Harga Xiaomi 18 Pro dan Pro Max di Eropa Bikin Geleng Kepala, Taka Ada yang Murah

Harga Xiaomi 18 Pro dan Pro Max di Eropa Bikin Geleng Kepala, Taka Ada yang Murah
Harga Xiaomi 18 Pro dan Pro Max di Eropa Bikin Geleng Kepala, Taka Ada yang Murah

Sorothari – 20 Oktober 2026 | Harga jual Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max untuk pasar Eropa akhirnya terungkap. Menurut laporan yang beredar, kedua flagship tersebut dibanderol dengan harga yang sangat tinggi, bahkan taka ada varian yang bisa dibilang ramah kantong. Informasi ini muncul setelah Xiaomi resmi memperkenalkan kedua perangkat pada September 2026 dan memastikan kehadirannya di Benua Biru, sesuatu yang tidak dilakukan pendahulunya.

Laporan menyebutkan bahwa Xiaomi 18 Pro varian paling dasar dengan kapasitas penyimpanan 256 GB akan dijual seharga 1.449 euro, atau setara sekitar Rp25 juta dengan kurs saat ini. Sementara itu, versi 512 GB dipatok 1.649 euro. Adapun Xiaomi 18 Pro Max hanya tersedia dalam satu pilihan penyimpanan 512 GB dengan harga 1.849 euro, atau hampir Rp32 juta. Angka-angka ini tentu membuat banyak calon pembeli berpikir ulang, terutama karena taka ada opsi yang lebih ekonomis.

Baca juga:
Rangkaian Tanggal Rilis iPhone 18 Pro, iOS 27, dan Agenda Penting Akhir Tahun 2026

Perbandingan dengan Pesaing dan Pendahulu

Untuk memberikan konteks, harga tersebut tergolong fantastis untuk ukuran pasar Eropa. Sebagai perbandingan, Xiaomi 17 Ultra yang merupakan flagship tahun sebelumnya meluncur dengan harga awal 1.499 euro. Artinya, Xiaomi 18 Pro bahkan lebih mahal dari Ultra generasi sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada pesaing seperti Vivo X500 Pro Max dan Oppo Find X10 Pro Max yang menurut bocoran akan dibanderol 1.799 euro. Dengan demikian, Xiaomi 18 Pro Max berada di atas keduanya dari segi harga.

Meski mahal, Xiaomi tetap menawarkan sejumlah pilihan warna menarik. Konsumen dapat memilih antara hitam, biru, merah, atau putih. Namun, ada catatan penting terkait spesifikasi, khususnya kapasitas baterai. Versi Eropa dikabarkan memiliki baterai yang lebih kecil dibandingkan versi China. Xiaomi 18 Pro akan mengusung baterai 6.000 mAh, bukan 7.000 mAh seperti di pasar domestik. Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max akan dilengkapi baterai 7.050 mAh, turun dari 8.500 mAh pada versi China.

Baca juga:
Dominasi Pasar AI Makin Kuat, SpaceX Pilih Eksklusif Nvidia dan Rencana Investasi di Anthropic

Meskipun kapasitas baterai berkurang, spesifikasi lain disebut masih setara dengan versi asli. Kedua ponsel ini memiliki ciri khas berupa layar tambahan di bagian belakang. Selain itu, ada prosesor kelas atas, sistem kamera serba bisa, dan layar LTPO AMOLED berkualitas tinggi. Sayangnya, laporan tidak merinci jenis chipset atau konfigurasi kamera secara spesifik.

Harga yang tinggi ini tampaknya menjadi konsekuensi dari kondisi pasar smartphone global yang tengah menghadapi krisis komponen, terutama memori. Beberapa merek lain juga mengalami kenaikan harga serupa. Meski demikian, keputusan Xiaomi menghadirkan varian Eropa dengan baterai lebih kecil dan harga lebih mahal menuai kritik. Pasalnya, konsumen Eropa harus membayar lebih untuk spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan rekan mereka di China.

Baca juga:
Panduan Mudah Membuat Video Vertikal AI untuk TikTok dan Reels

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Xiaomi mengenai tanggal pasti ketersediaan dan harga final di Eropa. Informasi yang beredar masih bersumber dari bocoran dan laporan media. Namun, jika angka-angka ini benar, Xiaomi 18 Pro dan Pro Max akan menjadi salah satu smartphone Android termahal di pasar Eropa, dan taka banyak orang yang mampu membelinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *