Mirassol Kalahkan Internacional 2-0, Persulit Langkah Colorado Keluar dari Zona Degradasi

Mirassol Kalahkan Internacional 2-0, Persulit Langkah Colorado Keluar dari Zona Degradasi
Mirassol Kalahkan Internacional 2-0, Persulit Langkah Colorado Keluar dari Zona Degradasi

Sorothari – 20 Oktober 2026 | Duel mirassol vs internacional pada laga pembuka pekan ke-31 Campeonato Brasileiro Serie A 2026 berakhir dengan kemenangan tuan rumah Mirassol 2-0 atas Internacional di Estádio José Maria de Campos Maia, Mirassol, Jumat (16/10/2026) malam waktu Brasil. Kemenangan ini mengangkat posisi Mirassol ke peringkat ke-14 dengan 36 poin, sementara Internacional tertahan di posisi ke-17 dengan 32 poin dan semakin terbenam di zona degradasi.

Pertandingan yang disiarkan melalui Premiere dan Sportv itu berjalan dramatis sejak menit awal. Kiper Internacional, Matheus Cunha, mendapat kartu merah langsung pada menit ke-14 setelah keluar dari area penalti dan menjatuhkan striker Mirassol, Bruno Santos. Keputusan wasit membuat Colorado harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 75 menit, sementara kiper pengganti Kauan Jesus Santos Oliveira masuk menggantikan Matheus Cunha.

Baca juga:
Hasil Philadelphia Union vs Montréal: Gol Cavan Sullivan Bawa The Union Menembus Zona Playoff

Meski unggul jumlah pemain, Mirassol kesulitan membongkar pertahanan Internacional pada babak pertama. Peluang terbaik tuan rumah datang melalui Eduardo yang memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas Reinaldo, namun bola masih membentur tiang gawang setelah sebelumnya diselamatkan Kauan Jesus. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Mirassol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-48. Carlos Eduardo de Oliveira Alves mencetak gol pembuka setelah menerima umpan dari Edson Carioca. Keunggulan 1-0 itu membuat tuan rumah semakin percaya diri. Internacional yang bermain dengan sepuluh orang berusaha merespons, tetapi kesulitan menembus lini belakang Mirassol.

Gol kedua Mirassol hadir pada menit ke-87 melalui André Luis yang memanfaatkan assist Fernandinho. Skor berubah menjadi 2-0 dan praktis mengunci kemenangan Leão Caipira. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2, Mirassol mendapat hadiah penalti, namun eksekusi Reinaldo gagal dan tidak mengubah kedudukan.

Laga ini juga diwarnai sejumlah kartu kuning. Dari kubu Internacional, Vitinho (menit 43), Bruno Gomes (57), Rodrigo Villagra (61), Johan Carbonero (81), Gabriel Mercado (89), dan Kauan Jesus Santos Oliveira (90+1) mendapat peringatan. Sementara dari Mirassol, Neto Moura (45+5) dan André Luis (77) juga menerima kartu kuning.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Mirassol atas Internacional dalam pertemuan resmi. Sebelumnya, kedua tim sempat bertemu dan Mirassol juga mampu mencuri hasil positif. Bagi Internacional, kekalahan ini menjadi pukulan berat dalam upaya keluar dari zona merah. Pelatih Eduardo Baptista mengakui timnya melakukan kesalahan individual, tetapi tetap memuji semangat para pemain.

Baca juga:
PSIM Jogja Kalah 1-2 dari PSM Makassar, Jean-Paul Van Gastel Dipecat

“Kami pergi dengan sedih. Kami membuat kesalahan yang tepat. Tetapi pengabdian dan keberanian tim ini menunjukkan bahwa masih ada tujuh pertandingan tersisa. Saya pikir penting untuk membawa semangat ini dari sini. Apakah ada kerugian? Tentu, ada kerugian. Tapi kami membawa semangat ini,” ujar Eduardo Baptista dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip dari laporan media Brasil.

Baptista juga menyoroti ketidakmampuan timnya memanfaatkan kesalahan lawan. “Ini tentang bekerja. Memberikan semangat baru untuk tim ini, yang setiap pekan terus meningkat, terus berjuang. Kami harus bekerja untuk meminimalkan kesalahan-kesalahan ini agar tidak terjadi lagi. Lawan memiliki kesalahan yang sama dan kami tidak mematikan,” tambahnya.

Dengan hasil ini, Internacional tetap berada di posisi ke-17 dengan 32 poin, sama dengan Corinthians yang berada di peringkat ke-16 dan baru akan bermain pada Senin (19/10/2026). Sementara Grêmio berada di posisi ke-18 dengan 31 poin dan berpotensi menyalip Internacional jika mampu mengalahkan Cruzeiro pada Minggu (18/10/2026). Persaingan di papan bawah Serie A semakin ketat dengan tujuh pekan tersisa.

Bagi Mirassol, tambahan tiga poin menjauhkan mereka dari ancaman degradasi. Tim asuhan Rafael Guanaes kini mengoleksi 36 poin, unggul empat poin dari Internacional yang menjadi penghuni pertama zona degradasi. Kemenangan ini juga menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

Kekalahan dari Mirassol menambah catatan buruk Internacional dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Colorado hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Grêmio setelah menang 2-1 atas Corinthians. Eduardo Baptista diharapkan mampu membangkitkan kembali performa tim dalam tujuh pertandingan tersisa agar terhindar dari degradasi ke Serie B.

Baca juga:
LAFC Ditahan Imbang NYCFC 1-1, Gol Perdana Leo Walta Jadi Sorotan

Pertandingan antara Mirassol vs Internacional ini juga menjadi sorotan karena insiden kartu merah kiper Matheus Cunha yang dinilai kontroversial. Wasit memberikan kartu merah langsung tanpa ragu setelah melihat pelanggaran terhadap Bruno Santos. Keputusan itu membuat Internacional harus bermain dengan kiper cadangan sejak menit ke-14.

Dengan hasil ini, persaingan di zona degradasi Serie A 2026 semakin memanas. Internacional, Corinthians, dan Grêmio akan bersaing ketat untuk menghindari tiga posisi terbawah. Sementara Mirassol dapat sedikit bernapas lega setelah meraih kemenangan penting di kandang sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *