Persipura Jayapura Makin Percaya Diri, Ricardo Lima Bidik Tiket Promosi ke BRI Super League

Persipura Jayapura Makin Percaya Diri, Ricardo Lima Bidik Tiket Promosi ke BRI Super League
Persipura Jayapura Makin Percaya Diri, Ricardo Lima Bidik Tiket Promosi ke BRI Super League

Sorothari – 27 Oktober 2026 | Persipura Jayapura mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kemenangan besar beruntun membuat kepercayaan diri skuad Mutiara Hitam meningkat, termasuk bek asing asal Brasil, Ricardo Regis Aparecido de Lima, yang secara terbuka membidik tiket promosi ke BRI Super League musim depan.

Kemenangan 5-1 atas Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026) malam, menjadi salah satu pemicu utama optimisme tersebut. Ricardo Lima turut menyumbang gol pada babak pertama dalam laga itu. Persipura kemudian melanjutkan tren positif dengan menundukkan PSBS Biak 6-1, sehingga total enam poin tambahan mengangkat mereka ke peringkat keenam klasemen sementara Grup B dengan koleksi 10 poin.

Baca juga:
PSIM Jogja Kalah 1-2 dari PSM Makassar, Jean-Paul Van Gastel Dipecat

Sepanjang musim ini, tim asuhan Regi Aditya tercatat telah mencetak 18 gol dan kebobolan 10 kali. Produktivitas tersebut menjadi modal penting bagi Persipura untuk menatap sisa putaran pertama dengan ambisi besar.

Ricardo Lima Tegaskan Ambisi Promosi

Ricardo Lima menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk terus meraih kemenangan demi mewujudkan target promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa persaingan di kasta kedua tidak akan berjalan mudah.

“Semua pertandingan di kasta kedua ini adalah pertandingan yang sulit, tidak ada pertandingan yang mudah. Kami sangat berdedikasi untuk mencapai tujuan kami. Kami ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin, tentu saja mendapatkan promosi langsung ke kasta utama, yang merupakan impian kami,” tegas Ricardo Lima seperti dikutip dari laporan media.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Persipura tidak ingin sekadar bertahan di papan tengah, melainkan mengejar posisi yang memungkinkan mereka kembali ke BRI Super League pada musim depan.

Manajer Pasang Target Enam Poin

Ambisi Ricardo sejalan dengan target yang dipasang manajer Persipura, Eveline Sanita Injaya. Ia menargetkan timnya meraih enam poin dari dua pertandingan tersisa pada putaran pertama Grup B, yaitu melawan Persela Lamongan dan Deltras FC.

Target tersebut bukan perkara mudah karena kedua calon lawan saat ini berada di papan atas klasemen sementara Grup B. Persipura dijadwalkan lebih dulu bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10) malam. Setelah itu, mereka akan menghadapi Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (7/11) malam.

Baca juga:
Ekspansi Bisnis Bintang Inter Miami: Lionel Messi Sepakat Beli Klub Spanyol CD Eldense

Eveline menegaskan bahwa kemenangan besar atas Persiba Balikpapan tidak boleh membuat para pemain terlena. Menurutnya, hasil positif itu harus menjadi pijakan untuk menghadapi dua laga berat berikutnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan hasil positif yang diraih kemarin. Namun, saya ingin semua pemain tidak terlena dengan kemenangan ini karena masih ada dua pertandingan penting melawan Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo sebelum putaran pertama berakhir,” ujar Eveline, Senin (26/10/2026).

Ia juga menyoroti kualitas Persela Lamongan yang dinilai memiliki pemain-pemain patut diwaspadai. Karena itu, masa persiapan yang tersedia harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kekurangan yang masih muncul dalam permainan Persipura.

“Persela merupakan tim yang memiliki kualitas dan pemain-pemain yang patut diwaspadai. Karena itu, kami harus memanfaatkan waktu persiapan dengan maksimal, termasuk mengevaluasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.

Peta Persaingan Grup B

Berdasarkan klasemen sementara Liga 2 atau Pegadaian Championship 2026/2027, Deltras FC memimpin Grup B dengan 15 poin, diikuti Kendal Tornado FC dan RANS Nusantara FC yang sama-sama mengoleksi 14 poin. Sementara itu, Persis Solo masih berada di peringkat ketujuh dengan tujuh poin.

Di Grup A, PSPS Pekanbaru masih menguasai puncak klasemen dengan 18 poin dari tujuh pertandingan, mencatat enam kemenangan dan satu kekalahan. PSMS Medan menempati peringkat kedua dengan 14 poin setelah mengemas empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Catatan 17 gol dan enam kali kebobolan membuat PSMS menjadi salah satu tim paling produktif di grup tersebut.

Baca juga:
Manchester United Ubah Pola Akademi dan Taktik Warisan Era Erik ten Hag

Persikad berada di peringkat ketiga Grup A dengan 12 poin. Adapun Sumsel United, PSIS Semarang, dan Semen Padang FC sama-sama mengoleksi 10 poin dan menempati peringkat keempat hingga keenam. Di papan tengah, PSGC Ciamis mengumpulkan tujuh poin, disusul Adhyaksa FC Bekasi dan Persiraja Banda Aceh yang masing-masing memiliki enam poin. Persiku Kudus masih berada di dasar klasemen dengan minus satu poin.

Bagi Persipura, posisi keenam di Grup B dengan 10 poin masih menyisakan peluang untuk memperbaiki peringkat. Dua laga melawan Persela dan Deltras menjadi kesempatan penting untuk menjaga momentum sekaligus mendekati zona promosi.

Ujian Konsistensi Mutiara Hitam

Konsistensi menjadi kata kunci bagi Persipura dalam menghadapi sisa putaran pertama. Dua kemenangan besar memang membangkitkan kepercayaan diri, tetapi tantangan sesungguhnya datang dari laga-laga melawan tim papan atas yang memiliki kualitas setara.

Jika mampu meraih hasil maksimal, peluang Persipura untuk mengejar target promosi langsung akan tetap terbuka. Namun, jika terpeleset, posisi mereka di papan tengah bisa kembali terancam. Duel melawan Persela Lamongan pada 31 Oktober mendatang akan menjadi ujian pertama bagi tekad Ricardo Lima dan rekan-rekannya untuk membuktikan bahwa kebangkitan Mutiara Hitam bukan sekadar euforia sesaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *