RUPSLB Rombak Manajemen, Willgo Zainar Resmi Menjabat Direktur Utama Krakatau Steel

Direktur Utama Krakatau Steel
Direktur Utama Krakatau Steel

Sorothari – 09 September 2026 | PT Krakatau Steel (Persero) Tbk resmi mengangkat Willgo Zainar sebagai direktur utama baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Senin (7/9/2026). Keputusan pemegang saham tersebut menandai perubahan kepemimpinan di tubuh produsen baja pelat merah nasional guna menggantikan posisi Muhammad Akbar Djohan.

Perombakan kepengurusan emiten berkode saham KRAS ini tidak hanya terjadi pada kursi pimpinan tertinggi. Pemegang saham, melalui koordinasi Danantara Indonesia dan BP BUMN, juga menetapkan Thomas Christian sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya, Daniel Fitzgerald Liman. Di samping penyegaran jajaran eksekutif, susunan dewan komisaris turut diperkuat dengan bergabungnya Didik Hariyanto sebagai Komisaris Independen.

Baca juga:
Dinamika Pasar Modal dan Hukum: Dari Persiapan IPO Anthropic hingga Perilaku Investor Ritel

Rekam Jejak dan Latar Belakang Willgo Zainar

Sebelum dipercaya memegang kendali operasional, figur yang kini menjabat Direktur Utama Krakatau Steel tersebut memiliki rekam jejak panjang di sektor publik, politik, dan korporasi negara. Lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 25 Oktober 1968, Willgo menuntaskan studi sarjana Manajemen Pemasaran di Universitas Mataram pada 1993, sebelum meraih gelar magister bidang Marketing International Business dari Armstrong University di Amerika Serikat pada 1995.

Di panggung politik nasional, politisi Partai Gerindra yang pernah memimpin DPD Partai Gerindra NTB ini sempat menduduki kursi parlemen sebagai Anggota Komisi XI DPR RI periode 2014–2019 dan menjabat Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI. Selain itu, ia tercatat aktif memimpin DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB. Di lingkungan BUMN, Willgo sempat menjabat sebagai Direktur Pemasaran serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama di PT PAL Indonesia (Persero) periode 2021–2024, sebelum kemudian ditunjuk menjadi Komisaris Independen Krakatau Steel sejak pertengahan Desember 2024.

Baca juga:
Dinamika Pasar Kripto: Arus Modal Spot Binance Exchange Melonjak hingga Ekspansi Strategis di Kazakhstan

Kinerja Operasional dan Arah Transformasi

Langkah restrukturisasi manajemen ini dilakukan bertepatan dengan momentum perbaikan kinerja operasional perseroan. Sepanjang paruh pertama tahun 2026, perseroan mencatatkan pertumbuhan volume penjualan baja sebesar 30,6 persen menjadi 614,26 ribu ton. Kinerja operasional tersebut mendorong perolehan pendapatan hingga mencapai US$622,7 juta dengan laba periode berjalan sebesar US$10,9 juta.

Manajemen Krakatau Steel menyatakan bahwa perombakan susunan pengurus merupakan bagian strategis untuk melanjutkan agenda transformasi bisnis dan memperkokoh daya saing industri baja nasional. Sinergi antara jajaran direksi dan komisaris baru diharapkan mampu mendorong perseroan bergerak lebih lincah, tangguh, serta berkelanjutan dalam menghadapi dinamika pasar industri manufaktur ke depan.

Baca juga:
Jadwal dan Tahapan Seleksi PCPM BI 41 Usai Tes Potensi Dasar Digelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *