Toronto FC dan Dinamika Sepak Bola Kanada Jelang Laga Penentuan Musim 2026

Toronto FC dan Dinamika Sepak Bola Kanada Jelang Laga Penentuan Musim 2026
Toronto FC dan Dinamika Sepak Bola Kanada Jelang Laga Penentuan Musim 2026

Sorothari – 21 Oktober 2026 | Toronto FC menjadi salah satu nama yang menyita perhatian dalam peta sepak bola Kanada menjelang berakhirnya musim 2026. Klub asal Ontario itu tampil dalam sejumlah laga penting, termasuk kemenangan 2-0 atas New York Red Bulls di Sports Illustrated Stadium pada Sabtu, 17 Oktober 2026, serta menjadi bagian dari sejarah rivalitas di Canadian Championship yang tahun ini mempertemukan CF Montreal dan Forge FC di Stade Saputo.

Kemenangan atas Red Bulls menjadi momen yang dinanti Toronto FC setelah lama tidak mengalahkan lawan tersebut. Gol bunuh diri Justin Che pada menit ketiga membuka keunggulan tim tamu, sebelum Daniel Salloi menambah gol kedua pada menit ke-82 lewat umpan Jonathan Osorio. Meski New York Red Bulls mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen, menyelesaikan 448 umpan berbanding 177 milik Toronto, dan melepaskan 15 tembakan, anak asuh Michael Bradley mampu menjaga gawang mereka tetap bersih.

Baca juga:
Ziaire Williams dan Langkah Baru Lakers Menuju Musim 2026-27

Red Bulls mencatat expected goals 1,01, lebih tinggi dari 0,66 milik Toronto FC, dengan 11 upaya dari dalam kotak penalti berbanding hanya dua dari tim tamu. Namun, efisiensi menjadi pembeda. Osorio mendapat rating tertinggi di lapangan, 7,53, berkat dua umpan kunci, salah satunya menjadi assist untuk gol Salloi yang hanya membutuhkan 22 menit dan satu tembakan untuk mencetak skor. Matheus Pereira dan Gomis juga tampil solid di lini belakang Toronto yang menghadapi 15 tembakan tanpa kebobolan.

Kemenangan itu mengakhiri penantian panjang Toronto FC atas Red Bulls. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 di Leagues Cup pada Juli 2024, lalu Red Bulls menang 4-1 pada Oktober 2024 dan 2-1 pada Maret 2025, serta dua kali bermain imbang 1-1 pada Juni 2025 dan Maret 2026. Bagi New York, kekalahan ini menjadi yang kedua beruntun setelah tumbang 2-1 dari DC United, menyusul hasil 4-1 atas San Diego, kekalahan 3-0 dari St. Louis City, serta kemenangan 1-0 atas New York City FC dan Columbus Crew.

Rivalitas Toronto FC dan Forge FC dalam Sejarah Canadian Championship

Nama Toronto FC juga lekat dengan sejarah Canadian Championship, meski tahun ini mereka tidak tampil di final. Gelaran 2026 mempertemukan CF Montreal dan Forge FC, yang merupakan final kedua berturut-turut antara tim Major League Soccer dan Canadian Premier League setelah Vancouver Whitecaps mengalahkan Vancouver FC pada tahun lalu. Montreal, yang terakhir menjuarai kompetisi ini pada 2021 sebelum dominasi Whitecaps, melaju ke final setelah menghentikan upaya Whitecaps meraih gelar kelima beruntun di semifinal.

Bagi Forge FC, final ini menjadi kesempatan kedua mereka merebut Voyageurs Cup setelah kalah lewat adu penalti dari Toronto FC pada final 2020. Laga tersebut sempat tertunda dan direstrukturisasi akibat pandemi COVID-19. Montreal sendiri telah delapan kali mencapai final Canadian Championship di era MLS (2012-sekarang) dan menang empat kali, dengan gelar pada 2013, 2014, 2019, dan 2021. Kini mereka berusaha bangkit dari musim yang mengecewakan, termasuk pergantian pelatih dan posisi di dasar klasemen Eastern Conference.

Baca juga:
Pacers Hadir di DAZN, Tiket Musim 2026-27 Mulai Dijual

Kelompok suporter Montreal menyebut laga Rabu sebagai harapan terakhir klub musim ini. Mereka menilai kekalahan dari Forge akan tidak dapat diterima. Forge sendiri telah menyingkirkan Montreal dalam dua edisi terakhir kompetisi ini dan berambisi memperpanjang tren tersebut menjadi tiga kali berturut-turut. Sebelumnya, CF Montreal menyingkirkan Forge tiga tahun beruntun, sehingga laga ini tidak hanya memperebutkan trofi, tetapi juga gengsi kedua klub yang memiliki rivalitas tak terduga.

Pelatih Forge, Bobby Smyrniotis, disebut memiliki motivasi tambahan setelah pernyataan pemain Montreal, Prince Owusu, di televisi usai semifinal. Owusu memprediksi Montreal akan mengalahkan Forge dan membalas kekalahan musim lalu, dengan menyebut bahwa bermain melawan Forge lebih baik dan setelah itu mereka akan merayakan gelar. Namun, kondisi Owusu masih diragukan karena cedera tubuh bagian bawah yang membuatnya absen dalam dua laga terakhir Montreal. Alexis Sanchez juga belum mencatat kontribusi gol sejak bergabung pada musim panas.

Peluang Montreal dan Dampak bagi Kompetisi

Di atas kertas, Montreal lebih diunggulkan, tetapi Forge memiliki rekam jejak lebih baik di lapangan dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan Montreal akan memberi mereka gelar Canadian Championship keenam sekaligus tiket otomatis ke Concacaf Champions Cup 2027, yang menjadi jalan kembali ke kompetisi kontinental setelah terakhir tampil pada 2022. Sementara itu, bagi Toronto FC, hasil atas Red Bulls menjadi modal penting untuk menutup musim dengan performa lebih stabil, meski posisi mereka di klasemen masih menjadi sorotan.

Di kompetisi lain, Toronto FC juga memiliki keterkaitan dengan sepak bola wanita Kanada melalui AFC Toronto di Northern Super League. Pada Minggu, 18 Oktober 2026, AFC Toronto kalah 0-1 dari Calgary Wild FC di Toronto setelah gol Jorian Baucom pada menit kelima. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi AFC Toronto atas Calgary, meski mereka telah memastikan tempat di babak playoff dan berada di peringkat kedua klasemen dengan 38 poin, di bawah Montreal Roses FC yang mengoleksi 42 poin.

Baca juga:
Deltras FC Rombak Skuad dan Luncurkan Jersey Baru Menuju Musim 2026/2027

Dengan berbagai dinamika tersebut, Toronto FC tetap menjadi salah satu klub yang paling banyak dibicarakan di Kanada, baik karena performa di lapangan, sejarah di Canadian Championship, maupun keterlibatan mereka dalam perkembangan sepak bola nasional. Laga final Canadian Championship antara CF Montreal dan Forge FC pada Rabu malam waktu setempat akan menjadi penentu arah rivalitas dan peta kekuatan sepak bola Kanada musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *