Sorothari – 29 Oktober 2026 | Skor Barcelona vs Real Madrid berakhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin dini hari WIB (26/10/2026). Real Madrid membuka keunggulan lewat Kylian Mbappe pada menit ke-41, sebelum Raphinha menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Namun Mbappe kembali mencetak gol pada menit ke-87 setelah memanfaatkan umpan Eduardo Camavinga, memastikan Los Blancos membawa pulang tiga poin dari markas rival abadinya.
Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Barcelona di LaLiga musim ini. Sebelumnya, tim asuhan Hansi Flick tersebut selalu meraih kemenangan dan sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi pada awal musim. Meski tumbang, Barcelona masih memimpin klasemen dengan 27 poin, sementara Real Madrid yang berada di posisi ketiga kini hanya berjarak tiga poin.
Baca juga:Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Madrid berusaha menjaga organisasi permainan dan tidak terpancing ketika Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Gol pembuka Mbappe lahir dari bola buangan pemain belakang Barcelona yang berhasil disambar penyerang asal Prancis itu. Barcelona sempat merespons keras dan menyamakan skor melalui tembakan Raphinha dari dalam kotak penalti, tetapi Madrid tetap tenang dan akhirnya memastikan kemenangan lewat gol kedua Mbappe ke gawang yang sudah kosong.
Mourinho: Kemenangan yang Pantas
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai kemenangan timnya bukan semata-mata hasil keberuntungan. Menurutnya, para pemain tampil dengan tenang di bawah tekanan dan mampu memanfaatkan peluang pada momen penting.
“Kita bisa menang karena keberuntungan, tetapi kali ini kita menang dengan tenang dan itu memang pantas. Ini adalah tim yang sangat kuat. Semua orang bekerja sangat keras dan selalu siap untuk menang,” kata Mourinho, seperti dikutip dari sejumlah laporan.
Mourinho juga menegaskan bahwa kemenangan di Camp Nou bukan tujuan akhir. Ia meminta anak asuhnya tidak terlena karena persaingan menuju gelar LaLiga masih panjang. Menurutnya, Real Madrid tidak bermain untuk menang di Camp Nou, melainkan untuk menjuarai LaLiga.
“Ini adalah kemenangan yang luar biasa. Tapi, begitu kami kembali bekerja, saya tidak akan membiarkan siapa pun terlena dan berpuas diri. Jika kami menang hari ini, tetapi kemudian kalah di El Sardinero, maka akan percuma,” ujarnya.
Baca juga:Berkat hasil ini, Mourinho resmi mencatatkan enam kemenangan di El Clasico sebagai pelatih Madrid. Catatan tersebut menyamai torehan pelatih-pelatih legendaris Madrid sebelumnya, yakni Zinedine Zidane, Luis Molowny, dan Francisco Bru, menurut data Opta. Mereka semua masih berselisih tiga kemenangan dari Carlo Ancelotti.
Kelemahan Barcelona Mulai Terlihat
Kekalahan dari Real Madrid melengkapi pekan sulit Barcelona setelah sebelumnya takluk dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Dua kekalahan beruntun itu memperlihatkan sejumlah kelemahan yang dapat dimanfaatkan lawan, terutama dalam mengendalikan lini tengah, menjaga pertahanan, dan memaksimalkan peluang ketika berhadapan dengan tim besar.
Strategi pressing tinggi yang diterapkan Flick dinilai justru meninggalkan ruang terbuka di lini belakang. Situasi itu menyulitkan pertahanan Blaugrana ketika menghadapi pemain cepat dan terampil seperti Kylian Mbappe dari Real Madrid serta Desire Doue dari PSG. Barcelona juga terlihat rentan menghadapi tendangan sudut dan serangan yang memanfaatkan ruang kosong.
Sistem pressing memang dapat memberikan tekanan kepada lawan, tetapi pendekatan tersebut berisiko membuka celah di belakang garis pertahanan. Dua kekalahan terakhir menjadi bahan evaluasi bagi Flick dan jajarannya untuk memperbaiki keseimbangan antara agresivitas menekan dan soliditas bertahan.
Barcelona Bidik Bek Baru demi Tikung Madrid
Di tengah tekanan hasil buruk, Barcelona dilaporkan bersiap menggebrak bursa transfer musim dingin Januari. Menurut laporan media Spanyol, SPORT, radar transfer Barcelona mengarah kepada bek tengah andalan Stuttgart, Finn Jeltsch, yang juga menjadi target utama Real Madrid dan diminati Liverpool.
Baca juga:Bek berusia 20 tahun itu menjelma menjadi salah satu komoditas paling panas di sepak bola Eropa setelah tampil impresif di Bundesliga. Ia bahkan masuk ke dalam skuad timnas Jerman untuk Piala Dunia FIFA 2026, meski belum mendapatkan menit bermain di turnamen tersebut. Stuttgart dilaporkan mematok harga melebihi 60 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun, menjadi batu sandungan utama bagi Barcelona.
Awalnya, manajemen Barcelona memproyeksikan Jeltsch sebagai target belanja musim panas mendatang. Namun, situasi terkini mengindikasikan Barcelona ingin mempercepat manuver demi mengamankan tanda tangan sang pemain lebih awal. Direktorat olahraga Barcelona yang dikomandoi Deco memang gencar berburu talenta muda dengan potensi besar dan nilai investasi tinggi.
Hansi Flick dikabarkan telah memberikan restu penuh untuk mengejar Jeltsch. Ada dua atribut utama yang disukai Flick dari gaya bermain bek muda tersebut, yakni kemampuan bertahan di ruang terbuka serta kedisiplinan posisi saat menerapkan garis pertahanan tinggi. Kedalaman dan reliabilitas ekstra di lini pertahanan menjadi kebutuhan mendesak Barcelona yang kerap dihantam badai cedera.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Barcelona maupun Stuttgart terkait negosiasi tersebut. Namun, laporan yang beredar menegaskan bahwa ambisi Barcelona untuk memboyong Jeltsch pada Januari masih terbentur permintaan harga selangit dari klub pemiliknya. Perkembangan selanjutnya akan ditentukan oleh hasil negosiasi kedua klub dalam beberapa pekan mendatang.












