Sorothari – 31 Agustus 2026 | Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya video manipulasi dan informasi palsu yang mencatut nama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Di tengah perhatian publik mengenai kabar kebijakan fiskal serta bocoran Menkeu Purbaya soal perintah Presiden Prabowo terkait dividen Danantara, capai Rp120 T? Isu digital ini disusupi oleh berbagai konten hoaks di media sosial yang mengklaim adanya pembagian dana hibah dari pemerintah.
Berdasarkan penelusuran fakta, konten manipulatif tersebut banyak disebarkan melalui platform media sosial, salah satunya Facebook. Dalam salah satu unggahan yang beredar, tampak potongan video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disandingkan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seolah-olah tengah mengumumkan pendaftaran bantuan dana tunai untuk masyarakat.
Baca juga:Modus Pencatutan Pejabat Negara dalam Video Rekayasa
Rekayasa video yang melibatkan Menkeu Purbaya tersebut menampilkan narasi buatan yang meminta masyarakat segera mendaftarkan diri dengan mencantumkan usia dan asal daerah. Format video semacam ini dirancang menyerupai siaran resmi guna memperdaya warganet yang kurang teliti dalam memverifikasi sumber informasi.
Kementerian Keuangan menegaskan bahwa Menkeu Purbaya maupun jajaran kementerian tidak pernah merilis program pendaftaran dana hibah secara langsung melalui video amatir atau unggahan media sosial pribadi pihak ketiga. Seluruh program resmi pemerintah selalu diumumkan melalui kanal komunikasi resmi kementerian dan lembaga terkait.
Baca juga:Kementerian Keuangan meminta masyarakat untuk selalu menyaring setiap informasi yang diterima, tidak mudah tergiur oleh janji pembagian dana tunai, serta tidak memberikan data pribadi ke tautan atau akun tidak resmi yang mengatasnamakan pejabat negara.
Baca juga:












