Sorothari – 08 September 2026 | Barcelona dipastikan tampil tanpa gelandang andalan mereka, Frenkie de Jong, saat menjamu Feyenoord pada laga pembuka kompetisi Liga Champions di Camp Nou. Pemain tim nasional Belanda tersebut harus menepi dari skuad asuhan Hansi Flick akibat permasalahan cedera lutut yang dialaminya.
Ketiadaan Frenkie de Jong menjadi salah satu perhatian utama dalam rotasi yang diterapkan oleh Flick. Selain sang gelandang, Barcelona juga tidak dapat menurunkan Jesse Bisiwu yang mengalami memar, Roony Bardghji yang turut menderita cedera lutut, serta Eric Garcia yang harus menjalani masa hukuman suspensi.
Baca juga:Kondisi Skuad Barcelona dan Feyenoord
Kendati kehilangan sejumlah pilar penting, Barcelona melangkah ke pentas Eropa dengan modal performa impresif di kompetisi domestik. Skuad asuhan Hansi Flick menyapu bersih empat pertandingan awal La Liga dengan torehan kemenangan mutlak, mengumpulkan selisih gol 17-2 dan mencatatkan lima gol di tiga pertandingan berbeda.
Klub raksasa Catalan tersebut mengusung ambisi besar untuk kembali merengkuh trofi kompetisi tertinggi antarklub Eropa setelah penantian lebih dari satu dekade sejak kejayaan mereka pada edisi 2015. Pertemuan melawan Feyenoord ini juga menjadi duel perdana kedua tim di panggung Piala Eropa sejak bentrokan terakhir lebih dari lima dekade silam pada tahun 1974.
Di kubu lawan, Feyenoord menghadapi krisis pemain yang tak kalah berat. Tim tamu datang tanpa kehadiran Thomas Beelen yang mengalami patah kaki, Gjis Smal karena masalah pergelangan kaki, Jakub Moder serta Jordan Bos akibat cedera lutut, dan Bart Nieuwkoop yang masih terkendala kondisi fisik.
Baca juga:Peran Gelandang Tengah di Level Tertinggi Eropa
Keberadaan sosok pengatur serangan seperti Frenkie de Jong tetap dinilai krusial bagi keseimbangan taktik Barcelona. Di panggung sepak bola modern, gelandang berkarakter pengatur tempo dengan kemampuan distribusi bola di ruang sempit dan penetrasi vertikal menjadi komoditas penting bagi klub-klub elite Eropa.
Nama Frenkie de Jong konsisten masuk dalam jajaran gelandang tengah papan atas dunia yang berkompetisi di daratan Eropa bersama figur-figur kunci lain seperti Pedri, Rodri, Jude Bellingham, Joshua Kimmich, Vitinha, Joao Neves, Federico Valverde, serta Aurelien Tchouameni. Kehadiran nama-nama ini menegaskan dominasi kualitas sektor lini tengah yang tersebar di klub-klub mapan Spanyol, Jerman, dan Prancis.
Pada laga kontra Feyenoord, Barcelona menurunkan barisan pemain inti yang diisi oleh Garcia, Espart, Christensen, Cubarsi, Kounde, Rodri, Pedri, Fermin, Yamal, Gordon, dan Raphinha guna menjaga momentum kemenangan sekaligus mengamankan poin penuh di kandang.
Baca juga:






