Sorothari – 31 Agustus 2026 | Viral video gerai Gacoan Aceh Tamiang rusak dihantam angin kencang, warga bersyukur selamat dari peristiwa cuaca ekstrem yang menerjang kawasan Kabupaten Aceh Tamiang pada Jumat (28/8) malam. Peristiwa hujan deras disertai angin kencang tersebut tidak hanya merusak tempat usaha kuliner tersebut, tetapi juga memporak-porandakan puluhan rumah warga, fasilitas umum, hingga kantor pemerintahan setempat.
Berdasarkan data pendataan awal pada Sabtu (29/8), dampak cuaca ekstrem dilaporkan paling parah melanda sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Kota Kualasimpang. Embusan angin kencang mengakibatkan atap seng berterbangan, dinding rumah roboh, serta sejumlah pohon besar tumbang ke badan jalan.
Baca juga:Kerusakan di Karang Baru dan Kualasimpang
Di Kecamatan Karang Baru, kerusakan tersebar di beberapa titik pemukiman dan tempat usaha:
- Desa Bundar: Kerusakan atap seng dan dinding dialami sejumlah warga seperti Ibu Ulis (58), Magono (49), Rustam (50), Nopi (56), dan Dedek (49). Di desa ini juga terjadi kerusakan ringan pada bangunan usaha Mie Gacoan serta tiang listrik setempat.
- Desa Air Tenang: Kerusakan atap, kanopi, hingga hunian sementara (huntara) menimpa Marjanah (55), Herianto (46), Yunus (40), Al Hafis (38), Nur Aini (42), Abdul Manan (50), dan Radiah (56).
- Desa Sukajadi: Satu unit gubuk milik Jamilah (60) dilaporkan rusak.
- Desa Kesehatan: Kerusakan dinding dan atap dialami warga bernama Suci Triani (38).
- Desa Tanjung Karang: Kerusakan terjadi pada bangunan almarhumah Kamaliah, lapak usaha Ahmad Dalawi, dan rumah Cut Sarah Farida (30).
- Desa Tanah Terban: Kanopi Masjid Al Ikhlas dilaporkan mengalami kerusakan.
Selain pemukiman dan tempat usaha, atap Kantor Bupati Aceh Tamiang yang berlokasi di Karang Baru turut terlepas terbawa angin, bersama dengan beberapa kafe di kawasan sekitarnya.
Sementara itu di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, terjangan angin merusak huntara milik M. Yunus (49), Arif Farah Dila (46), Irmawan (42), dan Asnawati (69). Rumah pribadi warga atas nama Asrif, Kamariah (55), Citra Sari (31), Irwansyah (45), Fitriana (55), dan Dahniar Pane (75) juga mengalami kerusakan pada bagian atap.
Baca juga:Penanganan oleh BPBD Aceh Tamiang
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt. Kalak BPBD) Aceh Tamiang, Imam Suhery, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan data lengkap dari seluruh wilayah terdampak.
Imam Suhery menegaskan bahwa hingga Sabtu siang, pihaknya belum menerima rekapitulasi laporan menyeluruh dari seluruh kecamatan di Aceh Tamiang. Meski demikian, tim reaksi cepat BPBD langsung dikerahkan ke lapangan untuk menangani pohon tumbang di sedikitnya tujuh titik lokasi agar akses lalu lintas warga dapat kembali normal.
Petugas bekerja membersihkan material pohon dan puing bangunan hingga Sabtu pukul 03.00 dini hari. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Baca juga:












