Hari Guru Nasional 2026 Diperingati 25 November, Bukan Hari Libur

Hari Guru Nasional 2026 Diperingati 25 November, Bukan Hari Libur
Hari Guru Nasional 2026 Diperingati 25 November, Bukan Hari Libur

Sorothari – 07 November 2026 | Hari Guru Nasional 2026 diperingati pada Rabu, 25 November 2026, bertepatan dengan momentum berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan ini menjadi ajang apresiasi bagi para pendidik, namun pemerintah menegaskan bahwa tanggal tersebut bukan hari libur nasional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis tema resmi “Guru Hebat, Indonesia Kuat” beserta logo dan panduan pelaksanaannya.

Penetapan Hari Guru Nasional merujuk pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78 Tahun 1994 yang ditandatangani Presiden Soeharto pada 24 November 1994. Aturan itu menetapkan 25 November sebagai hari nasional, tetapi tidak mengurangi hari libur resmi. Dengan demikian, sekolah dan instansi pendidikan tetap beroperasi seperti biasa, meski berbagai kegiatan peringatan tetap digelar.

Baca juga:
Hari Santri Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Makna Peringatannya

Sejarah Singkat dan Makna Peringatan

Sejarah Hari Guru Nasional tidak lepas dari perjalanan organisasi guru di Indonesia. Pada 1912, berdiri Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang beranggotakan kepala sekolah, guru desa, hingga tenaga kependidikan. Dua dekade kemudian, tepatnya 1932, organisasi ini berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan nama tersebut sempat menuai penolakan dari pemerintah kolonial Belanda karena mencantumkan kata “Indonesia”.

Memasuki masa pendudukan Jepang, PGI dilarang beraktivitas. Namun, semangat para guru tetap menyala hingga kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Pada 24-25 November 1945, Kongres Guru Indonesia digelar di Surakarta, Jawa Tengah, yang menjadi cikal bakal berdirinya PGRI. Sejak itu, tanggal 25 November selalu diperingati sebagai hari bersejarah bagi komunitas pendidik.

Peringatan Hari Guru Nasional 2026 mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Tema ini dipilih untuk memperkuat budaya apresiasi, memperluas praktik baik, membangun kebanggaan terhadap profesi guru, serta mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mengajak masyarakat menjadikan Bulan Guru Nasional sebagai ruang apresiasi nyata bagi dedikasi pendidik.

Baca juga:
Kemenag Targetkan Kurikulum Pencegahan LGBTQ Mulai Diajarkan Tahun Ini

Rangkaian Kegiatan dan Logo Resmi

November ditetapkan sebagai Bulan Guru Nasional dengan puncak acara pada 26 November 2026, sehari setelah peringatan utama. Berbagai kegiatan telah disiapkan, antara lain Anugerah GTK 2026, Apresiasi GTK 2026, dan Kampanye Bangga Menjadi Guru. Kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi serta mendorong peningkatan mutu pendidikan.

Logo resmi Hari Guru Nasional 2026 memuat tulisan “Hari Guru Nasional 2026”, elemen hati, buku, murid, dan teks tema. Identitas visual ini diharapkan digunakan secara seragam dari Sabang hingga Merauke. Masyarakat dapat mengunduh logo dan panduan resmi melalui kanal resmi Kemendikdasmen. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tautan unduhan, namun informasi dapat diakses melalui akun Instagram Ditjen GTK Kemendikdasmen.

Meski bukan hari libur, peringatan Hari Guru Nasional 2026 tetap menjadi momen penting untuk merefleksikan peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Berbagai sekolah dan instansi pendidikan dijadwalkan menggelar upacara bendera, pemberian penghargaan, hingga lomba yang melibatkan guru dan siswa. Pemerintah berharap momentum ini memperkuat kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan pendidikan bermutu dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga:
Dari Kelas ke Aksi Nyata: Inovasi dan Tantangan Pembelajaran Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *