Shayne Pattynama Masih Nol Menit di Persija, Jakmania Pertanyakan Keputusan Shin Tae-yong

Shayne Pattynama Masih Nol Menit di Persija, Jakmania Pertanyakan Keputusan Shin Tae-yong
Shayne Pattynama Masih Nol Menit di Persija, Jakmania Pertanyakan Keputusan Shin Tae-yong

Sorothari – 08 November 2026 | Nasib Shayne Pattynama di Persija Jakarta masih menjadi sorotan. Sejak bergabung pada putaran kedua musim lalu, bek kiri Timnas Indonesia itu belum sekalipun tampil di BRI Super League 2026/2027. Bahkan, ia tak pernah masuk daftar susunan pemain (DSP) dalam delapan laga yang sudah dijalani Macan Kemayoran. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar, terutama setelah Shin Tae-yong mengambil alih kursi pelatih.

Pattynama sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan pada musim sebelumnya. Di bawah arahan Mauricio Souza, ia mencatatkan 10 penampilan di BRI Super League 2025/2026. Namun, kedatangan Shin Tae-yong pada musim 2026/2027 justru membuat menit bermainnya sirna. Hingga pekan kedelapan, pemain berusia 28 tahun itu belum sekalipun merumput, bahkan untuk laga sekelas I.League Cup.

Baca juga:
Persebaya Vs Persijap Berakhir Imbang 1-1, Tavares Soroti Strategi Parkir Bus Lawan

Kekecewaan Pattynama pun terungkap. Dalam wawancara yang dikutip dari Suara.com, ia mengaku siap bermain dan tidak memahami alasan di balik absennya. “Sejujurnya, saya siap bermain. Saya tidak pernah dilibatkan dan saya tidak mengerti alasannya. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya ingin menjadi bagian dari tim ini dan klub ini. Saya selalu siap bermain, tetapi sampai sekarang saya belum bisa menunjukkan kemampuan saya,” ujarnya.

Meski frustrasi, Pattynama memilih untuk tetap profesional. Ia tidak melontarkan kritik terhadap Persija atau pelatih. Sebaliknya, ia memberikan apresiasi kepada rekan-rekan setimnya yang tampil impresif. Persija saat ini memuncaki klasemen sementara Super League 2026/2027, dan Pattynama mengaku senang meski belum bisa berkontribusi langsung di lapangan.

Kritik Jakmania dan Isu Anak Emas

Keputusan Shin Tae-yong untuk tidak memainkan Pattynama menuai reaksi keras dari suporter. Setelah laga melawan PSMS Medan pada Selasa (3/11/2026) dalam pembuka I.League Cup, kritik Jakmania semakin ramai. Sebagian suporter mempertanyakan dasar pemilihan pemain dan menyinggung istilah “anak emas” pelatih.

Perdebatan mencuat setelah unggahan akun Instagram infoligaindonesia_ pada Rabu (4/11/2026). Akun tersebut menampilkan narasi bahwa Pattynama masih belum dipercaya turun ke lapangan. Unggahan itu memancing ratusan komentar dari warganet yang penasaran dengan alasan teknis di balik keputusan tersebut. Dalam foto yang beredar, terlihat Shin Tae-yong berdampingan dengan Pattynama menggunakan seragam Persija, disertai tulisan sindiran mengenai pemain yang disebut sebagai “anak emas” sang pelatih.

Sejumlah komentar mempertanyakan mengapa Pattynama belum mendapat peluang, sementara pemain lain dinilai lebih sering memperoleh kepercayaan dari tim pelatih. Isu ini kian memanas karena pada laga melawan PSMS Medan, yang mayoritas diisi pemain lapis kedua, Pattynama tetap tidak diturunkan. Padahal, ia sudah masuk dalam daftar susunan pemain, membuka harapan akan debut perdananya bersama Macan Kemayoran musim ini.

Baca juga:
Shayne Pattynama Ungkap Kondisi Cedera dan Ambisi Bawa Persija Juara

Peluang di Tengah Absennya Dony Tri

Harapan baru bagi Pattynama muncul menjelang laga besar melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (7/11/2026). Persija dipastikan tidak akan diperkuat Dony Tri Pamungkas yang menjalani sanksi kartu merah saat melawan Dewa United. Absennya Dony Tri membuka peluang perubahan komposisi di sektor bek sayap kiri.

Pattynama pun disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti. Pemain yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri itu sebelumnya turut dibawa dalam skuad Persija pada laga pembuka League Cup melawan PSMS Medan, meski belum mendapatkan kesempatan tampil. Masih minimnya menit bermain membuat banyak pihak penasaran apakah laga kontra Persebaya akan menjadi momen debutnya.

Selain Pattynama, Persija masih memiliki opsi lain di posisi yang sama. Namun, absennya Dony Tri menjelang laga penting kontra Persebaya membuat persaingan memperebutkan satu tempat di sisi kiri pertahanan semakin menarik untuk disimak. Kehadiran Pattynama dinilai dapat menambah opsi bagi tim, terutama dalam membangun serangan dari sisi lapangan sekaligus menjaga keseimbangan lini pertahanan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Persija maupun Shin Tae-yong mengenai alasan tidak dimainkannya Pattynama. Pelatih asal Korea Selatan itu juga belum memberikan penjelasan detail terkait pilihan pemainnya. Sementara itu, Pattynama terus menjaga kebugaran dan kesiapannya, berharap kesempatan itu akhirnya datang.

Di sisi lain, Pattynama memiliki cara tersendiri untuk menjaga kondisi fisiknya. Dalam acara “Got Beef? Let’s Go” yang diselenggarakan Meat & Livestock Australia (MLA) bersama The Gourmet by Ranch Market melalui kemitraan dengan ASEAN United FC di Jakarta pada Kamis (5/11/2026), ia mengungkapkan bahwa daging sapi Australia menjadi favoritnya. “Kualitas daging sapi Aussie Beef sangat luar biasa dan menurut saya itu yang terbaik,” ujarnya. Ia bahkan bisa mengonsumsi daging sapi hingga enam kali seminggu untuk menjaga kebugaran.

Baca juga:
Hasil Persija vs Borneo: Gol Tunggal Jeremejeff Patahkan Kutukan Segiri

Kecintaannya pada kuliner Indonesia juga terlihat dari pilihan makanannya. Pattynama mengaku menyukai soto goreng dan soto ayam. “Saya selalu memesan soto goreng. Saya juga suka soto ayam, tetapi untuk sekarang, soto goreng,” tuturnya. Meski demikian, fokus utamanya tetap pada sepak bola dan harapan untuk segera membela Persija di lapangan.

Dengan kompetisi yang masih panjang, peluang Pattynama untuk menembus tim utama masih terbuka. Namun, tekanan dari suporter dan kebutuhan akan menit bermain membuat situasinya semakin pelik. Kini, semua mata tertuju pada keputusan Shin Tae-yong dalam laga-laga berikutnya, termasuk apakah Pattynama akan akhirnya dipercaya mengisi pos bek kiri melawan Persebaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *