Kalah 0-1 dari New England Revolution, Chicago Fire Tetap Lolos ke Playoff MLS

Kalah 0-1 dari New England Revolution, Chicago Fire Tetap Lolos ke Playoff MLS
Kalah 0-1 dari New England Revolution, Chicago Fire Tetap Lolos ke Playoff MLS

Sorothari – 21 Oktober 2026 | CHICAGO — Chicago Fire memastikan tempat di babak playoff MLS musim ini meski harus menelan kekalahan 0-1 dari New England Revolution dalam laga new england vs chicago fire yang digelar di Foxborough, Massachusetts. Gol tunggal Matt Polster pada babak pertama menjadi pembeda, sekaligus membuat Fire kalah dua kali dari tim yang sama dalam kurun sebulan terakhir.

Bermain di kandang Revolution, Fire sebenarnya tampil agresif sejak awal. Pelatih Gregg Berhalter melakukan empat perubahan pada starting XI dibandingkan laga sebelumnya melawan Philadelphia Union. Andreas Hanche-Olsen masuk menggantikan Jack Elliott yang terkena hukuman kartu, sementara Philip Zinckernagel, Leo Barroso, dan Andrew Gutman kembali ke tim inti. Gutman sendiri baru kembali menjadi starter setelah hampir sebulan absen.

Baca juga:
FC Cincinnati vs New England Revolution: Kekalahan 3-2 Perketat Persaingan Playoff MLS

Di sisi lain, New England Revolution tidak didampingi pelatih kepala Marko Mitrović di bangku cadangan. Mitrović, yang pernah menjadi asisten pelatih Fire pada 2016-2019, harus menyaksikan pertandingan dari tribun karena akumulasi kartu kuning. Meski tanpa sang pelatih di pinggir lapangan, Revolution tetap tampil disiplin dan mampu menahan gempuran Fire.

Fire sempat mencetak gol lebih dulu melalui Zinckernagel pada menit-menit awal. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside. Peluang lain didapat Robert Lewandowski dan Jonathan Bamba, tetapi kiper Matt Turner tampil gemilang di bawah mistar Revolution. Turner beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk pada menit ke-48 saat menepis tembakan Bamba.

Revolution akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-26. Matt Polster, mantan bek kanan Chicago Fire yang kini bermain di lini tengah, mencetak gol pertamanya melawan mantan klubnya setelah sepuluh percobaan. Gol itu berawal dari kerja sama apik yang diorkestrasi Carles Gil. Polster, pemain berusia 33 tahun asal Milwaukee, memanfaatkan umpan matang untuk mengalahkan kiper Fire.

Baca juga:
New England Revolution Tumbangkan Chicago Fire 1-0, Bersiap Hadapi Philadelphia Union

Memasuki babak kedua, Fire meningkatkan intensitas serangan. Berhalter tampaknya memberikan instruksi baru di ruang ganti. Namun, rapatnya pertahanan Revolution membuat Fire kesulitan menembus kotak penalti. Tiga tembakan dalam empat detik pada menit ke-49 juga tidak menemui sasaran. Hingga peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan New England Revolution tetap bertahan.

Kekalahan ini merupakan yang kedua beruntun bagi Fire, tetapi mereka tetap memastikan tiket playoff berkat kemenangan Orlando City atas D.C. United. Hasil tersebut membuat posisi Fire di klasemen tetap aman untuk melaju ke babak gugur. Meski demikian, performa apik Revolution dalam laga new england vs chicago fire menjadi sinyal bahwa tim asuhan Mitrović siap bersaing di fase krusial.

Bagi Chicago Fire, fokus kini beralih ke persiapan playoff. Kekalahan dari Revolution menjadi evaluasi penting, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi sepanjang pertandingan. Sementara itu, New England Revolution akan berusaha mempertahankan momentum positif mereka di sisa musim reguler. Laga new england vs chicago fire berikutnya dijadwalkan pada musim depan, tetapi kedua tim masih memiliki agenda masing-masing yang harus dituntaskan.

Baca juga:
New England Revolution Hadapi FC Cincinnati dengan Modal Dua Kekalahan Beruntun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *