Berita  

Cuaca Akhir Pekan: Hujan dan Angin Kencang Ancam AS dan Inggris

Cuaca Akhir Pekan: Hujan dan Angin Kencang Ancam AS dan Inggris
Cuaca Akhir Pekan: Hujan dan Angin Kencang Ancam AS dan Inggris

Sorothari – 27 Oktober 2026 | Cuaca pada weekend ini diprediksi berubah drastis di sejumlah wilayah, terutama di Amerika Serikat bagian selatan dan Inggris. Setelah beberapa hari terakhir cuaca relatif kering dan hangat, sistem badai baru diperkirakan datang dan berpotensi mengganggu berbagai aktivitas akhir pekan, termasuk perayaan Halloween dan acara balap Breeders’ Cup. Sementara itu, di Inggris, peringatan cuaca masih berlaku setelah badai dahsyat pada akhir pekan lalu yang menewaskan dua orang.

Di Kentucky, Amerika Serikat, cuaca hangat dan kering masih bertahan hingga Jumat. Menurut laporan WKYT, suhu siang hari akan berada di kisaran 70 derajat Fahrenheit, lebih tinggi dari biasanya untuk akhir Oktober. Pagi hari mungkin berkabut, terutama di lembah sungai, tetapi secara umum langit akan cerah berawan. Perubahan mulai terasa pada Sabtu malam ketika sistem badai mendekat dan membawa hujan serta kemungkinan guntur ringan hingga Minggu. Hujan diperkirakan paling deras pada Sabtu malam hingga Minggu pagi, yang bisa mengganggu rencana perayaan Halloween dan Breeders’ Cup.

Baca juga:
Ancaman Cuaca Windy Ekstrem: Badai Lowell Dekati Hawaii dan Sistem Tekanan Rendah Landa Amerika

Senada dengan itu, di Knoxville, Tennessee, cuaca juga diprediksi tetap kering hingga akhir Oktober. WVLT melaporkan bahwa hujan baru akan turun pada Sabtu malam, awal November. Pada hari Halloween, langit akan cenderung berawan dengan kemungkinan hujan ringan, tetapi banyak area tetap kering. Suhu saat trick-or-treat diperkirakan berada di kisaran 60 derajat Fahrenheit. Pada Minggu, hujan tersebar mungkin terjadi dengan suhu siang hari di kisaran 70 derajat Fahrenheit. Masyarakat diimbau untuk mengingat perubahan waktu, karena Minggu akan menjadi awal waktu musim dingin dengan mundurnya jam satu jam.

Dampak dan Peringatan Cuaca

Di Inggris, dampak cuaca buruk pada akhir pekan lalu masih terasa. Badai Boelo menerjang Skotlandia dengan hembusan angin mencapai 84 mph dan curah hujan sepertiga dari rata-rata bulanan. Akibatnya, dua pria meninggal karena tertimpa pohon tumbang pada Minggu. Korban pertama adalah seorang pria berusia 20-an di Finchley, London utara, dan korban kedua adalah Richard Baines, 60 tahun, di Dumfries and Galloway, Skotlandia barat daya. First Minister Skotlandia, John Swinney, menyampaikan belasungkawa pada Senin.

Baca juga:
Cuaca Hari Ini: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jateng hingga Potensi Awan Kumulonimbus di 12 Wilayah

Met Office melaporkan bahwa peringatan kuning untuk angin kencang masih berlaku di sebagian besar Skotlandia dan Irlandia Utara bagian timur laut hingga Selasa pukul 21.00 waktu setempat. Peringatan ini mengingatkan akan potensi hembusan angin yang merusak. Cuaca ekstrem yang berlanjut dikhawatirkan dapat menghambat upaya pemulihan di beberapa daerah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca terbaru.

Dengan datangnya sistem badai baru pada weekend ini, warga di Kentucky dan Tennessee disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi hujan dan potensi gangguan listrik. Sementara itu, di Inggris, pembersihan pasca-badai masih berlangsung dan peringatan cuaca diharapkan dapat membantu mengurangi risiko lebih lanjut. Perkembangan cuaca ini akan terus dipantau oleh otoritas setempat, dan masyarakat diharapkan tetap mendapatkan informasi terbaru melalui aplikasi cuaca resmi.

Baca juga:
Super Typhoon Champi Tewaskan Satu Warga Taiwan, 527 Luka dan 288.000 Rumah Padam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *