Sorothari – 28 Oktober 2026 | Pebasket Memphis Grizzlies, Ty Jerome, menjadi penentu kemenangan timnya atas Utah Jazz dengan skor 110-105 dalam laga yang digelar Senin (26/10/2026) waktu setempat. Jerome mencetak delapan dari total 15 poinnya pada enam menit terakhir, termasuk dua lemparan bebas krusial dengan sisa waktu 11,6 detik yang memastikan kemenangan Grizzlies. Kemenangan ini membuat Memphis meraih empat kemenangan beruntun di awal musim untuk kedua kalinya dalam sejarah franchise.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Delta Center, Salt Lake City, Grizzlies tampil solid sejak kuarter pertama. Cedric Coward mencatatkan 16 poin dan 11 rebound, Jaylen Wells menambahkan 14 poin, sementara Cam Boozer dan Jerami Grant masing-masing menyumbang 13 poin. Meski Ty Jerome hanya memasukkan 4 dari 15 tembakan lapangan, ia tetap memberikan kontribusi besar melalui 15 poin, satu rebound, delapan assist, satu steal, dan satu tembakan tiga angka. Assist yang dicatatkannya menjadi yang tertinggi musim ini.
Baca juga:Di kubu Jazz, Keyonte George tampil impresif dengan 26 poin, didukung Ace Bailey yang mencetak 17 poin dan 10 rebound. Mo Bamba menambahkan 14 poin dan tujuh rebound dari bangku cadangan. Namun, Utah kehilangan dua pemain inti akibat cedera di babak pertama. Jaren Jackson Jr. mengalami cedera lutut kanan pada kuarter kedua dan tidak kembali bermain, sementara Lauri Markkanen mengalami cedera pergelangan tangan kanan di awal kuarter pertama dan juga absen hingga akhir laga.
Grizzlies tidak pernah tertinggal setelah mengambil alih keunggulan pada pertengahan kuarter pertama. Utah sempat bangkit di kuarter keempat dan memangkas selisih menjadi satu poin sebanyak dua kali, terakhir pada sisa waktu 1:01 menit setelah tembakan Bamba. Dua lemparan bebas Wells dengan sisa 41 detik membawa Memphis unggul 108-105, sebelum Ty Jerome menambah dua angka lagi dari garis lemparan bebas dengan sisa 11,6 detik.
Memphis memimpin enam poin di babak pertama sebelum Utah memangkas defisit menjadi satu poin (58-57) di awal kuarter ketiga melalui three-point play George. Grizzlies perlahan memperlebar keunggulan menjadi 10 poin di akhir kuarter ketiga (76-66) berkat dunk dari center cadangan Quinten Post. Memphis memimpin 13 poin memasuki kuarter keempat setelah Post mengonversi lob in-bounds. Grizzlies sempat membangun keunggulan 15 poin pada kedudukan 45-30 di kuarter kedua berkat tembakan jarak jauh Jerami Grant, yang mencetak dua tembakan tiga angka di awal kuarter tersebut. Utah bangkit dan memangkas defisit menjadi enam poin (58-52) saat turun minum, dengan George sudah mengoleksi 17 poin.
Baca juga:Kemenangan ini melanjutkan performa impresif Ty Jerome di awal musim 2026-27. Sebelumnya, ia mencetak 45 poin saat melawan Jazz di laga pembuka, kemudian 28 poin melawan Golden State Warriors, dan 31 poin melawan Sacramento Kings. Dengan rata-rata 34,7 poin per game, Jerome memimpin daftar pencetak skor NBA, di atas Luka Doncic, Devin Booker, Zach LaVine, dan Tyrese Maxey. Atas performa tersebut, NBA menobatkannya sebagai Western Conference Player of the Week pertama musim ini.
Meski begitu, dalam laga melawan Jazz kali ini, Ty Jerome mengalami penurunan akurasi tembakan. Meski demikian, ia tetap menjadi pilihan fantasi yang menjanjikan sepanjang musim. Menurut laporan Marc Stein dari The Stein Line, performa apik Jerome berpotensi memicu minat tim lain untuk melakukan trade sebelum tenggat waktu. Hal ini muncul di tengah persepsi bahwa Grizzlies sedang membangun tim di sekitar trio muda Cam Boozer, Zach Edey, dan Cedric Coward. Namun, laporan tersebut menegaskan bahwa Memphis belum tentu ingin melepas Jerome, mengingat kontribusinya yang besar dalam kemenangan tim.
Jerome, yang merupakan pilihan ke-24 dalam draft NBA 2019 oleh Phoenix Suns, telah menjalani karier bersama Oklahoma City Thunder, Golden State Warriors, dan Cleveland Cavaliers sebelum bergabung dengan Grizzlies. Pada musim 2025-26, ia mencatat rata-rata 19,7 poin per game dalam 15 pertandingan bersama Memphis. Kini, dengan performa apiknya, Ty Jerome membuktikan diri sebagai salah satu guard paling produktif di liga dan membantu Grizzlies mempertahankan rekor sempurna mereka di awal musim.
Baca juga:











