Soal TKA Matematika Dikeluhkan Siswa, Evaluasi Besar Disiapkan

Soal TKA Matematika Dikeluhkan Siswa, Evaluasi Besar Disiapkan
Soal TKA Matematika Dikeluhkan Siswa, Evaluasi Besar Disiapkan

Sorothari – 31 Oktober 2026 | Soal TKA Matematika menjadi mata pelajaran yang paling dikeluhkan peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Keluhan itu muncul di tengah bergulirnya TKA 2026 yang dijadwalkan berlangsung 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan sejumlah kendala teknis dan catatan evaluasi penyelenggaraan.

Di Nganjuk, siswa SMA dan SMK harus bekerja keras mengerjakan soal TKA Matematika pada Rabu (28/10/2026). Kepala SMAN 1 Sukomoro Endang Warniati mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah peserta, matematika menjadi mata pelajaran yang paling menguras pikiran di antara tiga mapel TKA. “Dari keterangan beberapa peserta TKA, matematika menjadi yang paling sulit,” ujarnya.

Baca juga:
Penilaian TKA Pakai Metode IRT, Soal Sulit Tak Otomatis Nilai Lebih Tinggi

Meski demikian, jumlah soal matematika tahun ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 peserta mengerjakan 30 soal, kini hanya 25 soal, sementara alokasi waktu tetap 75 menit. Dengan begitu, rata-rata siswa memiliki waktu sekitar tiga menit untuk menyelesaikan satu soal. Namun, pengurangan jumlah soal itu tidak otomatis mempermudah pengerjaan. Endang menyebut mayoritas anak didiknya tetap mampu menyelesaikan seluruh soal hingga waktu ujian berakhir. “Mungkin soalnya sulit, tapi insya Allah para siswa dapat mengerjakan,” tambahnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, mencatat masih ada peserta yang belum merampungkan ujian. Ia memaklumi kondisi tersebut karena matematika dikenal sebagai mapel paling sulit. Menurut Ardiyanto, akan ada evaluasi besar-besaran pada tahun ajaran berikutnya agar kemampuan siswa dalam mengerjakan soal meningkat. “Masih terdapat catatan siswa yang belum merampungkan ujian,” ujarnya.

Selain persoalan tingkat kesulitan, penyelenggaraan TKA 2026 juga diwarnai gangguan sistem. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membenarkan adanya kendala jaringan pada sesi pertama hari kedua TKA yang berdampak pada sebagian peserta di sejumlah sekolah. Gangguan tersebut membuat peserta tidak bisa login, keluar dari sistem, atau melihat halaman tes kosong saat ujian berlangsung. Peserta terdampak memperoleh kesempatan mengikuti penjadwalan ulang pada 30 Oktober 2026 atau periode susulan 16–29 November 2026.

Baca juga:
Persiapan TKA 2026: Kisi-Kisi dan Contoh Soal untuk SMA dan SMK

Di Palembang, SMAN 13 memaksimalkan persiapan menghadapi TKA. Sebanyak 270 siswa mengikuti TKA pada sesi pertama gelombang pertama dari total 435 peserta. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yunita, menyatakan persiapan telah dilakukan sejak Agustus 2026 melalui pembelajaran terarah, latihan soal, dan uji coba. “Guru-guru kelas XII secara khusus diimbau oleh kepala sekolah untuk fokus memberikan materi yang berkaitan dengan TKA sampai awal November,” katanya. Materi TKA meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta mata pelajaran pilihan. Untuk matematika, waktu pengerjaan 90 menit, sedangkan sesi umum berlangsung dua jam.

Di sisi lain, Penerbit Erlangga menghadirkan buku pendamping SPM Plus TKA untuk SD/MI 2027 dan Siaga Plus TKA untuk SMP/MTs. Buku ini memuat rangkuman materi, contoh soal dan pembahasan, latihan berbasis kompetensi, serta paket soal untuk mengukur kesiapan belajar. Kehadiran buku tersebut menjadi alternatif bagi keluarga dan sekolah yang ingin membangun persiapan TKA secara sistematis, baik melalui belajar mandiri maupun pendampingan guru.

Persiapan menghadapi soal TKA Matematika memang menuntut pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan. Peserta didik perlu memperkuat kemampuan membaca dan menganalisis informasi, berlatih mengerjakan soal sesuai kompetensi, serta membiasakan diri dengan jadwal belajar teratur. Guru dan orang tua berperan melalui pembiasaan belajar yang konsisten, target realistis, dan evaluasi perkembangan kemampuan anak.

Baca juga:
Pengawas TKA 2026 Diperiksa, Kemendikdasmen Kantongi Nama Terduga Curang

Hingga saat ini, TKA masih berlangsung sesuai jadwal. Peserta yang terdampak gangguan sistem diarahkan mengikuti ujian susulan, sementara sekolah dan dinas pendidikan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan asesmen akademik berikutnya lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *