Ubed Runner-up French Open 2026, Ranking BWF Naik ke 25

Ubed Runner-up French Open 2026, Ranking BWF Naik ke 25
Ubed Runner-up French Open 2026, Ranking BWF Naik ke 25

Sorothari – 28 Oktober 2026 | Pebulu tangkis muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed, menorehkan hasil impresif di badminton French Open 2026. Meski harus puas menjadi runner-up, penampilannya di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut berdampak positif pada peringkatnya di ranking BWF. Pemain berusia 19 tahun itu kini menempati posisi ke-25 dunia, naik tiga tingkat dari sebelumnya.

Ubed mencapai final badminton French Open 2026 pada Minggu (25/10/2026) setelah melalui perjalanan panjang. Di partai puncak, ia harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Alex Lanier. Kekalahan tersebut tidak menyurutkan semangatnya, justru menjadi motivasi untuk terus berkembang.

Baca juga:
Messi Pimpin Argentina ke Final Piala Dunia 2026: ‘Itulah Mengapa Dia Adalah Sang Raja’

Kenaikan peringkat ini membuat Ubed berada di atas sejumlah pemain berpengalaman, seperti Ng Ka Long dari Hong Kong, Kenta Nishimoto dari Jepang, dan Weng Hong Yang dari China. Capaian tersebut merupakan yang terbaik bagi Ubed sejak debutnya di turnamen BWF Super 750.

Pengalaman Berharga dari Paris

Meski gagal membawa pulang gelar juara, Ubed mengaku banyak belajar dari badminton French Open 2026. Ia menyadari masih perlu menambah pengalaman, terutama dalam menghadapi pemain-pemain elite dunia yang belum banyak ditemuinya. Pengalaman bertanding melawan pemain berpengalaman seperti Popov menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas permainannya.

Dalam keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Ubed mengungkapkan bahwa melawan tuan rumah dengan dukungan penuh satu arena membuatnya gugup dan sedikit mengganggu fokus. “Kemarin saat lawan Alex (Lanier) saya bisa meredamnya, tapi hari ini tekanannya berbeda,” tuturnya. Ia juga menyoroti start yang tertinggal di gim ketiga awal. “Dia sudah siap dengan bola-bola saya, itu berpengaruh ke seterusnya tapi saya sudah mencoba yang terbaik yang saya bisa,” tambah Ubed.

Baca juga:
Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Tantangan Besar di Piala Asia 2027

Lebih lanjut, Ubed menjelaskan bahwa ia sempat berusaha mengejar ketertinggalan setelah interval. Namun, perubahan pola permainan Popov membuatnya terkejut dan terlambat mengantisipasi. Akibatnya, kendali permainan yang sempat berada di tangannya kembali beralih kepada lawan. Secara umum, Ubed menilai pengalamannya selama sepekan bersaing di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut memberinya banyak pelajaran.

“Perjalanan di French Open ini sangat berarti bagi saya apalagi perjalanan saya masih panjang,” pungkasnya. Ubed berharap pengalaman ini dapat membantunya berkembang dan meraih hasil yang lebih baik pada turnamen mendatang.

Jadwal Turnamen Berikutnya

Perjalanan Ubed belum berhenti. Setelah badminton French Open 2026, ia dijadwalkan tampil di Korea Open, Kumamoto Masters, dan Hong Kong Open. Ketiga turnamen tersebut menjadi peluang bagi Ubed untuk memperbaiki posisinya di ranking dunia. Dengan modal pengalaman dari Paris, Ubed optimistis dapat tampil lebih baik dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi.

Baca juga:
NFL Suspends Officials Jeff Seeman and Adrian Hill After Viral Videos with Players

Kenaikan peringkat ke posisi 25 dunia menjadi bukti bahwa Ubed memiliki potensi besar. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PP PBSI, diharapkan dapat membantunya terus berkembang. Pengalaman bertanding di level tertinggi akan menjadi bekal berharga bagi masa depan bulu tangkis Indonesia.

Hingga saat ini, Ubed masih menjadi salah satu pebulu tangkis muda yang patut diperhitungkan. Prestasinya di badminton French Open 2026 menjadi langkah awal yang baik untuk menuju puncak ranking dunia. Penggemar bulu tangkis Indonesia tentu berharap Ubed dapat terus konsisten dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *