Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Tikam Sesama Sopir

Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Tikam Sesama Sopir
Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Tikam Sesama Sopir

Sorothari – 21 Juli 2026 | Seorang sopir truk di Makassar nekat menikam rekannya sesama sopir setelah antrean solar selama tujuh jam yang sudah ia tunggu tiba-tiba diserobot. Peristiwa ini terjadi di SPBU Cokroaminoto, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, pada Minggu (19/7/2026) pagi. Pelaku berinisial MH (31) menusuk korban A (30) menggunakan badik setelah terlibat cekcok mulut.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Mustari Alam mengungkapkan bahwa pelaku telah mengantre untuk mengisi BBM jenis solar sejak pukul 02.30 Wita bersama istri dan anaknya yang berada di dalam truk. Setelah menunggu sekitar tujuh jam, giliran pelaku untuk mengisi solar tiba sekitar pukul 09.45 Wita. Namun, saat hendak maju, tiba-tiba korban datang dari arah depan dan mengambil posisi antrean yang seharusnya menjadi milik pelaku. Korban beralasan akan mengisi Solar Dex atau solar nonsubsidi sehingga merasa tidak perlu mengikuti antrean kendaraan yang mengisi solar subsidi.

Baca juga:
Siapa Setiawan? Terduga Pencuri Motor Tewas Dihakimi Massa di Morowali, Video Detik-detik Kejadian Viral

Pelaku yang kesal kemudian meminta korban memindahkan truknya agar kembali ke antrean semula. Namun, ketika pelaku kembali menuju kendaraannya, korban justru memajukan truk ke jalur pengisian kendaraan besar. Perselisihan pun tak terhindarkan. Keduanya terlibat adu mulut di depan dispenser BBM. Korban diduga mengucapkan kata-kata kasar yang memicu emosi pelaku. Dalam kondisi emosi, pelaku langsung mencabut sebilah badik dan menikam korban sebanyak dua kali. Satu tikaman mengenai dada kanan bawah korban, sedangkan satu tikaman lainnya berhasil ditepis oleh korban.

Petugas SPBU Cokroaminoto, Arjun, yang menjadi saksi mata mengatakan bahwa pelaku sudah antre lebih dulu namun korban tiba-tiba menyelak. Ia dan petugas lain tidak menyangka akan terjadi penikaman. “Posisi pelaku ini masih antre jadi posisinya belum maju karena masih kena antrean. Tiba-tiba korban masuk, lalu cekcok, dan tiba-tiba terjadi penikaman,” ujarnya.

Baca juga:
Polda Aceh Ungkap Motif Perampokan Toko Emas oleh Oknum Polisi Bripda MZ

Setelah melakukan penikaman, pelaku berusaha melarikan diri namun berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Korban segera dilarikan ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Ismail mengonfirmasi bahwa pelaku telah diamankan dan kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Ada laporan masuk terkait penikaman yang terjadi saat antre solar. Kejadiannya antara sesama sopir mobil truk. Pelaku kami amankan,” kata Ismail.

Peristiwa ini menjadi gambaran betapa panjangnya antrean solar di Makassar akhir-akhir ini, yang kerap memicu ketegangan di kalangan sopir. Kelangkaan BBM bersubsidi seringkali membuat antrean mengular hingga berjam-jam, dan tidak jarang memicu perselisihan seperti yang terjadi kali ini. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi untuk tetap tenang dan mengutamakan keselamatan, serta tidak main hakim sendiri jika terjadi sengketa antrean. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam perawatan dan pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Tamalanrea.

Baca juga:
Olah TKP Kasus Ketua DPRD Bone Lempar Kue ke Staf: CCTV Rusak, Polisi Hadirkan Korban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *