Georges Niang Jadi Kunci Kebangkitan Warriors, Cetak 11 Poin dari Bangku Cadangan

Georges Niang Jadi Kunci Kebangkitan Warriors, Cetak 11 Poin dari Bangku Cadangan
Georges Niang Jadi Kunci Kebangkitan Warriors, Cetak 11 Poin dari Bangku Cadangan

Sorothari – 02 November 2026 | Penampilan impresif dari bangku cadangan kembali ditunjukkan oleh Georges Niang ketika Golden State Warriors membalikkan keadaan melawan Los Angeles Lakers. Dalam laga NBA Cup 2026 yang berlangsung di Chase Center, San Francisco, Jumat (30/10/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi WIB, Niang menyumbang 11 poin tanpa gagal dalam tiga percobaan tembakan tiga angka, membantu Warriors menang 112-95 setelah sempat tertinggal 25 poin. Kemenangan ini menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah NBA modern dan menempatkan Niang sebagai salah satu faktor penting di balik keberhasilan tim tuan rumah.

Warriors memulai pertandingan dengan sangat buruk. Mereka tertinggal 15-38 pada akhir kuarter pertama setelah Luka Dončić mencetak 21 poin dan 5 asis dalam 12 menit pertama. Dončić tampil luar biasa dengan 7 dari 12 tembakan lapangan, termasuk 5 tembakan tiga angka, membuat pertahanan Warriors kewalahan. Namun, situasi berbalik total di kuarter kedua. Warriors membalas dengan skor 38-15, menyamakan kedudukan menjadi 53-53 saat turun minum. Perubahan momentum ini tidak lepas dari kontribusi pemain cadangan, termasuk Georges Niang yang masuk dari bangku cadangan dan langsung memberikan energi baru.

Baca juga:
Sandro Mamukelashvili dan Eksperimen Frontcourt Baru Lakers di Tengah Krisis Bangku Cadangan

Niang, veteran forward yang direkrut Warriors pada musim panas lalu, mencatat 11 poin, 5 rebound, 1 asis, dan 1 blok dalam 19 menit bermain. Ia tampil efisien dengan 4 dari 5 tembakan lapangan dan sempurna dari garis tiga angka (3/3). Plus-minus Niang mencapai +21, tertinggi di antara pemain cadangan Warriors, menunjukkan betapa besar dampaknya saat berada di lapangan. Kontribusinya bersama De’Anthony Melton (16 poin) dan Brandin Podziemski (21 poin) membuat bangku cadangan Warriors mencetak total 50 poin, jauh melampaui bangku cadangan Lakers yang hanya mencetak 7 poin.

Kontribusi Georges Niang dalam Skema Warriors

Sejak bergabung dengan Warriors, Georges Niang diharapkan menjadi penembak jitu dari luar garis dan memberikan kedalaman di posisi forward. Dalam pertandingan melawan Lakers, peran tersebut terbukti sangat krusial. Ketika bintang utama Stephen Curry menarik perhatian pertahanan lawan, Niang dan rekan-rekannya memanfaatkan ruang yang tercipta dengan tembakan tiga angka yang akurat. Warriors secara keseluruhan melepaskan 46 tembakan tiga angka dan berhasil memasukkan 22 di antaranya (47,8 persen), sementara Lakers hanya 11 dari 39 (28,2 persen). Selisih 33 poin dari tembakan tiga angka menjadi faktor penentu kemenangan Warriors.

Pelatih Steve Kerr dalam konferensi pers setelah pertandingan menyebut bahwa kedalaman skuad menjadi kunci. “Kami memiliki banyak pemain yang bisa mencetak angka. Malam ini Georges Niang dan De’Anthony Melton memberikan dorongan besar dari bangku cadangan. Itu yang membuat kami bisa bangkit,” ujar Kerr. Meskipun demikian, Kerr juga mengingatkan bahwa timnya masih melakukan 10 turnover di kuarter pertama dan tertinggal 25 poin, yang menjadi catatan penting untuk diperbaiki.

Baca juga:
Graham Ike ke Bangku Cadangan, Kerr Pilih Strategi Small Ball Warriors

Stephen Curry sendiri menjadi motor utama kebangkitan Warriors dengan 31 poin dan 6 asis, termasuk 8 dari 14 tembakan tiga angka. Curry juga mencetak sejarah dengan melewati Dominique Wilkins di peringkat ke-18 daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA setelah memasukkan tembakan tiga angka keempatnya di kuarter keempat. Namun, Curry menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja kolektif. “Saya senang dengan cara tim ini merespons. Georges Niang, Melton, Podziemski—mereka semua tampil luar biasa. Kami hanya terus bermain dan saling mendukung,” kata Curry.

Dampak bagi Warriors dan Lakers

Kemenangan ini membawa Warriors ke rekor 3-3 setelah sebelumnya memulai musim dengan tiga kekalahan beruntun. Mereka juga menyamakan kedudukan seri musim melawan Lakers menjadi 1-1. Sementara itu, Lakers harus menerima kenyataan pahit meskipun Dončić mencetak 37 poin, 7 rebound, dan 5 asis. Pelatih Lakers, JJ Redick, mengakui bahwa timnya kehilangan momentum setelah kuarter pertama. “Kami tidak bisa mempertahankan intensitas. Mereka mengubah cara bermain dan kami tidak merespons dengan baik,” ujar Redick. Ia juga menyoroti 20 turnover Lakers, termasuk 8 dari Austin Reaves, serta minimnya kontribusi bangku cadangan.

Bagi Georges Niang, penampilan ini menjadi pembuktian bahwa ia masih mampu berkontribusi di level tinggi. Sebelumnya, Niang sempat diragukan bisa masuk rotasi utama Warriors yang padat. Namun, dengan kemampuannya menembak dari luar dan pengalaman sebagai pemain veteran, ia menjadi opsi berharga bagi Kerr. Niang sendiri mengaku senang bisa membantu tim meraih kemenangan. “Saya hanya berusaha siap ketika nama saya dipanggil. Rekan-rekan memberi saya kepercayaan diri untuk menembak. Kemenangan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Niang usai laga.

Baca juga:
Quentin Grimes Jadi Andalan Bangku Cadangan Lakers, Redick Soroti Ketimpangan dengan Starter

Warriors akan menghadapi tantangan berikutnya saat menjamu Los Angeles Clippers pada Minggu (1/11/2026) waktu setempat. Dengan absennya Draymond Green karena cedera punggung bawah, Georges Niang kemungkinan besar akan masuk ke starting lineup. Kesempatan ini menjadi ujian bagi Niang untuk menunjukkan konsistensinya. Jika mampu tampil solid, perannya di tim bisa semakin besar seiring berjalannya musim. Sementara itu, Lakers akan berusaha bangkit saat menghadapi Toronto Raptors pada hari yang sama. Pertandingan ini akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim setelah hasil yang kontras di NBA Cup.

Kemenangan Warriors atas Lakers tidak hanya tentang comeback dramatis, tetapi juga tentang bagaimana tim dengan kedalaman skuad yang merata dapat mengatasi performa individu yang luar biasa dari lawan. Georges Niang, meskipun bukan bintang utama, membuktikan bahwa kontribusi dari pemain peran sangat menentukan dalam pertandingan NBA yang kompetitif. Kini, publik basket Indonesia menantikan apakah Niang dan Warriors dapat mempertahankan momentum ini di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *