Sorothari – 28 Oktober 2026 | Kompetisi sepak bola Korea Selatan, K League 1, memasuki pekan-pekan krusial dengan persaingan sengit baik di papan atas maupun bawah klasemen. Tim-tim papan atas seperti Ulsan Hyundai dan Jeonbuk Motors terus bersaing untuk merebut posisi puncak, sementara tim-tim di zona degradasi berjuang keras menghindari jurang degradasi. Pertandingan terbaru menunjukkan intensitas tinggi dan hasil yang tak terduga, memperkuat reputasi K League 1 sebagai salah satu liga paling kompetitif di Asia.
Pada pekan ke-35, Ulsan Hyundai berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Suwon Samsung Bluewings, sementara Jeonbuk Motors ditahan imbang 1-1 oleh Pohang Steelers. Hasil ini membuat Ulsan tetap memimpin klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Jeonbuk. Di sisi lain, FC Seoul berhasil naik ke peringkat ketiga setelah mengalahkan Incheon United dengan skor 3-0. Persaingan untuk tiket Liga Champions Asia semakin ketat dengan hanya selisih beberapa poin antara peringkat ketiga hingga keenam.
Baca juga:Di papan bawah, Gangwon FC dan Seongnam FC masih belum bisa keluar dari zona degradasi. Gangwon kalah 0-2 dari Daegu FC, sementara Seongnam bermain imbang 2-2 melawan Jeju United. Dengan hanya tersisa tiga pertandingan, kedua tim ini membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan bertahan di K League 1. Pelatih Gangwon, Kim Byung-soo, menyatakan bahwa timnya akan berjuang hingga akhir. “Kami tidak akan menyerah. Setiap pertandingan adalah final bagi kami,” ujarnya.
Salah satu pertandingan paling dinanti pekan ini adalah derby antara FC Seoul dan Suwon Samsung Bluewings, yang akan digelar di Seoul World Cup Stadium pada Minggu (29/10). Derby ini selalu menyajikan tensi tinggi dan sering menjadi penentu momentum di akhir musim. FC Seoul saat ini dalam performa terbaik dengan tiga kemenangan beruntun, sedangkan Suwon sedang berusaha bangkit setelah kekalahan dari Ulsan. Pelatih FC Seoul, Ahn Ik-soo, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan. “Kami bermain di kandang sendiri dan kami ingin memberikan kemenangan untuk para suporter,” katanya.
Baca juga:K League 1 juga menjadi sorotan karena kontribusinya terhadap tim nasional Korea Selatan. Sejumlah pemain muda berbakat mulai mencuri perhatian, seperti Lee Kang-in dari Ulsan Hyundai dan Song Min-kyu dari Jeonbuk Motors. Keduanya dianggap sebagai masa depan sepak bola Korea. Selain itu, liga ini juga menjadi tujuan bagi pemain asing berkualitas, seperti Vako Qazaishvili dari Ulsan dan Gustavo dari Jeonbuk, yang menambah daya tarik kompetisi.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin sangat berharga. Ulsan Hyundai akan menghadapi Jeonbuk Motors dalam laga puncak pada pekan ke-37, yang bisa menjadi penentu gelar juara. Sementara itu, tim-tim di zona degradasi akan terus berjuang hingga peluit akhir. K League 1 musim ini dipastikan akan berjalan hingga pekan terakhir dengan drama yang tak terduga. Para penggemar sepak bola Asia, khususnya di Indonesia, dapat terus memantau perkembangan K League 1 melalui platform resmi liga dan penyedia siaran olahraga.
Baca juga:











