Sorothari – 20 Oktober 2026 | Sydney FC kembali menjadi perbincangan di jagat sepak bola Australia. Nama klub asal New South Wales itu mencuat bukan karena hasil pertandingan terbaru, melainkan karena sejumlah tokoh dan mantan penggawa yang memiliki keterkaitan erat dengan Sydney FC. Mulai dari James Overy, bek muda asal Perth yang baru bergabung pada musim panas 2026, hingga Peter Edwards, pelatih yang kini menangani South Hobart, jejak Sydney FC terasa dalam dinamika sepak bola nasional maupun komunitas.
Overy, yang sebelumnya menimba ilmu di akademi Manchester United, angkat bicara soal perbedaan gaya kepelatihan Ruben Amorim dan Michael Carrick. Ia meninggalkan Old Trafford setelah dua tahun dan memilih melanjutkan karier di Sydney FC. Kepindahan itu disebut-sebut sebagai langkah baru bagi pemain berusia 18 tahun tersebut untuk menambah jam terbang di level senior.
Baca juga:Dalam wawancaranya dengan Suited and Booted TV, Overy mengungkap bahwa sesi latihan Amorim lebih menekankan aspek fisik dan transisi. Menurutnya, Amorim banyak memberikan latihan berlari karena sistem 3-4-3 yang digunakan membutuhkan wing-back yang aktif naik-turun. “Sesi Amorim lebih banyak berlari karena kami bermain dengan wing-back. Kami bermain dengan full-back yang naik dan turun, yang sangat cocok untuk saya,” ujarnya seperti dikutip dari Manchester Evening News. Overy merasa bahwa gaya tersebut membuat Amorim tertarik padanya, terlebih saat ia masih bermain di tim U-18.
Berbeda dengan Amorim, Carrick dinilai lebih fokus pada aspek taktik dan teknik. Overy menyebut sesi latihan Carrick lebih menekankan penguasaan bola, permainan satu-dua sentuhan, dan cara membongkar pertahanan lawan. “Carrick lebih seperti, ‘mari kita jaga bola, satu atau dua sentuhan, lima cara untuk membongkar mereka’. Mereka dua manajer yang sangat berbeda,” tambahnya. Ia menilai Amorim lebih peduli pada sisi fisik, sementara Carrick lebih pada taktik dan teknik.
Kepindahan Overy ke Sydney FC menjadi salah satu langkah yang menarik perhatian. Sebagai pemain muda yang pernah dibina di akademi Manchester United, ia diharapkan dapat berkembang di lingkungan kompetisi A-League. Sydney FC sendiri dikenal sebagai klub yang sering memberi kesempatan kepada pemain muda untuk tampil di level tertinggi. Hal ini sejalan dengan filosofi klub yang menekankan pembinaan pemain usia dini.
Baca juga:Sementara itu, di kancah sepak bola komunitas, nama Peter Edwards mencuat setelah membawa South Hobart mencetak sejarah. Edwards, yang pernah bekerja di Sydney FC dan Central Coast Mariners, bergabung dengan South Hobart pada tiga laga terakhir kejuaraan tahun lalu setelah kepergian pelatih sebelumnya, Max Clarke. Di bawah asuhannya, South Hobart menjadi klub Tasmania pertama yang memenangkan pertandingan di Australian Championships, setelah mengalahkan Lions FC dari Brisbane dengan skor 2-1 pada laga perdana putaran pertama, Minggu (18/10/2026).
Kemenangan tersebut disambut gembira oleh Presiden South Hobart, Ed Swan. Ia menyebut laga itu sebagai pertemuan antara “ikan kecil melawan raksasa”. “Sangat menyenangkan bisa berada di sana, mewakili Tasmania, dan meraih kemenangan. Semua masih di depan kita,” kata Swan kepada Pulse. Edwards sendiri mengaku bangga atas pencapaian para pemainnya. “Ini pencapaian fantastis bukan hanya untuk South Hobart Football Club, tetapi juga untuk sepak bola Tasmania. Sangat bangga pada para pemain. Tidak bisa memulai dengan cara yang lebih baik,” ujarnya.
Australian Championships merupakan satu-satunya kompetisi klub komunitas nasional di semua cabang olahraga dan berfungsi sebagai kasta kedua sepak bola Australia, berada di antara A-League dan kompetisi negara bagian. South Hobart lolos ke kompetisi ini setelah menjuarai National Premier Leagues Tasmania. Bagi Edwards, musim ini adalah tentang membangun dan mempersempit jarak dengan tim-tim dari daratan utama. Pengalaman bekerja di Sydney FC dan Central Coast Mariners tentu menjadi bekal berharga baginya untuk membawa South Hobart bersaing di level nasional.
Baca juga:Keterkaitan Sydney FC dengan Edwards dan Overy menunjukkan bagaimana klub ini memiliki pengaruh yang luas dalam ekosistem sepak bola Australia. Baik sebagai tempat pengembangan pemain muda maupun sebagai tempat belajar bagi pelatih, Sydney FC terus meninggalkan jejak di berbagai level kompetisi. Kini, publik sepak bola Australia menantikan kelanjutan kiprah Overy bersama Sydney FC di A-League serta langkah South Hobart di Australian Championships.












