Jokic Cetak Triple-Double ke-200, Nuggets Kalahkan Pelicans 104-91

Jokic Cetak Triple-Double ke-200, Nuggets Kalahkan Pelicans 104-91
Jokic Cetak Triple-Double ke-200, Nuggets Kalahkan Pelicans 104-91

Sorothari – 02 November 2026 | Laga pelicans vs nuggets di Smoothie King Center, New Orleans, Rabu malam waktu setempat, berakhir dengan kemenangan Denver Nuggets 104-91 atas New Orleans Pelicans. Bintang Denver, Nikola Jokic, menjadi sorotan utama setelah mencatat triple-double ke-200 sepanjang karier di musim reguler NBA, menjadikannya pemain kedua dalam sejarah yang mencapai milestone tersebut setelah Russell Westbrook.

Jokic tampil produktif dengan 21 poin, 13 rebound, dan 10 assist. Meski demikian, ia juga mencatat tujuh turnover dalam pertandingan ini. Pebasket asal Serbia itu mencapai tonggak sejarah pada musim NBA ke-12nya, menegaskan reputasinya sebagai salah satu playmaker paling serba bisa di liga. Westbrook sendiri masih memimpin daftar triple-double sepanjang masa dengan 209, hanya selisih sembilan dari Jokic.

Baca juga:
Yaxel Lendeborg Pimpin Warriors Hancurkan Nuggets 134-114, Curry Puji Sang Rookie

Kemenangan ini menjadi yang kedelapan berturut-turut bagi Nuggets atas Pelicans, termasuk kemenangan dramatis 141-135 lewat overtime di Denver pada Sabtu sebelumnya. Dalam laga itu, Jokic juga mencatat triple-double dengan 35 poin, 15 rebound, dan 10 assist. Sementara itu, kekalahan ini membuat Pelicans belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan awal musim, menyamai catatan buruk awal musim lalu ketika mereka kalah enam kali berturut-turut sebelum akhirnya menang.

Jalannya Pertandingan

Pelicans memulai pertandingan dengan sangat buruk. Nuggets langsung melesat dengan keunggulan 37-18 pada kuarter pertama setelah menembak 62 persen dari lapangan. New Orleans tampak kehilangan fokus meski memiliki waktu istirahat tiga hari sejak pertandingan terakhir. Kesalahan demi kesalahan terjadi, termasuk enam turnover di kuarter pertama, sementara pertahanan mereka gagal membendung agresivitas Denver.

Memasuki kuarter ketiga, Pelicans sempat memberikan perlawanan. Mereka menutup kuarter tersebut dengan laju 9-0 untuk memangkas defisit menjadi enam poin. Bahkan, di kuarter keempat, New Orleans sempat mendekat hingga selisih lima poin. Namun, keputusan pelatih kepala Pelicans, Jamahl Mosley, untuk kembali memasukkan para pemain inti setelah unit cadangan berhasil memperkecil jarak, justru menjadi titik balik. Dejounte Murray, yang memimpin tim dalam hal turnover, melakukan kesalahan krusial dengan kurang dari enam menit tersisa. Turnover tersebut berujung pada tembakan tiga angka Denver yang memperlebar keunggulan menjadi delapan poin, dan Pelicans tidak pernah lagi mendekat.

Zion Williamson menjadi pencetak poin terbanyak bagi Pelicans dengan 25 poin. Namun, upayanya tidak cukup untuk menutupi kelemahan tim secara keseluruhan. Di sisi lain, Jamal Murray menambahkan 23 poin untuk Denver, termasuk tembakan tiga angka dan layup penting di akhir pertandingan. Christian Braun juga berkontribusi dengan dua tembakan tiga angka beruntun yang membantu mengunci kemenangan. Aaron Gordon mencatat double-double dengan 15 poin dan 11 rebound.

Baca juga:
Graham Ike ke Bangku Cadangan, Kerr Pilih Strategi Small Ball Warriors

Keunggulan Denver dari garis tiga angka menjadi faktor pembeda. Nuggets berhasil mencetak 12 dari 31 percobaan tripoin, sedangkan Pelicans hanya tujuh dari 30. Efektivitas perimeter Denver terbukti menentukan ketika New Orleans berusaha membalikkan keadaan.

Rotasi dan Strategi Nuggets

Pelatih Denver, David Adelman, mengambil keputusan berani dengan menurunkan Trevon Brazile sebagai starter untuk pertama kalinya dalam karier sang pemain. Brazile, pilihan putaran kedua, tampil selama 31 menit dan mencatat 11 poin, delapan rebound, satu steal, dan satu blok. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi ‘ultra-big’ yang berhasil diterapkan Adelman pada pertemuan sebelumnya melawan Pelicans, di mana ia menurunkan kombinasi Brazile, Gordon, dan Jokic atau Bagley III di frontline. Formasi tersebut terbukti efektif dengan outscoring Pelicans hingga 20 poin.

Adelman mengungkapkan bahwa keputusan untuk memainkan Brazile lebih awal didasarkan pada pertimbangan matchup. ‘Kami merasa TB memiliki matchup yang bisa ia hadapi sebagai pemain nomor tiga,’ ujarnya seperti dikutip dari laporan wartawan. Meski demikian, Nuggets masih kehilangan empat pemain rotasi karena cedera, termasuk Cam Johnson yang mengalami cedera pergelangan kaki kanan.

Masalah di Kubu Pelicans

Kekalahan ini memperpanjang deretan masalah bagi Pelicans. Selain belum meraih kemenangan, tim asuhan Jamahl Mosley ini juga diterpa badai cedera. Yves Missi absen karena bone bruise, sementara Jordan Poole harus meninggalkan lapangan akibat ankle sprain. Mosley juga mendapat kritik terkait menit bermain, terutama untuk Herb Jones yang rata-rata hanya bermain 17 menit per pertandingan musim ini, terendah sepanjang kariernya. Pada laga melawan Nuggets, Jones bermain 18 menit tetapi hanya empat menit di kuarter keempat.

Baca juga:
Thunder vs Nuggets: Oklahoma City Menang 96-84, Streak 20 Poin SGA Berakhir

Keputusan Mosley untuk tidak mempertahankan unit yang berhasil memperkecil ketertinggalan menuai sorotan. New Orleans rata-rata hanya mencetak 23 poin di kuarter keempat musim ini, sehingga start lambat menjadi masalah serius bagi tim yang kesulitan menutup pertandingan. ‘Kami harus lebih fokus sejak awal,’ kata Mosley dalam konferensi pers usai laga, meski ia enggan mengomentari lebih jauh soal rotasi.

Dengan hasil ini, Pelicans akan berusaha bangkit saat menjamu Sacramento Kings pada Kamis malam waktu setempat. Sementara itu, Nuggets akan melanjutkan jadwal mereka dengan menghadapi tantangan berikutnya, berbekal momentum kemenangan dan performa historis Jokic yang semakin mendekati rekor Westbrook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *