Sorothari – 02 November 2026 | Hasil laga Charlotte FC vs Montréal berakhir dengan skor telak 4-0 untuk kemenangan tuan rumah pada pertandingan MLS di Bank of America Stadium, Charlotte, Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan Charlotte FC mengamankan tempat di babak playoff Wilayah Timur, sementara CF Montréal semakin terpuruk di dasar klasemen. Liel Abada menjadi bintang dengan mencetak hat-trick di babak kedua, sedangkan Idan Toklomati membuka keunggulan pada menit ketujuh.
Pertandingan Charlotte FC vs Montréal berjalan sesuai skenario tuan rumah. Toklomati, penyerang asal Israel berusia 22 tahun, membuka skor lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Allan Saint-Maximin. Gol itu menjadi gol ke-15 pemain tersebut musim ini dan mencatat rekor tersendiri bagi klub karena ia mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun. Selama rentetan tersebut, Toklomati mengoleksi enam gol dan tiga assist.
Baca juga:Charlotte menggandakan keunggulan pada menit ke-67 melalui Abada dengan bantuan Djibril Diani. Pemain asal Israel itu kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-79 dan ke-83, menuntaskan hat-trick di babak kedua. Kemenangan 4-0 ini menjadi salah satu penampilan paling meyakinkan Charlotte musim ini dan mempertegas konsistensi mereka di tiga musim terakhir.
Konsistensi Charlotte di Bawah Dean Smith
Pelatih Charlotte FC, Dean Smith, menyebut kemenangan atas Montréal sebagai bukti konsistensi timnya. Menurut laporan, Charlotte telah mengumpulkan 50 poin untuk musim ketiga berturut-turut, bergabung dengan Inter Miami sebagai satu-satunya klub yang mampu melakukannya pada kampanye 2024, 2025, dan 2026.
“Sebagai pelatih, tugas saya adalah memenangkan pertandingan, memenuhi syarat untuk playoff, dan melihat sampai di mana kami bisa pergi,” ujar Smith. Ia menambahkan bahwa konsistensi berarti memenangkan pertandingan dan mengumpulkan poin. “Kami telah berhasil meraih lebih dari 50 poin dalam tiga tahun saya di sini. Saya sangat senang dengan konsistensi yang ditunjukkan pemain,” kata Smith, seraya menekankan pentingnya dukungan fans saat bermain di kandang.
Baca juga:Dengan hasil ini, Charlotte dipastikan menempati posisi enam besar klasemen Wilayah Timur, meski masih memiliki peluang untuk naik ke posisi yang lebih tinggi. Laga Charlotte FC vs Montréal juga menegaskan peran lini serang mereka yang tajam, terutama kombinasi Saint-Maximin, Toklomati, dan Abada yang menyulitkan pertahanan lawan sepanjang pertandingan.
CF Montréal Terpuruk di Dasar Klasemen
Di kubu seberang, kekalahan ini memperburuk posisi CF Montréal. Rekor mereka kini menjadi 6-19-7 dan tertahan di dasar klasemen Wilayah Timur. Lini belakang Montréal kesulitan membendung gelombang serangan Charlotte, terutama pada babak kedua ketika Abada mencetak tiga gol dalam kurun waktu sekitar 16 menit.
Bagi Montréal, masih tersisa dua pertandingan musim ini. Mereka akan bertandang ke NYCFC pada akhir pekan, lalu menjamu Vancouver Whitecaps di Stade Saputo pada 7 November. Hasil melawan Charlotte menjadi pukulan tersendiri mengingat kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada pembukaan musim depan, ketika Montréal bertandang ke Carolina Utara pada 21 Februari untuk memulai jadwal musim sprint MLS yang berlangsung hingga 8 Mei 2027.
Baca juga:Dampak bagi Peta Persaingan Wilayah Timur
Kemenangan Charlotte FC vs Montréal memberi dampak langsung pada persaingan menuju postseason. Charlotte kini fokus mempertahankan momentum sebelum bertandang ke Miami pada laga terakhir musim reguler pekan depan. Sementara itu, Orlando City, yang sempat disebut sebagai lawan berikutnya Charlotte, masih berjuang mengamankan tempat di postseason setelah bermain imbang 2-2 melawan Chicago Fire dan berada di posisi ketujuh.
Bagi Montréal, dua laga tersisa menjadi kesempatan untuk menutup musim dengan hasil lebih baik, meski peluang memperbaiki posisi di klasemen sudah sangat terbatas. Kekalahan telak ini juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dalam menghadapi musim depan yang akan dimulai lebih cepat dari biasanya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari manajemen CF Montréal mengenai evaluasi menyeluruh atas performa tim musim ini.












