Portland Timbers Dikalahkan LA Galaxy, Tertahan Imbang Colorado, dan Bersiap Hadapi Charlotte FC

Portland Timbers Dikalahkan LA Galaxy, Tertahan Imbang Colorado, dan Bersiap Hadapi Charlotte FC
Portland Timbers Dikalahkan LA Galaxy, Tertahan Imbang Colorado, dan Bersiap Hadapi Charlotte FC

Sorothari – 22 Oktober 2026 | Portland Timbers tengah menjalani periode sulit dalam kompetisi Major League Soccer (MLS) 2026. Setelah menelan kekalahan 0-2 dari LA Galaxy pada pertandingan tandang, tim asuhan pelatih ini harus puas berbagi angka dengan Colorado Rapids di Providence Park. Hasil tersebut membuat posisi Portland Timbers di klasemen Wilayah Barat belum juga membaik, dan menjadi sorotan menjelang laga melawan Charlotte FC pada akhir Oktober mendatang.

Kekalahan dari LA Galaxy terjadi di Carson, California, pada Rabu malam waktu setempat. Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Marco Reus pada menit ke-17 dan Justin Haak pada menit ke-80. Reus membuka keunggulan setelah menerima umpan dari Robert Taylor dan Pablo Ruiz. Gol tersebut merupakan gol kedelapan gelandang asal Jerman itu sepanjang musim ini. Sementara itu, gol Haak tercipta berkat assist dari Reus, yang menjadi assist ke-11 baginya musim ini dan merupakan rekor tertinggi sepanjang kariernya.

Baca juga:
San Diego FC Ditahan Imbang Galaxy 2-2 dalam Duel Empat Gol

Penjaga gawang LA Galaxy, JT Marcinkowski, tampil solid dengan mencatat lima penyelamatan dan membukukan nirbobol keempatnya dalam 24 kali menjadi starter musim ini. Di sisi lain, kiper Portland Timbers, James Pantemis, juga tampil cukup baik dengan tiga penyelamatan, meski gawangnya harus kebobolan dua kali. Kekalahan ini memperburuk catatan tandang Portland Timbers menjadi dua kemenangan, 10 kekalahan, dan tiga hasil imbang. Sejak awal September, tim berjuluk Timbers tersebut hanya meraih satu kemenangan, empat kekalahan, dan dua hasil imbang.

Kemenangan LA Galaxy sendiri menjadi respons setelah mereka dihancurkan St. Louis CITY SC dengan skor 2-6. Los Angeles kini mengoleksi 39 poin dengan empat pertandingan tersisa di musim reguler. Sementara itu, Portland Timbers masih berjuang untuk memperbaiki posisi di klasemen Wilayah Barat. Menurut laporan, saat ini Portland Timbers menempati peringkat ke-10 dengan koleksi 33 poin dari 29 pertandingan, atau rata-rata 1,13 poin per laga.

Beberapa hari berselang, Portland Timbers menjamu Colorado Rapids di Providence Park. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (18/10) tersebut berakhir tanpa gol, 0-0. Hasil imbang ini membuat Portland Timbers tertahan di posisi ke-11 klasemen Wilayah Barat, sementara Colorado Rapids tetap di posisi kesembilan. Laga berjalan ketat dan diwarnai banyak pelanggaran. Wasit mengeluarkan sejumlah kartu kuning, termasuk kepada Rob Holding (Colorado) pada menit ke-13, Kristoffer Velde (Portland) pada menit ke-43, Morgan Whittaker (Colorado) pada menit ke-43, Kosi Thompson (Colorado) pada menit 45+2, dan Matthew Elliott Wells (Colorado) pada menit 45+5.

Baca juga:
LA Galaxy Ditahan San Diego FC 2-2 dalam Duel Sengit MLS

Colorado Rapids melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan. Noah Cobb masuk menggantikan Rob Holding pada menit ke-45, Paxten Aaronson menggantikan Donavan Phillip pada menit ke-62, dan Hamzat Ojediran menggantikan Morgan Whittaker pada menit ke-62. Sementara itu, Portland Timbers memasukkan Jose Caicedo untuk menggantikan Diego Chará pada menit ke-67. Meski demikian, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol yang tercipta.

Di sisi lain, statistik individu dan tim menunjukkan performa Portland Timbers yang kurang konsisten. Sepanjang musim ini, Portland Timbers telah kebobolan 56 gol dengan rata-rata 1,87 gol per 90 menit. Mereka hanya mencatat dua nirbobol atau 6,7 persen dari total pertandingan. Tim juga mengoleksi 49 kartu kuning dan tiga kartu merah. Dari segi serangan, Portland Timbers mencetak 49 gol dengan rata-rata 1,13 poin per pertandingan dan berada di peringkat ke-12 liga dalam hal assist (37). Selisih gol mereka minus tujuh. Kiper James Pantemis sendiri memiliki catatan 117 penyelamatan dengan persentase penyelamatan 67,6 persen.

Sementara itu, Charlotte FC yang akan menjadi lawan Portland Timbers pada 24 Oktober mendatang memiliki catatan yang lebih baik. Tim berjuluk The Crown tersebut rata-rata mengumpulkan 1,6 poin per pertandingan, mencatatkan 41 assist, dan tiga kartu merah. Charlotte FC memiliki persentase nirbobol 16,7 persen dengan 63 kartu kuning. Mereka berada di peringkat ke-12 dalam hal kebobolan (45 gol) dan memiliki selisih gol plus delapan. Charlotte FC juga mencatatkan persentase penyelamatan 75,1 persen (181 tembakan tepat sasaran) dan berada di peringkat ke-10 liga dengan 47 poin. Rata-rata kebobolan mereka 1,50 gol per 90 menit dengan 136 penyelamatan dan lima nirbobol. Charlotte FC telah mencetak 53 gol dengan ekspektasi gol (xG) 20,5.

Baca juga:
Tumbang 0-3 dari Vancouver Whitecaps, LA Galaxy Lanjutkan Tren Negatif di MLS

Pertemuan antara Portland Timbers dan Charlotte FC dijadwalkan berlangsung di Providence Park, Portland, Oregon, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Dalam laga tersebut, Portland Timbers akan diperkuat oleh kiper James Pantemis, sedangkan Charlotte FC akan mengandalkan Kristijan Kahlina di bawah mistar. Berdasarkan analisis dari sejumlah sumber, Portland Timbers dihargai +120, sementara Charlotte FC -144, dengan over/under 3 gol. Menarik untuk disimak apakah Portland Timbers mampu bangkit dan memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih poin penuh, atau justru Charlotte FC yang melanjutkan tren positif mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *