Sorothari – 17 Juli 2026 | Senator Amerika Serikat Lindsey Graham meninggal dunia pada usia 71 tahun setelah mengeluhkan sakit dada hebat yang menjadi kata-kata terakhirnya sebelum wafat. Dalam panggilan telepon dengan Senator Tommy Tuberville, Graham sempat berkata, ‘Dada saya sakit,’ sebelum kemudian kehilangan kesadaran. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026, malam waktu setempat, hanya sehari setelah ia kembali dari kunjungan kerja ke Ukraina.
Menurut penuturan Tuberville, Graham meneleponnya dan mengeluh tentang nyeri dada yang parah. Ia meminta Tuberville untuk memanggil polisi, lalu percakapan terputus. Petugas medis segera mendatangi kediaman Graham di Capitol Hill, Washington, tetapi nyawanya tidak tertolong. Hasil pemeriksaan medis mengungkap bahwa Graham meninggal akibat robekan pada pembuluh darah aorta, arteri utama jantung, yang menyebabkan serangan jantung mendadak. Tuberville menyebut bahwa Graham ‘bekerja sampai mati’ akibat kelelahan karena usianya yang tidak lagi muda.
Baca juga:Graham, senator senior Partai Republik dari Carolina Selatan, dikenal sebagai salah satu pendukung setia Presiden Donald Trump. Ia baru saja tiba di Amerika Serikat pada Jumat, 10 Juli 2026, setelah bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv untuk membahas upaya perdamaian dengan Rusia. Tidak ada tanda-tanda masalah kesehatan sebelum perjalanan tersebut. Kepergiannya mengejutkan banyak pihak, termasuk Trump yang menyebut Graham sebagai ‘patriot sejati AS‘ dan akan sangat dirindukan.
Kematian Graham juga menuai reaksi dari berbagai negara. Iran, melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, menyebut Graham sebagai ‘sosok jahat’ karena sikapnya yang memusuhi Teheran dan mendukung aksi militer terhadap Iran. Sebaliknya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan belasungkawa mendalam, menyebut Graham sebagai ‘salah satu sahabat terbesar Israel’. Presiden Israel Isaac Herzog dan sejumlah pejabat tinggi lainnya juga memberikan penghormatan.
Baca juga:Pengganti sementara Graham sebagai senator Carolina Selatan telah ditunjuk oleh Gubernur Henry McMaster, yaitu adik kandung Graham, Darline Graham. Ia dilantik di Gedung Kapitol pada Selasa, 14 Juli 2026, dan akan menjabat hingga pemilihan khusus digelar pada 11 Agustus mendatang. Pendaftaran calon pengganti dibuka mulai 21 hingga 28 Juli 2026. Partai Republik diperkirakan tetap memegang kursi tersebut karena Carolina Selatan adalah basis kuat partai.
Sepanjang kariernya, Lindsey Graham dikenal vokal dalam kebijakan luar negeri, mendukung bantuan militer untuk Ukraina, dan bersikap keras terhadap Iran. Kata-kata terakhir Lindsey Graham sebelum wafat—’Dada saya sakit’—menjadi pengingat akan kematian mendadak yang dialami tokoh politik yang kontroversial namun berpengaruh ini.
Baca juga:












