidak boleh terbebani dengan proyeksi jangka panjang di klasemen, melainkan wajib fokus memenangi laga terdekat. “Kami memiliki volume serangan yang cukup, namun gagal mengonversinya menjadi gol tambahan, dan kami sama sekali tidak boleh kebobolan seperti tadi. Saat ini kami tidak perlu terlalu memikirkan zona kompetisi antarklub, tugas utama kami adalah kembali meraih kemenangan di laga berikutnya.”

Situasi Klasemen dan Agenda Lanjutan

Akibat hasil laga corinthians vs chapecoense ini, Corinthians tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Brasileirao dengan koleksi 32 poin. Posisi mereka kini hanya terpaut tujuh angka dari zona degradasi, dengan Vasco da Gama yang berada tepat di bawah garis merah masih mengantongi sisa satu pertandingan lebih banyak.

Baca juga:
Tampil Gemilang di Liga Champions, Luis Suárez Antar Sporting CP Tundukkan Galatasaray

Tantangan berat sudah menanti Corinthians dalam jadwal padat berikutnya. Sebelum bertandang ke markas Flamengo di Stadion Maracana dalam lanjutan liga domestik pada akhir pekan, Timao harus segera bertolak ke Argentina untuk melakoni partai leg pertama babak perempat final Copa Libertadores menghadapi Estudiantes di Stadion Jorge Luis Hirschi, La Plata.

Di sisi lain, kemenangan krusial ini memberi secercah harapan bagi Chapecoense untuk terus berjuang keluar dari dasar klasemen. Tim asal Santa Catarina tersebut dijadwalkan menjamu Internacional pada pertandingan liga berikutnya akhir pekan mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *