Persebaya vs Madura United: Derby Suramadu dan Langkah Cepat Laskar Sape Kerrab

Persebaya vs Madura United: Derby Suramadu dan Langkah Cepat Laskar Sape Kerrab
Persebaya vs Madura United: Derby Suramadu dan Langkah Cepat Laskar Sape Kerrab

Sorothari – 30 Oktober 2026 | Pertemuan Persebaya vs Madura United pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 menjadi sorotan setelah Bajol Ijo menang 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026) malam. Kemenangan itu tak hanya mengangkat posisi Persebaya, tetapi juga memicu reaksi cepat di kubu Madura United yang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan PSM Makassar.

Dalam laga bertajuk Derby Suramadu tersebut, Persebaya tampil agresif meski pelatih Bernardo Tavares mengakui dua pemain pentingnya, Francisco Rivera dan Alex Martins, tidak berada dalam kondisi fisik ideal. Rivera bahkan bermain sejak menit pertama meski belum 100 persen. Tavares semula hanya berencana memainkannya 30 hingga 60 menit, namun situasi pertandingan membuat sang gelandang bertahan lebih lama.

Baca juga:
Persik vs Madura United: Kekalahan Perdana Laskar Sape Kerrab dan Agenda Berat di Depan Mata

“Saya memutuskan untuk memainkannya dari menit pertama entah dia bisa bermain selama 30, 40, 45 menit, atau bahkan satu jam. Saat tim lawan kehilangan satu pemain, saya sempat berpikir untuk menariknya keluar, tetapi saya melihat dia akan mendapatkan lebih banyak ruang. Kami membutuhkan pemain dengan kemampuan pengambilan keputusan seperti dia, terutama dalam hal memberikan operan,” ujar Tavares.

Keputusan itu berbuah manis. Umpan Rivera turut menciptakan situasi penalti yang dikonversi Yuran Fernandes untuk membawa Persebaya kembali unggul. Meski demikian, Tavares mengakui kontribusi Rivera dalam bertahan tidak maksimal. “Jika diperhatikan momen saat kami kehilangan bola, dia sudah tidak mampu lagi membantu pertahanan,” katanya.

Klasemen dan Posisi Kedua Tim

Kemenangan atas Madura United membuat Persebaya mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan. Mereka berada di posisi keenam, tertinggal dari Persita yang juga mengumpulkan 12 poin namun baru memainkan enam laga. Sementara itu, Madura United tetap bertahan di lima besar dengan 13 poin dari tujuh pertandingan, hasil dari empat kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Tim asal Pulau Garam itu mencetak 12 gol dan kebobolan 10 gol, dengan selisih gol plus dua.

Di puncak klasemen, Persija Jakarta masih kukuh dengan 18 poin dari tujuh laga, diikuti Dewa United Banten FC dengan 14 poin. Persaingan di bawahnya ketat: Bali United, Persib Bandung, dan Madura United sama-sama mengoleksi 13 poin. Di dasar klasemen, Isenmulang Kalteng FC (3 poin), PSIM Yogyakarta (2 poin), dan Persijap Jepara (1 poin) masih tertahan.

Reaksi Cepat Madura United

Kekalahan dari Persebaya tidak membuat Madura United berlama-larut dalam kekecewaan. Pelatih Jose Gomes langsung meminta tim bersiap menghadapi PSM Makassar pada pekan kedelapan di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (31/10/2026) sore. Usai laga, Laskar Sape Kerrab kembali ke Madura dan menggelar latihan pada Selasa (27/10/2026) sore di Stadion Gelora Bangkalan.

Baca juga:
Marc Marquez Dominan di MotoGP Jepang 2026, Pangkas Jarak Klasemen

“Langkah cepat ini kami lakukan sebagai upaya dan wujud kesungguhan kami untuk bangkit. Kami memilih langsung mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya,” ujar Gomes.

Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, menegaskan pentingnya evaluasi dari kekalahan tersebut. Menurutnya, sejumlah kekurangan dalam Derby Suramadu harus segera diperbaiki agar performa tim lebih stabil. “Tentu beberapa kekurangan dalam pertandingan Derbi Suramadu, kami pelajari dan kami harapkan itu bisa segera diselesaikan untuk tim ini bisa tampil lebih baik ke depan,” ucapnya.

Untuk lawatan ke Parepare, Madura United membawa 23 pemain, delapan di antaranya pemain asing. Gomes memastikan seluruh pemain siap diturunkan dan pemilihan dilakukan sesuai karakter individu serta rencana permainan. “Semua pemain sudah siap melawan PSM Makassar. Kami sudah latihan tadi pagi, latihan terakhir di Madura. Sejak besok, kami akan bersiap di wilayah lawan,” kata Gomes.

Gelandang muda Feny Ramzy Wirawan yang masuk rombongan menyatakan komitmen tim. “Semua pemain sudah komitmen untuk berikan yang terbaik. Soal siapa yang dimainkan, itu kami pasrahkan kepada pelatih,” ungkapnya.

Jadwal Pekan Kedelapan

Pekan kedelapan Super League 2026/2027 dibuka pada Jumat (30/10/2026) dengan dua laga. Java United FC menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Jatidiri, Semarang, kick-off pukul 15.30 WIB. Setelah itu, Persebaya Surabaya menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 19.00 WIB.

Baca juga:
China Open 2026: Chen Yu Fei dan Fajar/Fikri Jadi Sorotan di Hari Pertama

Bagi Madura United, laga melawan PSM menjadi ujian berikutnya untuk membuktikan bahwa kekalahan dari Persebaya bukan awal keterpurukan. Dengan jadwal kompetisi yang padat, konsistensi permainan menjadi tuntutan utama. Pertemuan dengan PSM di kandang lawan berpotensi menuntut efektivitas permainan yang lebih tinggi.

Persebaya vs Madura United dalam Derby Suramadu telah menjadi bagian penting dari dinamika kompetisi musim ini. Kemenangan Bajol Ijo memperlihatkan kedalaman skuad meski dihantui kondisi fisik pemain. Sementara itu, Madura United memilih merespons dengan kerja cepat, berharap hasil positif di Parepare menjadi momentum kebangkitan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini Rivera dan Alex Martins jelang laga Persebaya berikutnya. Yang pasti, persaingan di papan atas Super League 2026/2027 semakin ketat, dan setiap poin akan sangat berarti bagi kedua tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *