Sorothari – 25 Oktober 2026 | FC Cincinnati meraih kemenangan penting dalam laga bertajuk cincinnati vs dc united pada pekan ke-32 MLS 2026. Bermain di Audi Field, Washington DC, Sabtu (24/10/2026) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Cincinnati menundukkan tuan rumah DC United dengan skor 2-0. Hasil ini mengokohkan posisi tim asuhan Pat Noonan di zona playoff Wilayah Timur.
Kemenangan tersebut membuat FC Cincinnati mengoleksi 42 poin dari 31 pertandingan, dengan rincian 11 kemenangan, 11 imbang, dan 9 kekalahan. Mereka berada di peringkat kedelapan klasemen Wilayah Timur, unggul tiga poin atas New York Red Bulls yang berada di posisi kesembilan. Dengan tiga laga tersisa, posisi Cincinnati di jalur wild card masih belum sepenuhnya aman, tetapi kemenangan ini menjadi modal berharga.
Baca juga:Sementara itu, DC United yang dilatih Rene Weiler harus menerima kekalahan kedua dalam empat hari dari lawan yang sama. Sebelumnya, Cincinnati juga mengalahkan DC United 2-1 pada 21 Oktober. Kini DC United tertahan di peringkat ke-13 dengan 33 poin dari 31 laga, hasil dari 7 kemenangan, 12 imbang, dan 12 kekalahan. Peluang mereka untuk lolos ke playoff semakin tipis.
Jalannya Pertandingan
Cincinnati membuka keunggulan pada menit ke-35 melalui gol jarak jauh khas sang kapten, Evander. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Evander sejak 22 Agustus, dan membawa The Orange and Blue memimpin 1-0 hingga turun minum. Di babak kedua, Evander beralih peran sebagai penyedia umpan. Pada menit ke-52, ia melepas assist kepada Tom Barlow yang sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol bertahan hingga peluit panjang. Cincinnati mencatat clean sheet untuk pertama kalinya sejak 7 Agustus melawan Pumas di Leagues Cup. Kemenangan ini juga memperpanjang rekor apik Cincinnati di Audi Field: mereka kini memiliki catatan 4-2-1 secara keseluruhan di sana dan menang tiga kali beruntun di ibu kota Amerika Serikat tersebut.
Dua gol pada laga cincinnati vs dc united ini membuat FC Cincinnati telah mencetak 64 gol di MLS musim ini, menyamai rekor klub yang tercipta pada 2022. Di bawah asuhan Pat Noonan, Cincinnati juga memiliki rekor 26-12-13 dalam pertandingan dengan waktu istirahat dua hari di semua kompetisi.
Baca juga:Dampak bagi Klasemen Wilayah Timur
Kemenangan atas DC United menjadi bagian dari rangkaian hasil pekan ke-31 MLS Wilayah Timur yang turut mengubah peta persaingan di papan tengah dan bawah. Pada laga lain, Chicago Fire menang dramatis 3-2 di markas Atlanta United. Atlanta sempat unggul lebih dulu pada menit keempat, tetapi Chicago membalikkan keadaan dengan tiga gol dalam rentang 30 menit hingga menit ke-60. Embolo memperkecil skor pada menit ke-68, namun Atlanta tak mampu menyamakan kedudukan.
Tambahan tiga poin membuat Chicago Fire mencapai 51 poin dan memperkuat posisi mereka di peringkat keempat, yang berhak lolos langsung ke putaran pertama playoff. Sementara itu, Atlanta United tertahan di dasar klasemen dengan 30 poin dari 31 laga, hasil dari 8 kemenangan dan 17 kekalahan. Peluang playoff mereka sangat tipis berdasarkan angka tersebut.
Bagi Cincinnati, kemenangan ini setidaknya menjaga jarak dari kejaran New York Red Bulls yang sebelumnya mengalahkan Inter Miami 2-0. Menurut perhitungan dari data yang tersedia, Inter Miami memiliki rekor 15 menang, 10 imbang, dan 5 kalah sebelum laga tersebut, dengan koleksi 55 poin yang tidak berubah setelah kekalahan. Angka ini merupakan hasil hitungan dari rekor, bukan data resmi klasemen.
Jadwal Berikutnya
FC Cincinnati akan kembali beraksi pada Rabu, 28 Oktober 2026, melawan Inter Miami CF di Nu Stadium, Florida Selatan. Kickoff dijadwalkan pukul 19.30 waktu setempat dan disiarkan melalui Apple TV, dengan radio lokal melalui iHeart Media Fox Sports 1360 serta La Mega 101.5 FM. Setelah itu, Cincinnati akan menjamu Philadelphia Union pada Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 14.00 waktu setempat.
Baca juga:Di sisi lain, Tyrell Malacia, bek kiri asal Belanda yang kini memperkuat FC Cincinnati, mengaku tidak menyesal pernah bergabung dengan Manchester United. Dalam wawancara eksklusif dengan BBC Sport, ia menyatakan, “Saya tidak akan menyesali apa pun, tidak sedikit pun. Bahkan jika bisa mengulanginya, saya akan melakukan hal yang sama karena jika tidak, saya tidak akan menjadi pria seperti sekarang.” Malacia tampil sebagai starter dalam kemenangan 2-1 atas DC United pada 21 Oktober, yang merupakan kali pertama ia menjadi starter dalam empat pertandingan berturut-turut sejak September 2022.
Dengan tiga pertandingan tersisa, persaingan di Wilayah Timur MLS masih terbuka. Cincinnati perlu mempertahankan konsistensi untuk mengamankan tempat di playoff, sementara DC United harus berjuang keras jika ingin memperpanjang musim mereka.












