Cedera Hamstring, Ja Morant Absen Sebulan dan Blazers Wajib Cari Solusi

Cedera Hamstring, Ja Morant Absen Sebulan dan Blazers Wajib Cari Solusi
Cedera Hamstring, Ja Morant Absen Sebulan dan Blazers Wajib Cari Solusi

Sorothari – 01 November 2026 | Ja Morant harus menelan pil pahit pada awal kariernya bersama Portland Trail Blazers. Point guard berusia 27 tahun itu mengalami cedera hamstring kiri tingkat 2 (Grade 2) saat Blazers kalah 103-124 dari mantan timnya, Memphis Grizzlies, di laga kandang pada Kamis malam waktu setempat. Tim kemudian mengonfirmasi bahwa Morant akan dievaluasi kembali dalam empat pekan ke depan, yang berarti ia dipastikan absen setidaknya selama satu bulan.

Cedera itu terjadi pada kuarter keempat. Menurut laporan yang beredar, Morant merasakan sensasi tidak nyaman pada hamstringnya sebelum akhirnya meninggalkan lapangan. Pelatih kepala Blazers, yang dalam sejumlah laporan disebut sebagai Mikanori, mengungkapkan bahwa pemainnya tersebut merasakan nyeri sebelum ditarik keluar. Insiden ini membuat awal yang menjanjikan bagi Morant bersama Blazers harus terhenti sejenak.

Baca juga:
Jazz vs Grizzlies: Portland Kehilangan Ja Morant, Utah Terpuruk Tanpa Jackson Jr.

Dalam empat pertandingan pertamanya bersama Portland, Morant tampil cukup impresif dengan rata-rata 15,8 poin dan 5,5 assist per gim. Ia juga mencatatkan akurasi tembakan lapangan sebesar 54,2 persen serta akurasi tripoin 42,9 persen. Khusus melawan Memphis, ia sempat mencetak 14 poin dan tiga assist dalam 23 menit sebelum cedera, dengan dua dari lima percobaan tripoin berhasil masuk. Performa tersebut menunjukkan bahwa Morant mulai menemukan ritme permainannya di sistem baru.

Morant bergabung dengan Blazers pada musim panas lalu melalui pertukaran yang mengirim Jerami Grant dan Kris Murray ke Memphis. Kontraknya tercatat memiliki gaji pokok dan cap hit sebesar 42.166.510 dolar AS untuk musim 2026-27. Sebagai dua kali NBA All-Star, kehadirannya diharapkan mampu mengangkat performa tim. Namun, cedera ini menjadi pukulan telak, terlebih bagi Morant yang sebelumnya hanya bermain 20 pertandingan pada musim 2025-26 akibat cedera siku.

Meski demikian, analis ESPN dan mantan juara NBA, Kendrick Perkins, menilai bahwa absennya Morant bisa menjadi berkah tersembunyi bagi Blazers. Menurutnya, Portland adalah salah satu tim paling berbahaya di wilayah Barat. “Trail Blazers adalah salah satu tim paling berbahaya di Wilayah Barat. Saya tahu mereka kalah tadi malam, tapi jangan salah. Mereka punya kedalaman skuad yang hebat, dan sekarang dengan Ja absen, bersiaplah untuk Scoot Henderson dan Jrue Holiday mendapatkan lebih banyak menit bermain. Dan itu akan terus membuat mereka lebih berbahaya ketika Ja kembali,” ujar Perkins dalam program NBA Countdown.

Baca juga:
Deni Avdija Pimpin Blazers Hancurkan Jazz 112-90

Perkins menambahkan bahwa kombinasi Henderson dan Holiday dapat menjadi solusi sementara. Holiday, yang merupakan pemenang enam kali NBA All-Defensive dan veteran 18 musim, membawa pertahanan perimeter elit serta kemampuan mengatur tempo permainan dengan akurasi tripoin karier 37 persen. Sementara Henderson menawarkan dinamisme dan kemampuan menciptakan tekanan transisi. Keduanya diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Morant, terutama dalam hal penciptaan peluang dan tekanan ke rim.

Blazers sendiri memulai musim dengan cukup baik, meraih tiga kemenangan dari empat laga pertama. Namun, kehilangan Morant selama empat pekan berarti ia akan melewatkan sekitar 15 pertandingan. Tim juga masih memiliki Deni Avdija yang tampil gemilang dengan rata-rata 22,8 poin, 7,5 rebound, dan 6,6 assist per gim. Avdija diharapkan dapat terus menjadi andalan di lini serang sambil menunggu kembalinya Morant.

Cedera Morant ini juga menjadi bagian dari gelombang cedera yang melanda sejumlah bintang NBA. Laporan CBS Sports menyebutkan bahwa Williams mengalami patah fibula dan dislokasi pergelangan kaki serta diperkirakan absen hampir sepanjang musim. Edwards menjalani operasi arthroscopic pada lututnya dan diprediksi absen beberapa bulan. Jaren Jackson Jr. mengalami robekan MCL dan diperkirakan menepi enam hingga delapan pekan, sementara Paolo Banchero mengalami keseleo pergelangan kaki tingkat tinggi dan absen empat hingga enam pekan. Tyrese Haliburton, Jalen Duren, dan Jalen Suggs masing-masing diprediksi absen minimal dua pekan, dan Kawhi Leonard harus menepi beberapa pekan akibat pembengkakan lutut.

Baca juga:
Cameron Boozer Curi Perhatian, Grizzlies Awali Musim dengan 4-0

Para pelatih dan pemain pun memiliki berbagai teori mengenai lonjakan cedera musim ini. Beberapa pihak menyoroti jadwal 82 pertandingan, gaya permainan yang lebih cepat, jumlah possession per gim yang meningkat, serta masa pramusim yang lebih singkat. Namun, hingga kini belum ada satu penyebab pasti yang disepakati. NBA sendiri telah merilis laporan cedera resmi pada Jumat malam, dan tim-tim terus beradaptasi dengan situasi yang ada.

Bagi Portland, fokus utama saat ini adalah memastikan Morant pulih sepenuhnya dan dapat kembali ke lapangan. Evaluasi ulang dalam empat pekan akan menentukan langkah selanjutnya. Sementara itu, Blazers akan mengandalkan kedalaman skuad mereka, terutama Henderson dan Holiday, untuk menjaga momentum di kompetisi yang semakin kompetitif. Kembalinya Morant nanti diharapkan dapat membuat tim lebih kuat dan berbahaya, seperti yang diyakini Perkins.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *