Apple MacBook Pro Terbaru: Layar Sentuh, Logo Menyala, dan Harga Selangit

Apple MacBook Pro Terbaru: Layar Sentuh, Logo Menyala, dan Harga Selangit
Apple MacBook Pro Terbaru: Layar Sentuh, Logo Menyala, dan Harga Selangit

Sorothari – 03 November 2026 | Apple resmi memperbarui lini Apple MacBook Pro dengan menghadirkan model layar sentuh pertama, panel OLED PROLED XDR, dan logo apel yang kembali menyala setelah sepuluh tahun absen. Peluncuran ini menjadi bagian dari gelombang lima produk baru Apple yang dirilis pada Jumat, 6 November 2026, termasuk iMac M6, iPad mini OLED, dan MacBook Pro 14 inci bermesin M6.

Langkah tersebut menandai pergeseran strategi Apple yang selama bertahun-tahun menolak menghadirkan layar sentuh pada komputer portabel. Pada 2010, pendiri Apple, Steve Jobs, pernah menyebut perangkat semacam itu “buruk dari sisi ergonomi” setelah melakukan sejumlah pengujian internal. Kini, di bawah kepemimpinan CEO baru Jon Ternus, Apple memutuskan untuk masuk ke segmen yang sudah lama digarap produsen PC lain.

Baca juga:
MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max Resmi Meluncur, Layar Sentuh PROLED XDR Jadi Standar Baru

Dua Varian MacBook Pro dengan Karakter Berbeda

Apple merilis dua keluarga MacBook Pro yang menyasar kebutuhan berbeda. Model 14 inci standar mengandalkan chip M6 dan ditujukan untuk pekerjaan profesional tingkat dasar. Perangkat ini masih memakai layar mini-LED 14 inci dengan refresh rate hingga 120Hz, tiga port Thunderbolt 4, port HDMI, slot kartu SDXC, serta kamera web 12MP. Harga awalnya dipatok 1.999 dolar AS, meski bisa melonjak drastis jika pengguna menambah kapasitas layar, chip, memori, atau penyimpanan.

Sementara itu, varian paling menarik adalah MacBook Pro layar sentuh yang tersedia dalam ukuran 14 dan 16 inci. Perangkat ini menggunakan panel OLED yang oleh Apple disebut PROLED XDR, dengan kecerahan tipikal hingga 1.000 nits dan kecerahan HDR hingga 2.000 nits. Layar sentuhnya mendukung gestur gulir, zoom, menggambar, hingga memanipulasi objek dalam aplikasi pemodelan 3D dan memainkan instrumen virtual di Logic Pro.

Apple mengklaim layar tersebut dirancang untuk mempercepat respons sentuhan dan memberikan kebebasan gerak bagi pengguna. Selain itu, MacBook Pro anyar ini membawa kembali logo Apple yang menyala di bagian belakang, fitur yang terakhir kali terlihat sekitar satu dekade lalu. Logo tersebut diklaim mampu menyesuaikan intensitas cahaya dengan kondisi sekitar dan otomatis mati saat laptop ditutup.

Dynamic Island dan Pilihan Chip M5

Untuk pertama kalinya, Apple MacBook Pro layar sentuh juga dilengkapi Dynamic Island, menggantikan notch yang selama ini hadir di MacBook Pro dan MacBook Air generasi sebelumnya. Area tersebut berfungsi sebagai kamera web sekaligus zona khusus untuk Spotlight, Live Activities, dan Siri AI.

Baca juga:
Apple Siapkan MacBook Pro Touchscreen Generasi Kedua dengan Chip M7, M6 MacBook Pro Tetap Jadi Pilihan Entry-Level

Berbeda dari model 14 inci standar yang memakai chip M6, varian layar sentuh hanya tersedia dengan chip M5 Pro atau M5 Max. Kedua chip tersebut diperkenalkan pada Maret 2026. Apple memposisikan perangkat ini untuk pekerjaan paling berat, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan buatan. Daya tahan baterainya diklaim 13 jam lebih lama dibandingkan MacBook Pro berbasis prosesor Intel, dengan kemampuan pengisian cepat hingga 50 persen dalam 30 menit.

Harga yang harus dibayar pun tidak main-main. Model 14 inci M5 Pro dibanderol mulai 2.899 dolar AS, sedangkan versi 16 inci mulai 3.399 dolar AS. Konfigurasi tertinggi MacBook Pro 16 inci mencapai 14.549 dolar AS, dengan sekitar separuh biaya berasal dari memori 16TB. Di pasar Eropa, laporan menyebut harga perangkat ini bisa mencapai 16.000 euro untuk spesifikasi puncak.

Perluasan Lini dan Peta Persaingan

Dengan langkah ini, Apple memperluas portofolio MacBook yang sebelumnya hanya terdiri dari MacBook Air dan MacBook Pro. Kini ada MacBook Neo untuk pembeli yang lebih sensitif harga, serta varian ultra-mewah Proled XDR. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya Apple mengerek pangsa pasar yang dalam beberapa tahun terakhir disebut stagnan.

Di sisi lain, kehadiran Apple MacBook Pro layar sentuh mendapat tantangan dari pesaing. Microsoft Surface Laptop Ultra, misalnya, menawarkan layar Mini-LED 120Hz dengan rasio 3:2 dan chip grafis Nvidia RTX Spark. Dalam uji bongkar yang dilakukan iFixit, Surface Laptop Ultra meraih skor kemudahan perbaikan 8 dari 10, jauh di atas MacBook Pro M5 yang hanya memperoleh empat poin. Microsoft disebut telah menerbitkan panduan perbaikan resmi dan berencana menyediakan suku cadang asli melalui toko daring iFixit.

Baca juga:
Kode Anime Zero Oktober 2026: Daftar Kode Aktif dan Cara Redeem

Meski demikian, Apple tampaknya tetap fokus pada pengalaman pengguna dan performa. Model 14 inci dengan chip M6 diklaim hingga 13 kali lebih cepat untuk pemrosesan AI dibandingkan MacBook Pro M1, sementara iMac M6 disebut lima kali lebih cepat dari iMac M4 dan 12 kali lebih cepat dari iMac M1. Klaim tersebut menjadi sinyal bahwa Apple ingin mendorong pengguna perangkat lama untuk melakukan pembaruan.

Hingga saat ini, MacBook Pro Proled XDR sudah dapat dipesan lebih awal dan dijadwalkan mulai dikirim pada 6 November 2026. Apple belum memberikan keterangan resmi mengenai ketersediaan di pasar Indonesia maupun harga lokal untuk seluruh varian terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *