Wasit Kontroversial Asal Oman Ahmed Al Kaf Resmi Pensiun Usai Berkarier 20 Tahun

Ahmed Al Kaf
Ahmed Al Kaf

Sorothari – 09 September 2026 | Wasit sepak bola berkebangsaan Oman, Ahmed Al Kaf, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung perwasitan profesional setelah mengabdi selama dua dekade di lapangan hijau. Pengumuman masa purnatugas pria berusia 43 tahun tersebut disampaikan langsung melalui pernyataan di akun media sosial pribadinya pada Rabu, 2 September 2026. Sosok pengadil lapangan ini menyudahi perjalanan panjang kariernya yang diwarnai beragam capaian bergengsi hingga polemik tajam di level internasional.

Dalam keterangan resminya, Ahmed Al Kaf mengungkapkan rasa syukur serta mengenang dedikasi panjang yang telah dicurahkannya demi menjalankan tugas sebagai pengadil pertandingan. Ia menuturkan bahwa profesi wasit menuntut ketahanan mental dan fisik yang tinggi di tengah dinamika penilaian publik yang tak pernah lepas dari pro dan kontra.

Baca juga:
Bursa Transfer Dramatis Jamie Leweling: Antara Godaan AS Roma dan Kegagalan Manuver Borussia Dortmund

“Saya tidak mencapai apa-apa selain kepada Allah. Saya secara resmi mengumumkan hari ini pensiun dari profesi yang saya cintai, di mana saya menemukan banyak kesulitan, tantangan, dan pengorbanan, termasuk persiapan mental, latihan fisik, dan perjalanan berkelanjutan selama 20 tahun yang telah dipenuhi dengan pujian dan kritik, dan ini adalah sifat sepak bola dan kesenangannya,” ungkap Ahmed Al Kaf dalam pernyataannya.

Perjalanan Karier Ahmed Al Kaf di Kancah Asia

Langkah awal Ahmed Al Kaf di dunia pengadil lapangan dimulai dari kompetisi domestik di Oman pada tahun 2008. Berkat performa dan ketegasannya dalam memimpin jalannya laga di tingkat lokal, ia berhasil meraih lisensi resmi wasit FIFA dua tahun berselang, tepatnya pada tahun 2010. Sejak mengantongi lisensi internasional tersebut, pintu untuk memimpin berbagai turnamen besar di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mulai terbuka lebar.

Kiprah Al Kaf di level antarklub Asia tergolong impresif dengan portofolio kepemimpinan di partai-partai puncak. AFC memberikan kepercayaan tinggi kepadanya untuk memimpin tiga laga final kompetisi antarklub paling elite di benua kuning, yakni Final AFC Champions League pada edisi 2016, 2018, dan 2022. Selain ajang antarklub, ia kerap ditugaskan sebagai pengadil dalam pertandingan penting Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

Baca juga:
Jejak Talenta Deportivo Cali di Pentas Sepak Bola Eropa dan Kisah Unik Lintas Benua

Sorotan Kontroversi Ahmed Al Kaf pada Laga Bahrain vs Indonesia

Meskipun memiliki jam terbang tinggi di level Asia, nama Ahmed Al Kaf tidak lepas dari sorotan tajam, khususnya oleh para pendukung Tim Nasional Indonesia. Salah satu peristiwa yang paling menyita atensi publik terjadi pada pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Bahrain melawan Indonesia di Bahrain National Stadium pada Oktober 2024.

Pada pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, keputusan Al Kaf terkait penambahan waktu babak kedua menuai kritik keras. Sang wasit membiarkan pertandingan terus bergulir hingga menit ke-90+9, melampaui alokasi waktu tambahan yang sebelumnya telah diumumkan. Keputusan itu memberi kesempatan bagi tuan rumah Bahrain untuk mencetak gol penyeimbang di pengujung laga, sehingga pertandingan berakhir imbang 2-2 dan memicu gelombang kekecewaan besar dari publik sepak bola Tanah Air.

Terlepas dari berbagai polemik yang menyertai perjalanannya, pensiunnya Ahmed Al Kaf menandai akhir dari kiprah salah satu wasit senior berpengalaman di Asia yang telah mendedikasikan dua dekade hidupnya untuk dunia sepak bola.

Baca juga:
Bursa Transfer MLS Ditutup, San Diego FC Rombak Skuad Demi Amankan Tiket Playoff

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *