iPhone Duo Resmi Meluncur, Harga dan Spesifikasi Jadi Sorotan di Tengah Laporan Layar Retak

iPhone Duo Resmi Meluncur, Harga dan Spesifikasi Jadi Sorotan di Tengah Laporan Layar Retak
iPhone Duo Resmi Meluncur, Harga dan Spesifikasi Jadi Sorotan di Tengah Laporan Layar Retak

Sorothari – 27 Oktober 2026 | Apple resmi memasuki pasar ponsel lipat melalui peluncuran iPhone Duo pada Oktober 2026. Perangkat ini menjadi tonggak baru dalam lini iPhone karena mengusung desain layar lipat yang memungkinkan pengguna beralih dari bentuk ponsel ringkas ke layar lebih luas. Meski demikian, informasi seputar iPhone Duo harga masih menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari calon pembeli, terutama setelah perangkat ini ludes dipesan pada masa pre-order di Indonesia.

iPhone Duo diperkenalkan pada September 2026 dan mulai tersedia di pasar global pada 23 Oktober 2026. Di Indonesia, pre-order dibuka pada tanggal yang sama dan langsung habis dalam waktu singkat. Penjualan perdana di Tanah Air dijadwalkan pada 30 Oktober 2026. Hingga saat ini, Apple belum merilis secara resmi daftar harga iPhone Duo untuk pasar Indonesia, namun sejumlah laporan teknologi menyebut perangkat ini akan bersaing di segmen premium dengan banderol yang tidak jauh berbeda dari kompetitornya.

Baca juga:
Apple Batasi Pembelian iPhone Duo Maksimal 2 Unit, Preorder Indonesia Dibuka 23 Oktober

Desain dan Spesifikasi Layar Lipat

iPhone Duo mengandalkan mekanisme engsel untuk membuka dan menutup perangkat. Saat dibuka, layar internal berukuran 7,6 inci menawarkan pengalaman menyerupai tablet. Sementara dalam kondisi terlipat, pengguna dapat memanfaatkan layar luar berukuran 5,4 inci untuk aktivitas sehari-hari seperti memeriksa pesan, melihat notifikasi, dan menjalankan aplikasi. Kombinasi dua ukuran layar ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas dalam satu perangkat.

Apple disebut menggunakan pendekatan dua lapis untuk membuat layar terlipat mulus sekaligus menekan tampilan crease. Pertama, perusahaan menciptakan kurva halus pada layar di dalam engsel dengan beberapa pemandu melengkung yang memanjang saat layar dilipat dan menyusut saat terbuka. Batang penyangga tengah yang membentang di sepanjang engsel juga turun untuk mengakomodasi lipatan. Kedua, Apple menyamarkan crease dengan piksel oval yang disusun pada sudut tertentu serta lapisan nano-texture yang secara efektif memburamkan titik lipatan.

Meski desainnya inovatif, sejumlah pengguna awal melaporkan masalah layar retak. Laporan yang dihimpun dari forum Reddit dan media sosial X menunjukkan pola kerusakan yang mirip, yakni retakan muncul di bagian tengah layar tepat pada garis lipatan, disertai garis horizontal berwarna putih yang menyala. Salah satu akun @AnxiousHolly bahkan menyebut kemungkinan munculnya persoalan yang dijuluki “CrackGate”. Hingga kini belum diketahui seberapa luas masalah tersebut terjadi di kalangan pemilik perangkat.

Temuan iFixit dan Dugaan Sumber Masalah

Lembaga teardown iFixit telah membongkar iPhone Duo dan menemukan bahwa mekanisme engsel menjadi sumber masalah utama. iFixit memberikan skor perbaikan sementara 5/10 untuk iPhone Duo, dengan catatan masih menunggu ketersediaan suku cadang pengganti. Angka tersebut menempatkan iPhone Duo di kelas tersendiri di antara ponsel lipat. Sebagai pembanding, Samsung Z Fold8 hanya meraih skor 4/10, sementara pendahulunya mendapat 3/10.

Baca juga:
Harga Xiaomi 18 Pro dan Pro Max di Eropa Bikin Geleng Kepala, Taka Ada yang Murah

Dalam pengujiannya, iFixit menemukan bahwa center bar atau batang penyangga tengah gagal turun cukup jauh, sehingga menciptakan titik tekanan saat lipatan layar turun menimpanya. Temuan ini menjadi salah satu penjelasan paling konkret soal penyebab layar retak. Selain itu, meski iPhone Duo memiliki rating ketahanan debu IP68, partikel halus tetap bisa masuk ke mekanisme engsel. Partikel tersebut dapat membuat engsel “crunch” dan merusak layar, memicu pola kerusakan “green line” melintasi layar yang dialami sebagian pengguna. Menurut iFixit, mekanisme internal memang tahan debu, tetapi mekanisme engselnya ternyata tidak—karena itu pengguna sebaiknya menghindari membawa Duo ke pantai.

Ada juga teori lain yang menyebut bahwa sebagian komponen di dalam engsel tidak turun dengan semestinya dan akhirnya tersangkut. Kabel fleksibel berbentuk accordion-like yang melintasi engsel disebut sebagai faktor utama lainnya yang berpotensi memperparah kondisi. Temuan ini diperkuat oleh pembongkaran yang dilakukan YouTuber CuriousHagi, yang memperlihatkan komponen engsel patah di area berdekatan dengan titik awal kerusakan layar setelah dilakukan pengujian ekstrem.

Di sisi lain, beberapa komponen iPhone Duo justru tergolong solid dan mudah diperbaiki. iFixit berhasil melepas layar luar dan baterai, dan menyebut komponen-komponen kecil di dalamnya cukup mudah diakses. Layar luar bisa dilepas dengan penjepit cangkir hisap dan pry tool. Sementara itu, dua baterai di dalam Duo dapat dilepas lewat proses anodic delamination, yaitu menghubungkan catu daya tegangan rendah seperti baterai 9-volt ke tab perak pada sel baterai sehingga sel terlepas dari ponsel. Meski begitu, layar dalam dan engsel menjadi penyebab potongan skor terbesar.

Perbandingan Harga dengan Pesaing

Meski harga resmi iPhone Duo di Indonesia belum diumumkan, calon pembeli dapat membandingkannya dengan sejumlah ponsel lipat yang sudah lebih dulu beredar. Samsung Galaxy Z Fold8, misalnya, dibanderol mulai dari Rp28.499.000 untuk varian terendah 12/256 GB hingga Rp40.499.000 untuk model tertinggi 16 GB/1 TB. Perangkat ini memiliki form factor mirip paspor dengan bobot 201 gram dan ketebalan 9,7 mm saat dilipat atau 4,5 mm ketika dibuka. Layar bagian dalamnya 7,6 inci, sedangkan bagian luarnya 5,5 inci. Performanya ditopang Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, dengan baterai 4.800 mAh yang mendukung fast charging 45W dan wireless charging 20W.

Baca juga:
Dinamika Pasar iPhone: Dari Baterai Liquid Cooling hingga Perebutan di Selat Hormuz

Selain Samsung Galaxy Z Fold8, ada pula Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra yang menawarkan layar lebih besar dan sistem kamera lebih lengkap. Pilihan lain yang tersedia resmi di Indonesia mencakup Vivo X Fold5, Motorola Razr Fold, dan Huawei Mate X7. Pilihan alternatif ini menawarkan spesifikasi unggul seperti baterai jumbo, bodi tipis, dan kamera canggih. Bagi konsumen yang kehabisan stok iPhone Duo, deretan perangkat tersebut bisa menjadi pertimbangan.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan keterangan resmi terkait laporan layar retak maupun harga iPhone Duo untuk pasar Indonesia. Sejumlah pengguna yang memilih perlindungan AppleCare+ disebut untuk mengantisipasi kemungkinan penggantian layar, seiring laporan awal soal kegagalan layar yang membuat penggantian bukan sekadar kemungkinan yang jauh. Perkembangan selanjutnya akan menjadi perhatian publik, terutama menjelang penjualan perdana pada 30 Oktober 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *