Sorothari – 01 November 2026 | CLEVELAND — Pertandingan cavaliers vs wizards berakhir dengan kemenangan tuan rumah Cleveland Cavaliers 121-111 atas Washington Wizards pada Rabu malam waktu setempat. Kemenangan ini diraih setelah Cavaliers tertinggal di paruh pertama dan bangkit di babak kedua, sekaligus merusak debut AJ Dybantsa di NBA. Evan Mobley menjadi bintang dengan 24 poin, disusul Peyton Watson yang menambahkan 22 poin.
Dybantsa, yang merupakan pilihan pertama dalam draft Juni lalu, memimpin Wizards dengan 19 poin. Ia tampil sebagai starter di posisi shooting guard dan bermain selama 26 menit. Pemain muda ini sempat absen dalam empat pertandingan pertama musim ini akibat cedera pergelangan kaki. Meski demikian, ia langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak sembilan poin pada kuarter pertama. Menurut data Sportradar, itu adalah torehan poin tertinggi di kuarter pertama bagi seorang rookie Wizards pada laga debutnya sejak setidaknya musim 1996-97.
Baca juga:Donovan Mitchell menambahkan 19 poin bagi Cavaliers, yang kini meraih tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya menyia-nyiakan keunggulan 29 poin dan kalah di laga pembuka di Philadelphia. Di kubu Wizards, Anthony Davis dan Alex Sarr masing-masing menyumbang 18 poin, sementara Bilal Coulibaly menambahkan 17 poin setelah berhasil memasukkan delapan tembakan pertamanya. Kyshawn George mencatatkan 11 assist dalam pertandingan ini.
Jalannya pertandingan cavaliers vs wizards sempat berlangsung ketat di awal. Wizards yang diperkuat Dybantsa mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan unggul di paruh pertama. Namun, Cavaliers yang bermain di hadapan pendukung sendiri tidak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas pertahanan dan mempercepat tempo serangan di babak kedua untuk membalikkan keadaan. Mobley dan Watson menjadi motor serangan, sementara Mitchell memberikan kontribusi penting di momen-momen krusial.
Bagi Dybantsa, laga ini menjadi momen yang ia nantikan setelah harus menepi karena cedera. Meski debutnya berakhir dengan kekalahan, penampilannya memberikan harapan bagi Wizards. Kemampuannya mencetak poin di kuarter pertama menunjukkan bahwa ia siap bersaing di level NBA. Wizards sendiri masih harus berbenah setelah menelan kekalahan kelima dalam enam pertandingan musim ini.
Baca juga:Sementara itu, Cavaliers menunjukkan karakter tim yang tangguh. Setelah kehilangan keunggulan besar di Philadelphia, mereka bangkit dan kini meraih tiga kemenangan berturut-turut. Kombinasi Mobley, Watson, dan Mitchell diyakini akan menjadi kekuatan utama Cavaliers musim ini. Pelatih Cavaliers, J.B. Bickerstaff, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. “Kami menunjukkan mentalitas yang kuat di babak kedua. Para pemain tidak menyerah dan terus berjuang,” ujar Bickerstaff dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kemenangan ini membawa Cavaliers ke posisi yang lebih baik di klasemen sementara Wilayah Timur. Sementara Wizards masih tertahan di papan bawah dan perlu segera menemukan konsistensi permainan. Debut Dybantsa memang menjadi sorotan, tetapi hasil akhir menunjukkan bahwa Cavaliers masih terlalu kuat untuk Wizards malam itu.
Selanjutnya, Cavaliers akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas tim kuat lainnya, sementara Wizards akan berusaha bangkit di kandang sendiri. Dybantsa diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Wizards di pertandingan-pertandingan mendatang. Pertandingan cavaliers vs wizards kali ini setidaknya memberikan gambaran bahwa persaingan di NBA musim ini akan semakin menarik, terutama dengan kehadiran para pemain muda berbakat seperti Dybantsa.
Baca juga:











