Sorothari – 01 November 2026 | Tim nasional sepak bola Panama U-15 menjadi salah satu lawan yang dihadapi Timnas Indonesia U-15 dalam perjalanan Garuda Muda di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 di Baku, Azerbaijan. Indonesia berhasil mengalahkan Panama dengan skor 5-3 pada babak 16 besar, Rabu (28/10/2026), sebelum akhirnya takluk 1-6 dari Luksemburg di perempat final, Kamis (29/10/2026). Kekalahan ini mengakhiri langkah Indonesia di Tier C turnamen yang berlangsung 24-30 Oktober 2026 tersebut.
Pertandingan melawan Luksemburg berlangsung di Pitch 10A Hovsan Competition Complex, Baku. Sejak awal, Luksemburg tampil mendominasi. Mereka mencetak gol pembuka pada menit ketujuh setelah memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kiper Indonesia, Renaldy Rizky. Indonesia yang dilatih Furqon Alkatiri menurunkan Renaldi Rizky, Muhammad Fayyad, Jasshen Janneiro, Reganatha Harfi, I Kadek Dwi, Daniel Febrianto, Muhammad Hariri, dan Muhammad Nazar sebagai delapan pemain terbaik sejak menit pertama.
Baca juga:Luksemburg terus menekan dan menambah gol kedua pada menit ke-23 melalui serangan cepat dari belakang. Indonesia sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-29 saat Lyonel Musaling memanfaatkan kesalahan kiper lawan yang gagal menangkap bola tendangan bebas dengan baik. Namun, momentum itu tak bertahan lama. Luksemburg kembali mencetak gol dalam waktu kurang dari satu menit, mengubah skor menjadi 1-3. Di sisa laga, Luksemburg menambah tiga gol lagi melalui penalti pada menit ke-35, lalu menit ke-37, dan menit ke-39. Laga pun berakhir dengan skor 1-6 untuk kemenangan Luksemburg.
Kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Indonesia di Tier C Piala Dunia U-15 2026. Sebelumnya, Garuda Muda mencatat hasil beragam di Grup G. Mereka mengawali dengan kemenangan telak 7-1 atas Fiji U-15, tetapi kemudian kalah 0-3 dari Wales U-15. Indonesia juga bermain imbang 1-1 melawan Bangladesh U-15 dan takluk 1-2 dari Portugal U-15. Peluang melaju ke Tier C akhirnya dipastikan setelah Indonesia membukukan kemenangan besar 6-1 atas Burundi U-15, yang membuat mereka finis di peringkat ketiga Grup G dari enam tim.
Baca juga:Di babak 16 besar, Indonesia sempat menyingkirkan Moldova U-15 melalui adu penalti dengan skor 9-8 setelah bermain imbang 3-3. Kemenangan dramatis itu membawa Garuda Muda ke perebutan peringkat ke-65 hingga ke-96. Selanjutnya, Indonesia mengalahkan tim nasional sepak bola Panama U-15 dengan skor 5-3 pada Rabu (28/10/2026) untuk melaju ke perempat final. Hasil positif atas Panama membuat skuad asuhan Furqon Alqatiri melanjutkan langkah di jalur perebutan peringkat ke-65 hingga ke-80, sebelum akhirnya dihentikan Luksemburg.
Turnamen Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 menggunakan sistem tier untuk menentukan peringkat akhir seluruh peserta. Sistem ini membagi tim ke dalam beberapa tingkat berdasarkan performa, sehingga setiap tim memiliki kesempatan untuk bersaing sesuai levelnya. Bagi Indonesia, partisipasi di ajang ini menjadi ajang pembelajaran berharga bagi para pemain muda. Meski harus mengakui keunggulan Luksemburg, pengalaman bertanding di level internasional diharapkan dapat menjadi modal berharga untuk pembinaan sepak bola usia dini di Tanah Air.
Baca juga:Sementara itu, dalam perkembangan sepak bola nasional, penyerang Dewa United, Rafael Struick, mengaku tidak memasang harapan tinggi untuk kembali dipanggil ke Timnas Indonesia era John Herdman. Pemain berusia 23 tahun itu menegaskan tetap fokus menunjukkan performa terbaik bersama klubnya. “Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak. Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan bersama Dewa United,” kata Struick di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Ia terakhir kali membela Timnas Indonesia senior pada 20 Maret 2025 saat menghadapi Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.












