Berita  

Cuaca Global Akhir Pekan: Delhi Berbenah, Eropa dan AS Siaga, Pasifik Pantau Badai

Cuaca Global Akhir Pekan: Delhi Berbenah, Eropa dan AS Siaga, Pasifik Pantau Badai
Cuaca Global Akhir Pekan: Delhi Berbenah, Eropa dan AS Siaga, Pasifik Pantau Badai

Sorothari – 24 Oktober 2026 | Perkembangan weather atau cuaca global pada akhir pekan ini menunjukkan dinamika yang beragam di sejumlah kawasan. Di New Delhi, India, kualitas udara dilaporkan membaik ke kategori “moderat” setelah tiga hari berturut-turut berada di level “buruk”, sementara suhu minimum di ibu kota India itu mengalami penurunan. Perubahan ini terjadi di tengah pantauan satelit NASA yang mendeteksi 545 titik kebakaran lahan pertanian di Punjab dan Haryana. Sementara itu, laporan cuaca dari Eropa, Amerika Serikat, dan kawasan Pasifik juga menyoroti potensi hujan lebat, badai tropis, hingga risiko kebakaran yang relatif rendah.

Berdasarkan data Central Pollution Control Board (CPCB) India, indeks kualitas udara (AQI) di Delhi tercatat 185 pada pukul 09.00 waktu setempat, membaik dibandingkan rata-rata 24 jam pada Jumat yang mencapai 230. Angka ini menjadi kabar baik bagi warga setelah sebelumnya kualitas udara sempat memburuk. Meski demikian, masih terdapat 24 dari 58 stasiun pemantauan yang melaporkan kualitas udara “buruk”, dengan PM2.5 menjadi polutan dominan di 39 stasiun dan PM10 di 18 stasiun lainnya.

Baca juga:
Ancaman Cuaca Windy Ekstrem: Badai Lowell Dekati Hawaii dan Sistem Tekanan Rendah Landa Amerika

India Meteorological Department (IMD) memperkirakan langit sebagian berawan dalam beberapa hari ke depan. Sepanjang Oktober, kualitas udara Delhi memang cenderung berada di kategori moderat, dengan perbaikan singkat usai hujan pada 12 dan 16 Oktober. AQI sempat menyentuh 187 pada 18 Oktober, 139 pada 19 Oktober, dan 179 pada 20 Oktober, sebelum mencapai level “buruk” pertama musim ini sebesar 245 pada 21 Oktober. Rata-rata tujuh hari hingga 23 Oktober tercatat 195, terendah ketiga untuk periode yang sama dalam rentang 12 tahun sejak 2015.

Di sisi lain, data satelit NASA mendeteksi 545 kebakaran lahan pertanian di Punjab dan Haryana antara 1 hingga 23 Oktober, dengan rincian 473 titik di Punjab dan 72 titik di Haryana. Sebanyak 50 kebakaran tercatat pada 23 Oktober, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 708 titik. Meski demikian, pemerintah setempat masih menghadapi tantangan dalam menekan polusi udara lintas batas yang kerap dipicu oleh praktik pembakaran sisa panen.

Peringatan Cuaca di Eropa dan Amerika Serikat

Laporan weather dari Eropa pada 24 Oktober 2026 menyoroti sejumlah isu lingkungan dan iklim, termasuk tekanan pada sumber daya air serta upaya Uni Eropa dalam memerangi penipuan pangan. Meski tidak merinci kondisi cuaca spesifik per negara, laporan tersebut menegaskan bahwa perubahan iklim dan pengelolaan air menjadi perhatian utama di kawasan Benua Biru.

Baca juga:
Sorotan Live Sydney: Dari Kue Uang Hingga Bandara Digital, Dinamika Kota Pelabuhan

Di Burlington, Vermont, Amerika Serikat, cuaca kering namun menyenangkan diperkirakan berlanjut sepanjang akhir pekan. Suhu pagi hari berada di kisaran 20 derajat Fahrenheit, dengan langit sebagian berawan yang berubah cerah pada sore hari dan suhu maksimum di 50-an derajat Fahrenheit, bahkan beberapa lokasi bisa mencapai 60 derajat. Minggu diperkirakan tetap cerah dengan suhu 50-an hingga awal 60-an derajat. Meski demikian, risiko kebakaran dilaporkan tetap rendah karena minimnya angin. Front dingin diperkirakan melintas pada Senin, membawa potensi hujan terisolasi dan suhu yang lebih dingin pada Selasa, dengan suhu maksimum di 40-an derajat dan minimum di 20-an hingga belasan derajat.

Sementara itu, di Honolulu, Hawaii, akhir pekan ini diprediksi cerah dengan hanya beberapa periode hujan. Angin pasat bertiup lembut hingga sedang, dan cuaca menyenangkan diperkirakan bertahan hingga Senin. Namun, perubahan dramatis diperkirakan terjadi mulai Senin malam ketika area tekanan rendah mendekat dari barat daya, membawa angin selatan yang lembap dan hujan lebat pada Selasa hingga Kamis. Tingkat curah hujan bisa mencapai 2 inci per jam, dengan potensi banjir. Warga diimbau mengambil langkah pencegahan, terutama di daerah rawan banjir. Ombak di perairan kota dan pedesaan juga diperkirakan meningkat pada Sabtu dan bertahan sepanjang akhir pekan.

Badai Tropis Vance dan Dampaknya

Di kawasan tropis, Hurricane Vance diproyeksikan mendekati daratan Meksiko pada pekan depan. Meskipun badai ini tidak diperkirakan mencapai Amerika Serikat, sebagian kelembapannya diprediksi membawa peluang hujan ke Texas pada akhir pekan Halloween. Pantauan weather atau cuaca di kawasan ini menjadi perhatian bagi warga yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan.

Baca juga:
Cuaca Akhir Pekan Lebih Dingin dan Berangin, Peringatan Angin Kencang di Beberapa Wilayah

Secara keseluruhan, dinamika weather global pada akhir pekan ini menunjukkan pentingnya pemantauan cuaca dan kualitas udara secara berkelanjutan. Perubahan kondisi atmosfer di berbagai belahan dunia saling terkait dan berdampak pada kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan hingga kesiapsiagaan bencana. Informasi terbaru dari lembaga meteorologi dan satelit terus menjadi acuan dalam menghadapi perkembangan cuaca yang dinamis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *