Berita  

Panglima Kohanudnas Tinjau Kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat dan Satrad 208 Takalar di Sulsel

Panglima Kohanudnas Tinjau Kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat dan Satrad 208 Takalar di Sulsel
Panglima Kohanudnas Tinjau Kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat dan Satrad 208 Takalar di Sulsel

Sorothari – 26 Juli 2026 | Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono P melakukan peninjauan langsung ke Batalyon Arhanud 23 Pasgat dan Satuan Radar (Satrad) 208 Takalar di Sulawesi Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan peresmian dua satuan penting dalam sistem pertahanan udara nasional tersebut.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 itu disambut langsung oleh Danyon Arhanud 23 Pasgat Letkol Pas Trubus Dedy Nurcahya beserta jajarannya. Kepala Penerangan Kohanudnas Kolonel (Sus) Yuto Nugroho mengungkapkan bahwa kegiatan dilanjutkan dengan paparan kesiapan operasional satuan. Paparan mencakup kondisi alat peralatan pertahanan (Alpalhan), personel, serta dukungan operasi.

Baca juga:
Rudal Iran Hantam Yordania Lagi, Sirene Bahaya Menggema di Aqaba dalam Serangan Terbaru ke Timur Tengah

“Kesiapan pertahanan udara merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan ruang udara nasional di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang,” ujar Yuto saat dikonfirmasi pada Minggu, 26 Juli 2026.

Pada waktu yang sama, mewakili Pangkohanudnas, Asops Kaskohanudnas Marsma TNI Setiawan meninjau kesiapan Satrad 208 Takalar. Di sana, Marsma Setiawan diterima oleh Letkol Lek Hadi P Doly Palondongan. Peninjauan difokuskan pada kesiapan radar, fasilitas pendukung, dan aspek operasional guna memastikan satuan yang akan segera diresmikan tersebut siap beroperasi secara optimal sejak hari pertama pengoperasiannya.

Yuto menjelaskan bahwa kemampuan mendeteksi setiap potensi ancaman secara dini, didukung unsur penindak yang siap digerakkan setiap saat, menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi pertahanan udara. Kehadiran Satrad 208 Takalar akan memperkuat kemampuan deteksi dini, sementara Yon Arhanud 23 Pasgat meningkatkan kesiapan unsur penindak dalam merespons setiap potensi ancaman.

Panglima Kohanudnas cek kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat and Satrad 208 Takalar Sulsel merupakan langkah strategis untuk memastikan dua satuan ini dapat berfungsi maksimal dalam memperkuat pertahanan udara Indonesia. Peresmian kedua satuan di Provinsi Sulawesi Selatan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan jaringan sensor pertahanan udara nasional.

Kunjungan tersebut juga menegaskan komitmen Kohanudnas dalam memelihara dan meningkatkan kesiapan operasional satuan-satuan di bawahnya. Dengan personel dan alpalhan yang siap, diharapkan setiap ancaman terhadap ruang udara nasional dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.

Baca juga:
Khawatirkan Rudal Iran, Wali Kota di Tel Aviv Mulai Buka Semua Bunker untuk Warga Berlindung

Secara terpisah, Asops Kaskohanudnas Marsma TNI Setiawan menyampaikan bahwa Satrad 208 Takalar akan menjadi salah satu mata rantai penting dalam sistem radar nasional. Satuan ini akan berperan dalam mendeteksi pergerakan objek udara yang mencurigakan, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh Yon Arhanud 23 Pasgat maupun unsur pertahanan udara lainnya.

Dengan adanya Satrad 208, cakupan deteksi radar di wilayah Indonesia bagian timur semakin luas. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat kedaulatan udara di seluruh wilayah NKRI. Panglima Kohanudnas cek kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat and Satrad 208 Takalar Sulsel menjadi bukti keseriusan TNI AU dalam memodernisasi alat utama sistem pertahanan udara.

Sementara itu, Yon Arhanud 23 Pasgat yang merupakan batalyon artileri pertahanan udara memiliki peran krusial sebagai unsur penindak. Dengan persenjataan dan personel yang mumpuni, satuan ini siap menembak jatuh setiap ancaman yang terdeteksi. Kesiapan operasional yang terus dipantau secara berkala menjadi prioritas utama.

Kolonel Yuto menambahkan bahwa pengecekan menyeluruh terhadap Alpalhan dan personel dilakukan agar tidak ada celah dalam sistem pertahanan. “Setiap satuan harus siap siaga 24 jam untuk melindungi langit Indonesia,” tegasnya.

Peresmian Yon Arhanud 23 Pasgat dan Satrad 208 Takalar direncanakan berlangsung dalam waktu dekat. Setelah diresmikan, kedua satuan akan langsung beroperasi penuh di bawah kendali Kohanudnas. Dengan demikian, pertahanan udara di kawasan Sulawesi Selatan dan sekitarnya semakin diperkuat.

Baca juga:
Israel: Iran Pindahkan Ribuan Sentrifugal Nuklir ke Gunung Pickaxe, Trump Ancam Serangan

Langkah ini juga menjadi bagian dari modernisasi TNI AU dalam menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin kompleks. Panglima Kohanudnas cek kesiapan Batalyon Arhanud 23 Pasgat and Satrad 208 Takalar Sulsel menunjukkan bahwa TNI AU tidak hanya fokus pada pengadaan alutsista baru, tetapi juga memastikan kesiapan operasional satuan yang sudah ada.

Kedepannya, Kohanudnas akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan satuan secara berkala. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara, termasuk melalui kesadaran akan pentingnya keamanan ruang udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *