Sorothari – 22 Oktober 2026 | Duel LA Galaxy vs San Diego berakhir tanpa pemenang dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026 yang digelar di Dignity Health Sports Park, Carson, California, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB, 18 Oktober 2026. Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir. Hasil ini membuat persaingan menuju babak playoff di Wilayah Barat semakin panas karena setiap poin menjadi sangat berarti di sisa musim reguler.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal. LA Galaxy, yang tampil agresif di hadapan pendukung sendiri, membuka keunggulan pada menit keempat melalui João Klauss. Namun San Diego FC merespons cepat. Enam menit berselang, Anders Dreyer menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti. Skor 1-1 sempat bertahan sebelum Erik Thommy membawa Galaxy kembali unggul pada menit ke-17. San Diego FC tidak tinggal diam dan akhirnya memastikan skor imbang 2-2 melalui gol Gabriel Pirani pada menit ke-39. Hingga pertandingan usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Baca juga:Bagi LA Galaxy, hasil ini menjadi catatan tersendiri karena mereka baru saja meraih kemenangan penting 2-0 atas Portland Timbers di Carson, California, pada Rabu malam. Kemenangan tersebut diraih berkat gol Marco Reus pada menit ke-17 dan Justin Haak pada menit ke-80. Reus, yang menjadi motor serangan, juga mencatatkan assist ke-11 musim ini, rekor tertinggi sepanjang kariernya. Penjaga gawang JT Marcinkowski tampil solid dengan lima penyelamatan dan mencatatkan nirbobol keempatnya dalam 24 kali menjadi starter musim ini.
Kemenangan atas Portland membawa LA Galaxy ke rekor 10 kemenangan, 11 kekalahan, dan 9 hasil imbang. Sementara itu, Portland Timbers mencatatkan 9 kemenangan, 14 kekalahan, dan 6 hasil imbang. Hasil tersebut juga memperbaiki posisi Galaxy dalam persaingan playoff dan menjadi modal berharga sebelum menghadapi San Diego FC. Sayangnya, modal tersebut belum mampu berbuah kemenangan penuh dalam laga LA Galaxy vs San Diego kali ini.
Baca juga:Sebelum pertandingan, LA Galaxy berada di posisi kedelapan Wilayah Barat dengan 39 poin dari 30 pertandingan. Adapun San Diego FC menempati posisi ke-12 dengan 33 poin dari 29 laga. Meski demikian, San Diego FC memiliki catatan impresif melawan klub-klub dari Los Angeles. Sejak kemenangan 2-0 atas LA Galaxy pada laga perdana mereka di Dignity Health Sports Park, San Diego FC belum pernah kalah dari klub LA mana pun, termasuk LAFC. Tren positif ini bahkan semakin menarik setelah Hirving “Chucky” Lozano, mantan pemain San Diego FC, bergabung dengan LA Galaxy pada Agustus 2026. Dalam pertemuan pertama setelah kepindahan itu, San Diego menang 3-1 atas LA Galaxy, meski Lozano mencetak satu-satunya gol Los Angeles.
Pada pertandingan kali ini, Lozano absen sehingga duel reuni keduanya harus ditunda. Meski tanpa Lozano, LA Galaxy tetap tampil agresif sejak awal. Dalam dua menit pertama, mereka sudah menciptakan peluang ke gawang San Diego FC. Strategi menyerang cepat itu berbuah gol pembuka dari João Klauss. Namun, San Diego FC yang dikenal dengan permainan sabar dan kemampuan memanfaatkan peluang dari titik penalti berhasil menyamakan kedudukan melalui Anders Dreyer pada menit kesembilan. Gol Gabriel Pirani kemudian memastikan kedua tim berbagi angka.
Baca juga:Hasil imbang ini tidak mengubah posisi kedua tim secara signifikan, tetapi tetap memengaruhi peta persaingan playoff. LA Galaxy masih berpeluang memperbaiki peringkat di sisa pertandingan, sementara San Diego FC terus berusaha menempel dan menjaga asa untuk masuk ke zona playoff. Dengan musim reguler yang mendekati akhir, setiap pertandingan akan menjadi penentu. Pelatih dan pemain dari kedua kubu diyakini akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari klub mengenai kondisi pemain atau strategi selanjutnya.












