Berita  

Cerita Saksi soal Kecelakaan di Pondok Gede: Mobil Pindah Jalur, Hantam 6 Motor

Cerita Saksi soal Kecelakaan di Pondok Gede: Mobil Pindah Jalur, Hantam 6 Motor
Cerita Saksi soal Kecelakaan di Pondok Gede: Mobil Pindah Jalur, Hantam 6 Motor

Sorothari – 15 Juli 2026 | Cerita saksi soal kecelakaan di Pondok Gede: Mobil pindah jalur, hantam 6 motor menjadi sorotan setelah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) malam di Jalan Raya Pondok Gede, Jakarta Timur. Sejumlah saksi mata memberikan kesaksiannya mengenai detik-detik insiden yang melibatkan satu mobil Daihatsu Xenia dengan beberapa sepeda motor tersebut.

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Mobil Xenia bernomor polisi B 2918 UFQ melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Pondok Gede. Sesampainya di dekat toko Ban Maxxis, Kecamatan Cipayung, mobil tersebut tiba-tiba keluar jalur dan menabrak sejumlah sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.

Baca juga:
Ultimatum Mitra MBG: Segel Dapur Makan Bergizi Gratis Mulai 17 Agustus Jika BGN Tak Penuhi Tuntutan

Seorang saksi mata, Gewor (52), yang berjualan di lokasi, menuturkan bahwa ia sedang melayani pembeli ketika suara benturan keras terdengar. Ia melihat mobil dari arah berlawanan berpindah jalur dan langsung menghantam enam motor yang ada di depannya. “Posisi [mobil] berarti salah ambil jalur sini semua, dihantam semua,” ujarnya. Usai kejadian, beberapa korban mendatangi lapak dagangannya sambil menunggu ambulans dan polisi tiba. Gewor menyebut setidaknya enam ambulans dan dua mobil derek datang ke lokasi.

Saksi lain, Asep, yang baru menutup toko tanaman di dekat lokasi, mengaku mendengar suara benturan keras sekitar pukul 23.30 WIB. Ia keluar dan melihat empat sepeda motor serta satu mobil minibus terlibat kecelakaan. Asep menuturkan ada tujuh korban, termasuk yang berboncengan. “Ada korban yang saya lihat cukup parah, rahangnya seperti bergeser dan sempat muntah-muntah. Korban langsung dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, Widodo, seorang satpam bank yang bertugas di dekat lokasi, memberikan kesaksian berbeda. Ia mengatakan mobil tidak berpindah jalur, melainkan tiba-tiba kehilangan kendali dan membanting setir hingga keluar jalur. “Enggak lewat jalur berlawanan, jalurnya sudah benar. Tiba-tiba langsung ke arah sana, kayak mabalang (blong), terus banting setir,” ujarnya. Widodo memperkirakan kecepatan mobil sekitar 60 km/jam. Ia melihat langsung dua motor tertabrak di depan matanya, namun dari informasi warga, jumlah motor yang terdampak mencapai empat hingga lima unit.

Baca juga:
15 Teman Kuliah Jokowi Siap Bersaksi dalam Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Ijazah

Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur mengkonfirmasi bahwa kecelakaan melibatkan empat sepeda motor dan tiga orang mengalami luka-luka. Kanit Laka Lantas AKP Darwis menyebut korban pertama adalah ZIH (22), pengendara motor Honda B 4452 KMT, yang mengalami luka di pipi kiri, dagu sobek, dan dahi kiri memar. Korban kedua, SA (25), pengendara Yamaha Aerox B 4001 KRC, mengalami luka sobek di pipi dan dahi, lecet kaki kanan, serta nyeri paha kanan. Korban ketiga, AMA (23), pengendara Yamaha Xmax H 2045 KRC, mengalami luka dalam di kepala. Satu korban lainnya belum diketahui identitasnya. Seluruh korban dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Sopir mobil Daihatsu Xenia berinisial SS (52) telah diamankan oleh polisi. Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi menyatakan bahwa SS masih berstatus saksi dan saat ini masih dalam pemeriksaan untuk mendalami penyebab kecelakaan. “Iya, sopir inisial SS diamankan. Masih dalam pemeriksaan, penyebab masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut, apakah akibat sopir mengantuk, kehilangan kendali, atau faktor lainnya.

Baca juga:
Warga Wailamung Sikka Tewas Digigit Babi Hutan saat Berburu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *