Berita  

Dinamika Bandara: Pembatalan Penerbangan Akibat Asap hingga Kasus Penganiayaan dan Pencurian GPU

Dinamika Bandara: Pembatalan Penerbangan Akibat Asap hingga Kasus Penganiayaan dan Pencurian GPU
Dinamika Bandara: Pembatalan Penerbangan Akibat Asap hingga Kasus Penganiayaan dan Pencurian GPU

Sorothari – 23 Oktober 2026 | Sejumlah peristiwa menonjol terjadi di berbagai bandara dalam beberapa hari terakhir, mulai dari pembatalan massal penerbangan akibat kabut asap pekat di Bandara Tjilik Riwut, Kalimantan Tengah, dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota DPRD di Bandara Soekarno-Hatta, hingga pencurian kartu grafis Nvidia RTX 5090 di Bandara Internasional Guarulhos, Brasil. Selain itu, Bandara Internasional King Fahd di Arab Saudi juga dilaporkan menjadi sasaran serangan yang menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya.

Di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, seluruh jadwal penerbangan pada Kamis, 22 Oktober 2026, dibatalkan akibat kabut asap yang menyebabkan jarak pandang di bawah ambang batas keselamatan. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, membenarkan bahwa sebanyak 18 jadwal penerbangan domestik—terdiri dari sembilan kedatangan dan sembilan keberangkatan—tidak dapat beroperasi. Maskapai yang terdampak meliputi Garuda Indonesia, Super Air Jet, Lion Air, Citilink, Wings Air, dan Batik Air. Rute yang terganggu mencakup penerbangan dari dan menuju Jakarta, Surabaya, Balikpapan, serta Semarang.

Baca juga:
Kabut Asap Karhutla Ganggu 2.604 Penerbangan, Kemenhub Prioritaskan Keselamatan

Menurut Made Darmawan, pembatalan ini telah berlangsung selama lebih dari sepekan, tepatnya sekitar 7 hingga 10 hari. Penyebab utamanya adalah jarak pandang (visibility) yang fluktuatif dan sempat mencapai titik terburuk 150 meter. “Saat ini tadi di angka 900, itu pun fluktuatif ya. Terkadang ada jedanya naik ke 1.000 kemudian turun lagi 900. Nah, terakhir tadi ini di 800 meter,” ujarnya pada Jumat, 23 Oktober 2026. Meski seluruh penerbangan dibatalkan, pelayanan di terminal tetap berjalan normal. Petugas bandara bersama perwakilan maskapai bersiaga membantu penumpang yang ingin menjadwalkan ulang, membatalkan tiket, atau sekadar menanyakan kondisi bandara. Pengelola juga mengubah jam operasional dari semula pukul 05.00–17.30 WIB menjadi pukul 09.00–21.00 WIB sebagai langkah antisipasi.

Dugaan Penganiayaan Anggota DPRD di Bandara Soekarno-Hatta

Di Tangerang, Polres Bandara Soekarno-Hatta tengah menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap anggota DPRD Kota Pekanbaru berinisial F yang diduga dilakukan oleh sesama legislator berinisial Z. Peristiwa tersebut terjadi di Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, F dan Z bertemu untuk kembali ke Pekanbaru setelah rombongan DPRD berkonsultasi di Kemendagri. Menurut laporan yang diterima polisi, Z memanggil F, lalu F menyampaikan keberatan atas pernyataan yang disampaikan setelah konsultasi tersebut. Dalam situasi itu, Z diduga mendorong F hingga hampir terjatuh dan mencekiknya. Peristiwa sempat dilerai oleh anggota DPRD lain berinisial R dan VP.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Muhammad Esha, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan yang diterima, tanpa dipengaruhi kepentingan politik. “Dalam menyelidiki kasus ini, penyidik mengedepankan profesionalisme,” ujar Esha pada Jumat, 23 Oktober 2026. Hingga kini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, menelaah rekaman CCTV, dan mengirimkan surat permohonan izin atau persetujuan tertulis kepada Gubernur Riau untuk meminta klarifikasi terhadap Z. Polisi juga telah mengantar F ke rumah sakit di Kabupaten Tangerang untuk menjalani visum. Laporan tercatat dengan Nomor LP/B/81/VIII/2026/SPKT/Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya, tertanggal 10 Agustus 2026, dengan dugaan tindak pidana berdasarkan Pasal 466 ayat (1) dan/atau Pasal 471 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Esha menyebut penyidik berencana menggelar perkara setelah tahapan klarifikasi untuk menentukan apakah status kasus dapat ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Baca juga:
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda, Citilink Kembali Buka Penerbangan

RTX 5090 Curian Muncul di Marketplace Online

Di Brasil, sebuah kartu grafis Nvidia RTX 5090 yang diduga berasal dari pengiriman senilai US$470.000 atau sekitar Rp7,6 miliar yang hilang di Bandara Internasional Guarulhos muncul dijual di marketplace OLX. Kartu tersebut teridentifikasi sebagai Zotac Gaming RTX 5090 dan ditawarkan dengan harga lebih dari US$6.000 atau sekitar Rp97 juta. Kemunculan kartu curian ini pertama kali dilaporkan oleh jaringan televisi Brasil, yang mengidentifikasi unit tersebut dari daftar jualan di OLX. Penjual mengunggah foto-foto jelas yang memperlihatkan nomor seri kartu, sehingga menghubungkannya langsung dengan pengiriman yang dilaporkan hilang. Daftar jualan tersebut dilaporkan telah dihapus dan belum ada informasi yang mengidentifikasi penjual.

Berdasarkan informasi kepolisian yang dikutip media Brasil, pengiriman kartu grafis ini diimpor dari Amerika Serikat dan tiba di Brasil pada 20 September. Barang tersebut tercatat di bea cukai pada 24 September, lalu hilang setelah mendapat izin pengeluaran pada 25 September. Media Brasil juga melaporkan bahwa kepolisian dan otoritas bandara telah mengidentifikasi tiga karyawan yang diduga terlibat dalam pencurian ini. Pihak Bandara Internasional Guarulhos mengeluarkan pernyataan resmi bahwa penyelidikan fakta menjadi tanggung jawab otoritas berwenang. Insiden ini menjadi sorotan karena RTX 5090 merupakan GPU gaming konsumen terbaik saat ini, dengan permintaan tinggi untuk kebutuhan komputasi AI yang membuat kartu ini nyaris hilang dari ritel konvensional. Di beberapa marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga US$10.000 atau sekitar Rp162 juta, hampir selalu ditawarkan oleh penjual pihak ketiga.

Serangan di Bandara King Fahd Arab Saudi

Di Arab Saudi, Bandara Internasional King Fahd di Dammam diserang pada Rabu, 21 Oktober 2026 malam waktu setempat. Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi (GACA) menyatakan serangan itu menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya. Korban luka telah dirawat di rumah sakit terdekat. GACA juga menjelaskan bahwa serangan tersebut merusak sejumlah area dan fasilitas bandara, dan saat ini masih mengidentifikasi kerusakan yang terjadi. Hingga kini, dalang serangan belum diketahui dan GACA berjanji akan mengungkap pelaku ke publik jika penyelidikan menemui titik terang.

Baca juga:
Kabut Asap Karhutla Ganggu Operasional Bandara Udara Supadio, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

Bandara King Fahd sebelumnya sering menjadi target serangan sejak Arab Saudi berperang dengan Houthi pada Juli lalu. Serangan terakhir terjadi pada 11 Oktober, namun hanya menyebabkan kerusakan tanpa korban jiwa. Pada Rabu pagi waktu setempat, serangan juga terjadi di fasilitas minyak milik Aramco di Kota Shaybah. Angkatan bersenjata Arab Saudi melaporkan berhasil menembak jatuh sejumlah drone yang menyasar fasilitas tersebut, tetapi serpihan drone menimpa orang di sekitar lokasi dan menyebabkan dua orang tewas serta dua lainnya terluka. Militer Arab Saudi juga melumpuhkan lima drone yang menyasar sejumlah wilayah, termasuk provinsi di wilayah timur dan Madinah, meski tidak menyebut secara eksplisit pihak yang meluncurkan drone tersebut. Rangkaian serangan ini terjadi di tengah meningkatnya tensi konflik antara Arab Saudi dan Houthi, dengan serangan terparah sebelumnya ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh yang menewaskan 17 orang dan melukai 333 lainnya.

Hingga saat ini, penyelidikan di Bandara Tjilik Riwut masih berfokus pada upaya mengatasi kabut asap dan memulihkan operasional penerbangan. Sementara itu, Polres Bandara Soekarno-Hatta menunggu jawaban atas permohonan izin klarifikasi kepada Gubernur Riau, dan kepolisian Brasil terus mendalami kasus pencurian GPU di Bandara Guarulhos. Di Arab Saudi, GACA masih menyelidiki serangan di Bandara King Fahd dan berjanji memberikan informasi terbaru kepada publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *