Sorothari – 04 November 2026 | Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan penundaan Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi. Keputusan ini diambil menyusul situasi yang memanas di Timur Tengah, yang berdampak pada kesiapan penyelenggaraan turnamen. Dalam pernyataan resminya, AFC menyebut bahwa Piala Asia 2027 yang awalnya digelar 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini dimajukan menjadi 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028. Penundaan ini juga berdampak pada kompetisi afc cup yang menjadi bagian dari kalender sepak bola Asia, meski AFC belum merinci dampaknya terhadap turnamen tersebut.
AFC menjelaskan bahwa keputusan penjadwalan ulang diambil setelah melalui diskusi ekstensif dan konsultasi erat dengan Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) Piala Asia AFC Arab Saudi 2027 serta Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF). “Panitia Penyelenggara Piala Asia AFC telah menyetujui penjadwalan ulang turnamen tim nasional utama ini, mengingat adanya situasi luar biasa yang muncul akibat perkembangan terkini di kawasan tersebut, termasuk kompleksitas logistik yang signifikan serta gangguan perjalanan,” tulis AFC dalam pernyataan resmi yang dikutip dari detikSport.
Baca juga:Menurut AFC, jadwal baru ini akan diajukan kepada FIFA untuk mendapatkan persetujuan. Situasi luar biasa yang terjadi telah memengaruhi penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi sesuai jadwal semula, sehingga penundaan ini perlu dilakukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya. AFC juga menegaskan akan terus bekerja sama secara erat dengan LOC, asosiasi anggota peserta, sponsor, mitra penyiaran dan komersial, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menyajikan ajang yang mencerminkan status dan keunggulan operasional sebagai kompetisi tim nasional putra paling bergengsi di Asia.
Penundaan Piala Asia 2027 ini menjadi perhatian tersendiri bagi penggemar sepak bola Asia, termasuk di Indonesia. Meski demikian, AFC memastikan akan meminimalkan dampak dari penundaan tersebut. “AFC mengapresiasi SAFF dan LOC atas komitmen mereka dalam menghadirkan turnamen berkelas dunia bagi para pemain dan penggemar di benua ini,” lanjut pernyataan tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan detail turnamen akan disampaikan melalui saluran resmi AFC.
Dampak terhadap Kompetisi Klub Asia
Penundaan Piala Asia 2027 tidak hanya memengaruhi turnamen antarnegara, tetapi juga berpotensi menggeser kalender kompetisi klub di Asia, termasuk afc cup. Sebagai turnamen klub bergengsi di Asia, afc cup biasanya melibatkan tim-tim dari berbagai negara. Meski AFC belum memberikan pernyataan resmi terkait penyesuaian jadwal afc cup, keputusan ini diperkirakan akan memengaruhi jadwal pertandingan dan persiapan tim peserta.
Baca juga:Sebelumnya, afc cup telah menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub Indonesia. Pada edisi 2022, Bali United harus tersingkir di fase grup setelah finis di posisi ketiga Grup G. Kala itu, Bali United menang 2-0 atas Kedah Darul Aman, namun tumbang 2-5 dari Visakha FC. Kemenangan Kedah 5-1 atas Visakha pada laga terakhir memastikan langkah Bali United terhenti. Sementara itu, PSM Makassar berhasil melaju ke semifinal zona ASEAN setelah menjadi juara Grup H.
Pada edisi 2023/2024, drawing afc cup mempertemukan Bali United dengan Terengganu FC, Stallion Laguna FC, dan Central Coast Mariners FC di Grup G. Sedangkan PSM Makassar tergabung di Grup H bersama Hai Phong FC, Hougang United, dan Sabah FC. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung pada 18 September hingga 14 Desember 2023 dengan format kandang-tandang. Pengalaman Bali United di afc cup menjadi yang keempat kalinya, sementara bagi Terengganu FC edisi kedua setelah 2012. Stallion Laguna dan Central Coast Mariners untuk pertama kalinya tampil di turnamen ini.
Prestasi Timnas Indonesia di Kancah Asia
Di sisi lain, Timnas Indonesia baru saja menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan ini mendapat sorotan dari AFC melalui laman resminya. Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. AFC menggambarkan duel tersebut sebagai pertarungan sengit. “Indonesia muncul sebagai juara perdana Piala ASEAN FIFA setelah pertarungan sengit dengan Thailand, tuan rumah menang tipis 4-2 dalam adu penalti setelah final berakhir 2-2,” tulis AFC.
Baca juga:Kemenangan dramatis ini tidak lepas dari peran pelatih John Herdman yang membawa Garuda tampil agresif sejak awal. Gol pembuka Indonesia tercipta pada menit ke-84 melalui tendangan bebas Dean James. Meski Thailand sempat menyamakan kedudukan, Indonesia tetap solid hingga adu penalti. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam menghadapi kompetisi Asia lainnya, termasuk afc cup yang akan datang.
Dengan penundaan Piala Asia 2027, AFC berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Penggemar sepak bola Asia diharapkan menantikan informasi resmi selanjutnya mengenai jadwal dan perkembangan turnamen, termasuk afc cup, melalui kanal resmi AFC.












